Abigail's Eighth Birthday Celebration

Halo lagi semuanya! Senang sekali di Jumat minggu lalu, Auckland kembali masuk ke alert level 1 yang artinya kita bisa hidup "normal" lagi di dalam negeri. Nggak perlu pembatasan lagi, cuma di public transport saja yang tetap harus pakai masker. Walau bagaimanapun, tetap harus waspada karena pemerintah bisa langsung mengumumkan lockdown dalam hitungan jam, dan seluruh warga harus siap. Postingan hari ini, telatnya sudah hampir 3 bulan lamanya dari sejak kejadian, yaitu postingan ulang tahun Abby ke-8 yang jatuhnya di bulan Desember 2020. Maafkan mama kamu ini ya, By, telatnya nggak kira-kira. Tapi saya pasti tidak akan skip masukkan acaranya di blog ini biarpun telat. Pokoknya anak-anak harus punya kenangan yang bisa mereka lihat ke depannya. 

Ulang tahun Abby ke 8 ini, nggak kami rayakan dengan pesta lagi. Sudah cukuplah mamanya tahun kemarin encok bikin acara ultah di rumah untuk lebih dari 30 anak-anak. Untungnya si Abby sih anaknya pengertian, yang penting acara harus tetap dirayakan biarpun sederhana. Walaupun nggak pakai pesta, Abby tetap mau berbagi bahagia ke teman-teman sekolahnya. Kami hanya ingin berbagi 1 kantong berisi snack dan alat tulis ke semua teman sekelasnya. Begitu minta ijin ke gurunya kalau kami mau bagi goodie, gurunya wanti-wanti kalau tidak boleh membagi birthday goodie di sekolah karena akan menimbulkan tekanan sosial untuk anak-anak lain. Kebetulan banget ulang tahun Abby kan pas Malam Natal, sementara tanggal 11 Desember adalah hari terakhir sekolah, jadi kami tetap boleh membagi goodie, asalkan kita menyebutnya sebagai Christmas goodie. Biasa memang anak-anak suka bertukar permen atau cookie di hari terakhir sekolah. Jadi pas deh, kali ini Abby bagi Christmas goodie ke teman-temannya tapi teman-temannya tidak boleh tau kalau itu dalam rangka ulang tahun dia. 

Gimana keseruan rangkaian acara ulang tahun Abby? Yuk simak sama-sama. 

Cemilan-cemilan yang akan disusun untuk bikin goodie anak-anak. Kami juga kasih spidol yang lumayan unik. Di spidolnya itu ada tulisan warna dalam bahasa Inggris dan juga bahasa Maori. Sambil belajar sekalian deh.

Selesai juga emaknya Abby melantai bikin goodie. 

Di Minggu terakhir sekolah, ada hadiah tak terduga mampir di kotak pos kami. Ada postcard khusus dari sekolah, yang isinya menyatakan prestasi Abby. Selama 3 tahun di SD, baru kali ini dapat postcard dikirim langsung ke rumah. Rasanya seperti dapat hadiah ulang tahun lebih awal, apalagi prestasinya ini lebih ke soal personal development bidang non akademik ya. Bahagia dan bangga deh!

Karena kami tidak boleh menyatakan kalau ini goodie ulang tahun, di setiap goodie kita kasih kartu Natal yang isinya pesan personal dari Abby untuk teman-temannya. Karena capek kalau nulis untuk sekelas, akhirnya saya ketikin aja, Abby tinggal ngomong. Yang jelas, tiap anak dapat pesan beda-beda dari Abby.

Akhirnya, tiba juga di hari ulang tahun Abby yang ke 8, tentulah jatuh di malam Natal. Karena itu, kita keluarnya pas makan siang saja, karena petangnya kita akan ke Misa Malam Natal khusus anak-anak. Walaupun di hari special, Abby nggak minta macam-macam, cuma dia minta ke resto makanan favoritnya yaitu sushi di dekat rumah. Jadilah kita makan siang sushi deh.

Pakai baju kembaran, kapan lagi ya mumpung anaknya masih mau. 

Sebagian pesanan kita, aslinya lebih banyak daripada ini karena nambah-nambah terus, tapi udah nggak difoto lagi. 

Birthday girl kasih tanda jempol! Perut kenyang, hati senang. 

Main ke mall sebentar. Tahun ini nggak kesampaian ke Disneyland, cukup muter-muter aja pakai koin di mainan mobil-mobilan Mickey Mouse. 

Nungguin mama belanja di supermarket, mereka pada main di playground mini. 

Anak mama kok udah gede ya, udah tinggi juga. Perasaan belum lama keluar dari perut. 

Sepulang dari lunch dan ngemall sebentar, kita lanjut tiup lilin di rumah. Kuenya lagi-lagi pakai requestnya Abby. Dia nggak mau kue tart, tapi mau bomboloni (donat bulat-bulat) pakai cinnamon sugar bikinan emaknya. Ini memang makanan favorit dia, sekali makan bisa 3-4 biji. 

Disusun-susun, dikasih lilin angka 8. 

Foto keluarga dulu berempat, tentulah pakai timer. Dari sekian tembakan, ini yang lumayan.

Birthday girl with her birthday cake.

Anak ini memang paling penuh gaya!

Tiup lilinnya sekarang juga. 

Eh adiknya mau ikutan juga, ya udah deh tiup lagi. 

Foto berdua sama papa. Mirip nggak?

Habis tiup lilin, langsung diembat, lagi-lagi dapat jempol. Mama seneng deh kalau anak makan semangat. 

Satu kue dimakan berdua, serasa di depan kue pengantin hahahaha. 

Yang kecil nggak mau kalah, nyomot juga. 

Bibir monyong penuh cinnamon sugar. Cocok nggak buat iklan lipstick gantiin Kylie Jenner?

Foto wefie sama tukang kuenya. 

Sore itu kami pergi misa Malam Natal di paroki. Abby dapat kesempatan sungguh istimewa di hari ulang tahunnya, karena terpilih bertugas membawa persembahan bareng beberapa temannya. Waktu itu, anak-anak diperintahkan memakai kostum. Boleh malaikat, boleh tokoh-tokoh jaman dahulu. Kami semua punya feeling kalau anak-anak cewek, pasti pada pakai baju malaikat, karena gampang, tinggal pakai dress, kasih sayap dan hiasan kepala. Jadi untuk membuat hari lebih istimewa, saya bilang ke Abby, coba pakai kostum Bunda Maria saja dan dia langsung setuju. Ternyata benar, semua anak cewek di situ jadi malaikat, cuma Abby saja yang pakai kostum beda. Ngomong-ngomong, kostum Maria ini, saya yang jahit sendiri dengan bahan sprei bekas. Lumayan lah ya! Sudah dipakai dari dia masih di kelas 1, sampai di foto itu baru kenaikan kelas 3. Dari panjang, sampai mulai gantung. Tahun depan mama harus jahit lagi, sprei bekas mana yang mau dikorbankan? Hahahah. 

Bawa persembahan berisi makanan kecil untuk dibagikan ke anak-anak setelah misa. 

Disambut oleh Fr. Mosese Tui. Sayang si Abby nggak kelihatan. Tapi terlihat kan ya, semua anak lain pakai baju malaikat, alias nggak mau rempong. 

Bunda Maria kecil, berfoto di depan palungan. 

Lanjut lagi acara besoknya, tepat di hari Natal 2020. Karena sudah hari Natal, maka anak-anak siap membuka kado. Hebat loh si Abby, bisa menahan diri untuk tidak buka kado di hari ulang tahunnya, dan menunggu sampai Natal, supaya bisa buka kado bareng dengan adiknya. Spirit kebersamaan si Abby ini boleh lah diadu! 
 
Ternyata yang jauh lebih senang dan semangat ya adiknya ini. Pagi-pagi sudah heboh banget mau buka kado. 

Abby dapat kado lumayan banyak tahun ini padahal keluarga semua di Indonesia, tapi banyak yang titip kado untuk dibelikan di sini. Abby senang sekali! Ini belum termasuk hadiah-hadiah lain yang menyusul besok-besoknya. 

Nggak ngerti kenapa anak ini dua tangannya membentuk angka 7. Apakah maksudnya 2 dan 5 alias 25 Desember? Tanyakan pada rumput yang bergoyang. 

Seru banget sebagian hadiah-hadiah yang diterima Abby. Hayo, ada yang lihat The Child-nya Mandalorian di foto itu? Hoki banget si Abby request kado itu dari adik saya sebagai hadiah ulang tahun karena The Child yang versi animatronic ini tidak lama kemudian sold out dimana-mana. Bahkan sekarang dibuka PO loh oleh toko mainan, dan baru bakalan tiba di NZ barangnya di bulan Juli 2021. Lama amat cuma buat mainan doang.  

Nggak seru rasanya kalau ulang tahun nggak ada makan-makan besarnya. Karena tanggal 25 Desember 99% restoran di Selandia Baru tutup semua, acara makan-makan baru dilaksanakan tanggal 26 Desember. Inipun, nyari tempatnya pakai perjuangan dulu, karena rata-rata restaurant masih tutup semua. Yang pasti buka sih ada, Chinese Food! Hahahaha (alias pada nggak mau rugi). Tapi Abby nggak mau makan Chinese Food buat ultahnya, dan saya sendiri kok agak malas makan ulang tahun anak di Chinese Food, serasa ultah orang tua atau imlekan. Dan nyari resto western yang buka di tanggal 26 Desember itu, ternyata pe-er juga loh! Telepon beberapa tempat 2 minggu sebelum acara, rata-rata mereka akan tutup di tanggal 26, atau belum memutuskan mau buka atau tutup. Tapi akhirnya, kami menemukan 1 restoran di daerah Devonport yang merespons kami dengan sangat baik. Cuma namanya belum pernah makan di situ, akhirnya kami test run dulu makan siang sekali. Ternyata enak dan servicenya bagus, jadi kami langsung book untuk 12 orang. Tanggal 26 Desember, kami adakan makan siang bersama untuk close friends and family. 

Baru sampai resto, anak-anak dikasih buku aktivitas, supaya pada sibuk sendiri. Oh iya, itu Abby pakai kids smartwatch, salah satu hadiah ultah dari saya dan papanya. Tapi nggak boleh dipakai ke sekolah hahahah. Galak ya kita. Daripada anaknya main game. 

Musim panas, minum Cider dingin, segerrrr. 

Rangkaian foto lucu, ini si Tante saudara saya, lagi nyobain Espresso Martini. 

Dan ternyata dia nggak doyan! The face says it all. Hahahahah. 

Abby pesan Apple Juice. Kayaknya karena waiternya tau ini buat anak yang ultah, apple juice biasa pun dikasih lemon sama payung hahaha. Iseng bener. 

Pasukan makan-makan di hari itu. Yang bayar tentulah yang duduk paling tengah hahahaha. 

Saking sudah lama, sampe lupa waktu itu mesan apa. Pas lihat gambarnya baru ngeh, mesan scotch fillet with blackpepper sauce hahaha. 

Yang ulang tahun pesan Chicken Burger. 

Cheersssss! 

Setelah perut kenyang, Abby dapat complimentary dessert di hari ultahnya. Ini Churros enak banget, pakai salted caramel icecreamnya Movenpick. Yummy! 

Tiup lilin lagi, biar panjang umurnya, sehat badannya, pinter sekolahnya, bahagia hatinya, pokoknya segalanya yang bagus-bagus. 

Sort of family picture ditemenin angin dahsyat dan matahari terik, jadi rambut awut2an dan mata pada sipit semua. 

Tiap kali makan di daerah Devonport, pasti sesudahnya kami pada main ke playground. Playgroundnya bagus, anak-anak senang sekali. Saya aja senang main ayunan di situ. Yang gendong Tilly itu si Lucy, bestfriend saya yang juga jadi Ibu Krisma-nya si Abby. 

Sekarang saya jadi tukang dorong. Habis ini si Abby ngikut juga tuh dalam ayunan, sayangnya nggak ada foto yang mumpuni. 

Masa kecil kurang bahagia, seneng banget main ayunan. 

Lanjut nemenin mama Leony, sore-sore mbakar sate 1200 tusuk di rumah teman, untuk acara besoknya yaitu Natalan Komunitas Katolik Indonesia di Auckland. Dari kecil, Abby sudah terbiasa ikut saya kegiatan-kegiatan gereja, jadi sudah biasa bersosialisasi dengan banyak orang, dan nggak bosen nemenin saya. Makasih ya Abby. 

Di hari ulang tahunnya yang ke 8, saya tulis status di FB:

Somebody is turning 8 today! 

Delapan tahun lalu, saya dan suami dapat hadiah spesial di malam Natal, seorang anak yang lahir 10 hari lebih cepat dari perkiraan. Saat itu saya masih bingung, ini mules mau melahirkan, atau mules gara-gara sehari sebelumnya saya makan Indian buffet dengan gahar di resto Ganesha. Tapi ternyata kehendak Tuhan memang luar biasa, anak ini lahir meluncur begitu cepat, dari kontraksi perdana sampai lahiran, ditempuh dalam waktu kurang dari 4 jam. Dulu, saya kira karena kondisi kesehatan yang "unik", saya harus melahirkan secara C-sectio. Nyatanya, cukup 3 kali push saja Abby meluncur menuju pelukan saya, membuat saya percaya, kalau tidak ada yang mustahil di mata Tuhan. 

Sekarang, anaknya sudah besar, luwes dan ramah banget dalam bergaul, otaknya lumayan tokcer, diimbangi dengan nakal khas anak-anak (alias bikin kepala mamanya mau pecah, apalagi kalau brantem sama adeknya). Tapi hal paling menarik dari anak ini, dari dulu dia tidak pernah meminta macam-macam pada orang tuanya, dan selalu ingat akan adiknya kalau dikasih sesuatu. Ulang tahun kali ini, dia cuma minta dibikinin bomboloni pakai cinnamon sugar, dan makan sushi kesukaannya. Hadiah bertumpuk di bawah pohon Natal (yang sebagian juga hadiah ultahnya) tidak dia buka buru2. Katanya, tunggu Natal sekalian biar buka ramai2 bareng keluarga. Rupanya semangat kebersamaan dan berbagi sudah muncul di usia dini, dan saya lumayan bangga dengan hal tersebut. 

Selamat ulang tahun Abby! Berkat Tuhan menyertai langkah hidupmu. Terus semangat dalam belajar dan berdoa. Kiranya kamu bisa bertumbuh dalam iman, dan mampu berbagi kebahagiaan dengan sesama.


3 Februari 2021, hari pertama sekolah dan sekarang anaknya sudah kelas 4 SD dong! Ya ampun kok cepat amat waktu berlalu. 

Foto kolase ala mama. Semua foto diambil pas pagi-pagi sebelum berangkat di hari pertama sekolah. kelas 1, 2, 3, dan 4. Times does fly really fast. 

Demikian cerita dan foto perayaan ulang tahun Abby yang ke 8. Sederhana, nggak ngundang banyak orang, tapi tetap berarti, dan tetap banyak kadonya! Saya yang bungkusin lumayan juga ngedeprok di lantai. Semoga walaupun telat, tetap bisa membuat yang baca ikut gembira bersama Abby.

Untuk perayaan ultah Abby sebelumnya, bisa intip di sini ya (satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh).


Comments

  1. Selamat ulang tahun Abby!!!!
    Semoga yang baik baik untuk gadis manis ini ya dan di usia ke-8 juga selalu diberkahi dan dirahmati Tuhan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Tante untuk ucapannya. Amin.

      Delete
  2. happy belated birthday abby! seru ya kadonya banyak! hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Om.

      Iya semua pada sayang n perhatian sama Abby. Sama Tilly juga, pokoknya semua kebagian.

      Delete
  3. Hai Abby ...! Nenek juga mau goodienya, spidol cantiknya juga. He he ... HBD ya. Semoga panjang umur sehat dan tambah pintar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Nek. Terima kasih ucapannya untuk Abby. Sayang jauh jadi susah kasih spidolnya ya.

      Delete
  4. Abbyyy, semoga kamu tumbuh jadi anak yang pintar dan jadi terang di mana pun kamu berada ya :D

    Kalau lihat kolase paling bawah, berasa juga ya anak itu cepet banget gedenya. Liat Abby yang sekarang mukanya udah dewasa sekali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Tante Jane. Abby makin besar, mukanya makin lonjong, tapi. Setahun terakhir ini agak membulat, efek covid kayaknya hahaha.

      Delete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Happy belated birthday, Abby!!

    Cepet banget ya besarnya, tau2 nanti udah mau SMP aja :D

    *aduh maap salah akun untuk komennya tadi :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Ngel, gpp gue inget kok nama elu hahahaha. Iya cepet gede ya anaknya, makasih ucapannya buat Abby.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Yang Dalem Dalem

Motherhood Saga: Barang-Barang Esensial Mama dan Abby Bag. 1

Tutorial Sok Kreatif - Dekorasi Kelas