Wednesday, May 20, 2020

Pengalaman Pribadi Selama Lockdown di Auckland

Kamis, 14 Mei 2020 lalu, Auckland resmi masuk ke Alert Level 2. Artinya, mal sudah bisa dibuka, restoran pun sudah bisa menerima tamu untuk dine in, tentunya dengan masih mengindahkan aturan-aturan social distancing dan pendataan tamu yang diberlakukan oleh pemerintah. Seneng nggak? Seneng banget! Tindakan cepat dari pemerintah untuk menutup negara ini, dan kepatuhan dari warga NZ akhirnya menghasilkan buah, yaitu tidak ada penambahan kasus baru, dan maksimal satu digit penambahan kasus di dalam 1 minggu terakhir sebelum naik ke Alert Level 2. Semoga sampai ke depannya posisi ini bisa dijaga, jangan tiba-tiba naik lagi jumlah kasus positifnya. Apakah kita sudah menang melawan Corona? Tentu belum ya, karena kehidupan walaupun sudah mendekati normal seperti sebelum pandemi, tapi roda ekonomi masih lambat perputarannya, travel antar negara masih belum bisa dilakukan, dan sepertinya masih butuh waktu panjang untuk bisa kembali pulih seperti sedia kala. Untuk kenangan, saya ingin menuliskan hal-hal yang saya dan keluarga alami selama lockdown, sampai akhirnya minggu lalu kita bisa dengan bahagia mulai jalan-jalan keluar rumah sebagai satu keluarga. 

Monday, May 11, 2020

Jadi Abby Menang Nggak?

Akhirnya, setelah deg-degan menunggu, saya pun malah LUPA kalau hari Rabu, 6 Mei 2020 pukul 12 siang itu lombanya sudah selesai. Saya nggak ngecek FB sama sekali sampai kira-kira pukul 1 siang, ada suara notifikasi FB messenger, ternyata dari sekolahnya, ngasih tau kalau Abby menang dong! Aseeekkkk.... Tapi dikasih tau kalau nanti prize givingnya akan dilaksanakan saat Selandia Baru sudah masuk level 2 alias sekolah sudah mulai aktif kembali. Music Directornya sendiri yang mau kasih langsung hadiahnya. Hadiahnya apa sih? Simpel, sebuah Samsung Tab A, lumayan untuk Abby baca buku online. Sesungguhnya pas awal lomba ini, saya sama sekali ngga kasih tau Abby kalau ada hadiahnya, jadi pas saya rekam dia main piano, dia taunya kalau menang ya dapat sertifikat aja gitu, kayak pas recital hihihi. Saya tuh ngga mau kalau sampai dia malah put pressure on herself demi sebuah hadiah. Untungnya menurut saya pribadi, anak ini ada talenta, jadi nggak malu-maluin buat mamanya minta dukungan orang. Dibawa seneng aja lah pokoknya, dan puji Tuhan (setelah mama berjuang jadi fakir like) akhirnya Abby menang.

Saturday, May 02, 2020

Halo Pembaca, Minta Dukungannya Buat Abby!

Buat yang sudah ngikutin blog ini lama, mungkin tau ya, kalau Abby ini les piano dan sudah beberapa kali recital. Tapi, saya ini nggak pernah pajang foto apalagi video dia lagi main piano. Buat saya, biarlah itu jadi konsumsi pribadi saya dan keluarga saja. Kemudian kira-kira dua minggu lalu, guru les pianonya meminta ke Abby untuk ikut kompetisi online yang diadakan sekolah musiknya. Jaman pandemi gini, recital tentunya nggak ada, adanya lomba online dong. Si Abby langsung semangat membara, dan pingin banget ikut. Jadilah kita iyakan ke gurunya.

Saturday, April 11, 2020

Paskah 2020

Malam Paskah tahun ini, rasanya sungguh berbeda. Tidak ada lagi ke gereja lebih awal demi mendapatkan kursi, tidak ada lagi nyanyian koor yang meriah, persembahan dengan tari-tarian, ataupun hiasan altar bunga beraneka warna.

Saturday, March 28, 2020

Suasana Lockdown di Auckland

Apa kabar teman-teman di seluruh belahan dunia? Semoga semuanya baik-baik saja, diberikan kesehatan yang baik, dijauhkan dari segala sakit penyakit, dan selalu sejahtera. Di saat-saat yang berat seperti ini, rasanya pingin saya skip satu chapter di kehidupan sekarang ini yang berkaitan dengan wabah virus Corona. Setiap baca berita, bawaannya sedih, merenung, tapi kemudian berpikir kalau life must go on. Puji Tuhan kami sekeluarga di Auckland sehat, dan untungnya stock makanan cukup terjaga untuk beberapa hari ke depan. Dengar cerita para petugas medis yang berjuang di garis depan, they are truly the unsung heroes, mempertaruhkan nyawa untuk keselamatan para pasien. Kiranya Tuhan menyertai karya mereka selalu. Bagi yang berjuang melawan penyakit covid-19, semoga Tuhan berikan kekuatan. Untuk semua orang yang meninggal dunia, semoga Tuhan memberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya.

Thursday, March 05, 2020

Abby dan Tilly Tamasya ke Tauranga

Kembali lagi ke edisi Abby dan Tilly Tamasya. Trip kali ini adalah trip impromptu yang dilaksanakan dadakan, lantaran kita agak kebosenan weekend mau ngapain, dan pingin ke tempat yang kita belum pernah pergi. Ceritanya sendiri sesungguhnya lumayan overdue karena dilaksanakan bulan Oktober 2019. Tapi karena tujuannya belum pernah kita share di blog ini, tetap akan saya bagikan. Plus gemes banget ya liat anak-anak kok lucu-lucu, biar buat kenangan mereka. Tauranga ini kenapa nggak masuk di list kita, karena biasanya tujuan orang ke sini adalah untuk mendaki Mt. Maunganui. Leony dan mendaki gunung itu, ibaratnya bukan pasangan serasi. Kagak nyambung deh! Apalagi dengan kondisi fisik saya yang nggak seperti orang lain (buat yang sudah ngikutin blog ini dari sejak jaman dahulu, pasti tau kondisi apa itu). Tapi suami yang sudah beberapa kali business trip ke Tauranga bilang, kalau pendakiannya ini bisa dilakukan pelan-pelan dan santai (padahal dia pas ngedaki juga ngos-ngosan gara-gara salah ambil jalur). Yo wis, marilah kita capcus ke Tauranga, kita coba daki itu gunung!! Apakah berhasil?

Thursday, February 13, 2020

Abby Dan Tilly Tamasya Ke Bay of Islands

Ini postingan udah super overdue banget! Kejadiannya pas bulan April 2019 pas mama saya lagi datang liburan ke Auckland. Ke Bay of Islands alias Paihia dan kawan-kawan ini juga bukan kali pertama buat kami sekeluarga, lebih tepatnya sudah yang kali ke empat untuk Abby, dan kali kedua untuk Tilly. Ketiga sih buat Tilly kalau dihitung pas dia di dalam perut. Cerita kali pertama kita ke Bay of Islands bisa dilihat di sini, sini, dan sini. Tapi untuk trip kali ini ada satu tempat baru yang kita kunjungi dan sangat bersejarah untuk Selandia Baru yaitu Waitangi Treaty Ground, tempat pertama berdirinya koloni Inggris di negara ini. Museum dan pemandangannya keren banget! Kali ini nggak usah detail-detail banget deh ya ceritanya, yang penting memorynya tetap kesimpan, terutama tingkahnya anak-anak yang lucu-lucu. Jadi inget di masa-masa itu, si Tilly masih belum bisa lepas dari empengnya hehehe. Kalau sekarang sih, empeng? Apa itu? Sudah lupa tuh! Yuk, kita ngapain aja pas ke sana? Silakan disimak.

Tuesday, January 28, 2020

Abigail's Seventh Birthday Celebration

Halo semua! Selamat tahun baru 2020! Mohon maaf banget, blog ini sudah hampir dua bulan aja keteteran. Penyebab awalnya sih karena ipar dan papi mami mertua dateng ke sini untuk liburan Natal dan Tahun Baru yang tentu isinya padat banget dengan jalan-jalan, makan-makan, belanja-belanja, masak-masak, pokoknya sampe kaki mau copot hehehe. Nah begitu rombongan pulang, terbitlah hal baru yang bikin jantung mau copot, yaitu si kecil sakit, sampai 3 kali ke dokter, dan ended up masuk RS, namun untungnya baru beberapa jam di ruang emergency, setelah itu sudah bisa keluar. Tapi ya tentu saja butuh masa recovery yang lumayan lama. Another story about it (kalau sempat ye, kayaknya gak sempat-sempat). Setelah itu, sibuk lagi untuk urusan persiapan Imlek mulai dari ngelatih choir untuk Misa Imlek, masak-masak untuk kumpul Imlek, dan pada akhirnya, hari ini, berhasil juga disempatkan untuk update blog. Phewww....