Monday, March 14, 2011

Setahun Yang Lalu

Yang mengikuti blog saya tahun lalu, mungkin ingat deretan foto makanan dari postingan saya yang waktu itu. Nah, mungkin pada menyangka, saat itu saya sungguh-sungguh lagi wisata kuliner di Singapura yah ? Heheheheheh... ANDA TERTIPU! HA HA HA...*ketawa ala nenek lampir*

Sebenarnya saya mau membuat pengakuan di posting ini, kalau di tahun lalu itu, dari pertengahan bulan Maret sampai akhir April, saya ada di Singapura untuk, (siap siap...eng ing eng...) Operasi Pengangkatan Paru-paru Kanan. Tadaaaa...!!!! (Kaget gak kaget gak ?? Buat temen2 yang udah tau, mungkin nggak kaget kali ya...).

Mungkin orang-orang mikir, ih sok banget sih si Leony. Pake berobat ke Singaparna segala. Kan berobat ke Singaparna itu mihil katanya. Terus terang, saya juga nggak mau loh berobat ke Singaparna. Bayangin harganya, bayangin jauhnya, bayangin kesepian nggak ada sanak saudara, duh malasnya minta ampun. Tetapi akhirnya saya membulatkan hati untuk operasi di sana, karena: Operasi saya di Indonesia, gagal total, dan dokter bedahnya cuma bilang ke mama saya saat itu, "Maaf bu, operasinya kurang berhasil, jalan udara ke paru-parunya nutup lagi. Ya sudah deh bu, berharap keajaiban aja." Saat itu, Maret 2009, dan saya sungguh tidak tahu harus bagaimana lagi, sampai akhirnya dokter paru saya bilang, ke Singapura aja deh. Kali-kali ada jalan lain.

Sedikit latar belakang penyakit saya, di November 2008, saya kena gejala thypus. Saat itu saya diopname di RS. Gara-gara diopname itu, seluruh badan saya diperiksa mulai dari x-ray sampai USG. Yang mengagetkan adalah hasil X-ray. Paru-paru kanan saya kok nggak kelihatan! Setelah di cek lagi, ternyata paru-paru kanan saya kempes pes pes. Udara  nggak bisa lewat. Padahal, di bulan Juni 2008, saya juga sempat opname gara-gara panas tinggi, dan saat itu pas di X-ray, paru-paru saya lengkap kap kap. Kami semua panik dan bingung, apa yang terjadi. Saat itu dokter memutuskan untuk brokoskopi (dari hidung saya dimasukkan kamera menuju paru-paru saya untuk dilihat masalahnya), dan ternyata, kamera tidak bisa lewat, karena ternyata saluran bronkus kanan saya sudah tertutup, hampir tidak menyisakan lubang. Udara tidak bisa lewat, dan akhirnya paru-paru saya seperti mati.

Keluar dari diopname, kami berusaha cari dokter paru-paru yang terbaik. Dan saat itu dirujuk ke Professor paling senior di Indonesia. Sesudah berkali-kali bronkoskopi (sampai pakai bronkoskopi anak yang ujungnya kecil), saluran bronkus saya tetap tidak bisa ditembus. Beliau memutuskan untuk dilaksanakan operasi. Operasi yang dilakukan adalah untuk membelah saluran bronkus saya, dan melapisinya dengan membran yang diambil dari jantung, untuk melebarkan jalan udara, supaya paru-paru saya bisa aktif kembali. Saat di patologi, kami masih tidak tau apa yang menyebabkan kerusakan saluran bronkus saya, karena sudah tidak ditemukan bakteri patogen. Tetapi kesimpulannya, saluran bronkusnya sempat terserang oleh virus/ bakteri yang melemahkan salurannya sehingga menjadi kempot. Dokter bedah thorax terbaik di Indonesia melaksanakan operasi tersebut, dan beliau mengatakan, seluruh pasiennya dia berhasil. Namun, seperti yang saya ceritakan di atas, akhirnya operasi tersebut dinyatakan gagal.

Maret 2009, saya akhirnya mulai kontrol ke Singapura. Saat itu saya sungguh tidak tahu harus kontrol ke mana, karena tidak terlalu punya referensi. Saya pergi ke tiga dokter, dan akhirnya berjodohlah saya dengan Prof. Philip Eng. Kenapa akhirnya pilihan jatuh ke beliau ? Karena beliaulah satu-satunya dokter yang tidak grabak grubuk menyarankan saya untuk operasi ulang! Pertama kali bertemu dengan beliau, dia langsung bertindak cepat namun tanpa operasi yaitu dengan di baloon (jadi balon panjang dimasukkan ke dalam saluran paru-paru, lalu dicoba dikembangkan di dalam), dan you know what, dia melakukannya dengan bius LOKAL! Saya cuma dikasih morfin, sambil melayang-layang dan masih bisa ngobrol sebelum proses balooning dilakukan. Benernya saya mau bius total, tapi susternya bilang, di Singapura, tidak sembarangan orang langsung bius total, karena proses pernafasan ini, sebaiknya bius lokal supaya reaksi anggota tubuhnya bisa terkontrol. Eh...bener juga nih caranya si dokter! Dulu di Indonesia sih, tiap kali di brokoskopi, biusnya total aja (biar gak repot kayaknya). Dan parahnya, dulu dokternya suka kasih bon nggak resmi, pakai kwitansi bikinan sendiri (saya baru tau belakangan, karena ternyata harga resminya cuma  IDR1.6 juta saja setiap bronko, sementara saya selalu dikasih kwitansi IDR 5 juta). Hebat yah Indonesiaku *sarcasm mode on*.

Selesai proses di balon, ternyata dinding bronkus saya sudah keras seperti batu, sehingga balonnya tidak bisa mengembang. Prof. Eng tetap tidak mau operasi dulu. Dia meminta saya meminum steroid secara berkala untuk melemaskan otot-otot dinding bronkus. Sebulan kemudian saya balik lagi, tetapi yang terjadi, saluran paru-paru saya sudah tertutup penuh. Prof. Eng lalu bilang, kita lihat saja ke depan, dan tidak tergesa-gesa. Kalau ternyata tidak mengganggu, ya sudah, biarkan saja. Namun kalau mengganggu, kita lakukan tindakan selanjutnya yaitu operasi pengangkatan. Tapi dia sama sekali tidak memaksa, dia bilang keputusan ada di tangan saya.

Ternyata, beberapa lama sekali, saya selalu kena sakit panas. Dan saat berobat lanjutan di Jakarta, saya dikasih antibiotik-antibiotik mahal. Nonstop! sampai rasanya badan saya seperti jadi tempat buangan antibiotik. Setiap kali saya tanya ke dokter di Jakarta, mereka bilang, jangan diangkat, sayang, kan belum nikah...bla bla bla..dll dll etc etc...Padahal, dulu mereka yang paling semangat suruh saya operasi, sebelum gagal dulu itu, dengan janji dan keyakinan pasti berhasil.  December 2009, saya sudah tidak tahan. Saya kembali di opname di RS untuk dirawat pakai antibiotik keras, dan menghabiskan Natal saya di sana (sampai diliput masuk TV segala), plus menghabiskan uang puluhan juta. Januari 2010, belum sebulan keluar dari RS, badan saya panas lagi. Dan dokter di Jakarta rupanya belum kasih saya lampu hijau untuk operasi pengangkatan paru di Singapore. Malah disuruh balik opname lagi menjalani treatment antibiotik! Padahal saat itu yang tersisa tinggal ruang Super VIP, dan saya dipaksa  masuk situ. Ya ampun, habis dong uang saya!

Akhirnya di Januari 2010 itu juga, saya kontrol lagi di Singapura, dan menetapkan hati untuk dioperasi. Setelah itu saya laporkan keputusan saya itu ke dokter saya di Jakarta, ehhhhh dia malah kalang kabut! Kalang kabutnya bukannya kenapa-napa, tapi dia  malah pingin saya operasinya SAMA DIA dan di rumah sakit situ!! Ya ampunnnn... Jadi intinya tuh selama ini saya dijadiin ladang duit ya ?? Jadi benernya, inti dia ngelarang-larang saya operasi di Singapura itu ternyata supaya saya diopname terus sama dia! ALAMAKJAN!

Maret 2010, setahun yang lalu. Saya dioperasi di Singapore General Hospital oleh Dr. Agasthian T, dokter bedah thorax paling murah hati dan baik yang pernah saya temui. Dia adalah rujukan dari Prof. Eng, karena Prof. Eng bilang kalau beliaulah yang paling ahli di Singapura. Operasi tersebut berhasil dengan baik. Terima kasih spesial selain tentunya kepada para dokter dan perawat, adalah kepada Mama saya yang luar biasa, telah menemani saya, sampai tidurnya di ruang depan ICU, karena kamar rawat kita ditutup selama saya di ICU, dan berjuang sebulan mengurus saya sendirian selama masa recovery di sana.  She's such a super woman. Love you, Mom! Sungguh effisien, dalam waktu satu minggu saja, saya sudah bisa keluar dari rumah sakit, berjalan tegak tanpa kursi roda setelah operasi panjang lebih dari 8 jam. Keluar RS hari Jumat, hari minggu saya bisa naik taksi untuk ke Gereja! Setelah 5 minggu di Singapura, saya sungguh merasa menjadi manusia baru.

Apa saja yang dilepas dari badan saya? Paru-paru kanan tentunya, komplit tiga lobus (katanya sih 60% kapasitas paru itu ada di paru-paru kanan). Tetapi saat saya cek terakhir, kapasitas paru-paru kiri saya telah berkembang dari 40% menjadi 65%! Horeee! Dan ada "bonus" lagi yang dilepaskan dari badan saya yaitu: 2 tulang rusuk kanan. Hehe... Dan kenapa bisa sampai dipotong? Karena ternyata, operasi saya yang dulu di Jakarta, menyebabkan 2 tulang rusuk kanan saya retak, dan terpaksa harus dipotong karena kalau tidak, bisa berbahaya karena retakannya bisa kemana-mana. Keretakan itu saya ketahui saat saya di x-ray untuk membuat visa Australia, saya bingung kenapa di keterangannya ada fraktur di rusuk kanan. Canggih ya! *sarcasm lagi*

Dan Sabtu besok, 19 Maret 2011 adalah 1st anniversary saya hidup dengan satu paru-paru. Ternyata, saya sehat! Tidak tergantung obat lagi! Dan saya bahagia! Sungguh! Saya belum mau menulis soal ini sebelumnya, karena saya agak trauma dengan kejadian kegagalan operasi di Jakarta. Dan kali ini, saya merasa Tuhan telah mengatur semuanya dengan begitu indah. And did you know that I met my soon-to-be other half in Singapore, right after the surgery? *ketawa nyengir sambil malu-malu* That's MIRACLE :)

201 comments:

  1. wah serem jg yah dokter yg di Jakarta itu. memang dokter di Indonesia kurang bs dipercaya seh menurut pengalaman gw. untungnya semua berjalan baik2 aja yah. cerita yg soon-to-be other half nya jg dong hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Leony..boleh minta emailnya? Kasus Saya sama dgn Kasus leony..tks..

      Delete
    2. Bisa email ke leony_hal(at)yahoo(dot)com.

      Delete
  2. @mamadesi: Yahhh... yang diincer malah cerita yang kalimat terakhirnya yah ? Huahahahah... yah kalo udah waktunya, tar diceritain deh ya, sabar dulu pastinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hy mba leony.. salut ma perjuangan n smgtnya.. smga sllu dan dlm lindungn tuhan. Sayah suka bgt ma cerita mba.. saat ini ayah saya jga dlm keadaan skit paru.. mohon info biaya dan test"/pengeckan yg dilkun disingpura hingga operasi tssb.. sand ke email syah y mba.. makaaih..

      Budi.andrea07@gmail.com

      Delete
    2. Hi Budi/ Adimas, sudah saya email ya.

      Delete
    3. Hallo Mbak Leony

      Sy merasa diberkati dan seperti di semangati dengan kisah yang ditulis diatas.
      Sama seperti Mas Adimas, ponakan sy saat ini juga kena sakit paru dan rencana mau berobat ke singapura. Kalau boleh tau, mohon info biaya pengobatan sampai dengan operasi pengangkatannya Mbak. Send via email aj gak apa.

      georgeli883@gmail.com

      Thanks Mbak Leony. GBU

      Delete
  3. hi , lam kenal ya.
    baca ceritanya, serem kenapa bisa paru2 kempes..
    sebel ama dokter indo. dan jg senang akhirnya operasi lancar dan sehat2.

    semoga sehat2 selalu ya..

    ReplyDelete
  4. @mama fang memei: Salam kenal juga. Yah dokter Indonesia hoki-hokian juga deh :) Kadang-kadang kalo cocok ya cocok, tapi kalo penyakit yang besar-besar kayaknya mendingan di Singapore yah. Malaysia jg masih kurang oke.

    ReplyDelete
  5. wah, turut bersukacita ya kalo skarang semua normal2 aja dengan 1 paru2.

    tentang dokter di jkt/indo, mostly emang nyebelin ya? ngeruk duit doang, tapi servis kacau? haishh..

    dannn ini juga jadi announcement tentang soon-to-be other half ya? :D
    kurang detil ceritanya..
    we want more.. we want more.. haha

    ReplyDelete
  6. @Mr. E: Jodoh2an sih kalo dokter itu E. Gue sih kebetulan aja di Sporenya juga nggak dapet yang rese yah. Kalo dapet yang rese dan asal tindak, pasti juga bete.

    Heh? Gue tuh nggak announce apa-apaan loh benernya. Tapi kenapa ya orang malah penasaran yang statement itu. Padahal mah biasa aja kali, bukan pengumuman. Cuma cerita doang.

    ReplyDelete
  7. duh.. hal2 begini yang bikin g males general check up, yang semenjak lahir sampe sekarang g belom pernah menjalankan yang namanya general check up hihihi :) takut g menerima kenyataan kalo g banyak penyakit na ^^ hahaha
    tapi temen g kemarin ke sing juga buat ngurusin lambungnya, soalnya dokter di indo udah ga bisa nangganin disuruh cek di sing.
    Sehat selalu yah jeung!

    ReplyDelete
  8. @Pitshu: Hehehehehe... emang males dan tentunya menakutkan Pit. Tapi menurut gue, ada bagusnya dilakukan, jadi jangan sampai terlambat kalo memang ada apa-apa. Thanks yah!

    ReplyDelete
  9. wah knapa ya kok bisa tiba2 paru2nya kempes? baru tau skali ini ada kejadian kaya gtu.. sampe skarang gatau penyebabnya?

    ReplyDelete
  10. @nyonyakecil: Iya, itu seperti udah aku jelasin, paru-parunya tuh kempes karena ada sesuatu either bakteri atau virus yang menyerang saluran udaranya, sehingga salurannya menjadi lemes dan kempot, dan udara tidak bisa lewat. Jadinya kempes gak bisa ngembang deh. Cuma pas di patologi, sudah tidak ditemukan bakteri/ virusnya.

    ReplyDelete
  11. jadi sebenernya paru2 kanan lu kempes kenapa le? trus karna paru2 kanan kempes itu bikin jadi sering demam yah?
    puji tuhan ya operasinya berjalan sukses. 8 jam! operasi besar kan itu. dan hebatnya dalam seminggu udah bisa keluar rs. emang soal kesehatan singapur top deh.
    malah dapet bonus ketemu jodoh ya hehe.. thanks for sharing le, membuat kita jadi makin meghargai kesehatan :)

    ReplyDelete
  12. @Pucca: Wah, kayaknya banyak yang nggak ngeh ya, sebenernya tuh penyebabnya udah gue tulis di blog. "saluran bronkusnya sempat terserang oleh virus/ bakteri yang melemahkan salurannya sehingga menjadi kempot". Nah itu dia tuh kesimpulannya, walaupun masih blom 100% jelas.

    Iya, 8 jam, kadang gue bingung, di usia semuda ini, gue udah sering banget bius total.

    ReplyDelete
  13. virusnya berarti berasal dari udara ya leony.. takut ya tiba2 kempes kayak balon.
    mudah2an qta semua selalu diberikan kesehatan. amin

    ReplyDelete
  14. Hebat ya si Leony. Meski ngalamin hal2 ngeri gitu tetap masih bisa tersenyum waktu nyeritainnya. :)
    Kalau boleh tahu, ada perbedaan gak, antara sebelum & sesudah paru diangkat? Atau sebaiknya saya gak tau aja? *ngeri*

    ReplyDelete
  15. @Ika: Iya, dijamin pasti dari udara. Ada kemungkinan pas saya tugas ke daerah terpencil sih.

    @Hoeda Manis: Hahaha...harus dong, harus tersenyum dan positive selalu. Perbedaannya, pas sebelum paru di angkat, dalam keadaan paru-paru yang tidak bekerja itu malah sangat tidak enak. Sering sekali sakit panas (alias infeksi), dan sekarang justru malah better. Kalau perubahan dari sebelum sakit dan sekarang, mungkin nafas jadi sedikit lebih pendek terutama waktu menyanyi. Maklum lah kapasitasnya berkurang separo.

    ReplyDelete
  16. kaco banget dokter nya ya ny... mau morotin doang berarti ya...

    moga2 sehat2 terus yaaa...

    ReplyDelete
  17. @Arman: Dokter di Indonesia juga macem2 sih Man. Ada yang benar-benar berdedikasi, ada juga yang yahhhh...memang jago sih, tapi ya unsur komersilnya sangat kuat. Amin Man, semoga sehat selalu.

    ReplyDelete
  18. iya gua baca itu le, tapi masih bingung masa gara2 virus tak terdekteksi itu bisa berakibat fatal dan lu gak berasa sama sekali, orang kalo kita flu aja berasa kan, ini paru2 masa gak berasa sakit2 gitu terserang virus itu..

    ReplyDelete
  19. @Pucca: Nah, tanda2nya itu gue jd kayak batuk, tapi gak parah, kayak batuk biasa aja...terus abis gitu, gue jg tidur lebih enak kalau menghadap kanan. Tapi gue nggak anggep itu serius. Selain itu, gue terbiasa dengan nafas diafragma karena main musik, jadinya bisa terakomodasi itu gara2 diafragma. Selain itu, kata dokternya, paru-paru kiri gue tuh juga worked very hard untuk mengatasi kekurangan udara dr yang kanan. Makanya, gak nyangka seserius itu.

    ReplyDelete
  20. iya, unsur 'luck' juga ada sih ya kalo cari2 dokter. untung lah lu dapet yang okeh.

    haha, maklumin.. topik yang berbau2 relationship kan emang selalu menarik perhatian orang *baca: terutama gw* :D

    ReplyDelete
  21. Leony: Ya awlo dokter Indo. Cerita dikit: dulu bokap g kena mild stroke, tapi masi bisa gerakin tangan kanannya. Sama salah satu rumkit elit di Jakarta, dikasi infus yang mengandung gula padahal bokap ada diabetes. Dalam 2 hari kondisi-nya drop. Nyokap gua ngotot2an sama admin nya biar bokap gua bisa keluar, trus nyokap gua NYOGOK supir ambulans biar bokap bisa dipindah ke rumkit laen (yang jauh lebih kompeten). Itu pas gua ulangan umum kelas 1 di Sanur. Stress boo... boro-boro bisa konsen belajar.

    ReplyDelete
  22. @Mr. E: Iyah, untung dapet yang oke, setelah yang nggak oke heheheh... Hush! Gak boleh gossip2an!

    @Lady in Red: Hahaha..sama tuh, oma gue pas sebelum meninggal, kudu nyogok dulu buat pindah dari RT ke SW, or else gak dikeluarin hasil x-ray dan labnya.

    ReplyDelete
  23. congrats leony, buat semua yang udah dilewati, n smakin sehat aja yaaa...salut ama cara u nulis kejadian ini positively. Memang sih, di segala perkara itu slalu ada sisi positip n negatipnya, salah satu positipnya dari kejadian ini yaaa apalagi kalo buka met soon to be the other half itu,...hehehehe...*teuteup...

    ReplyDelete
  24. @Katrin: Hehehe amin amin, being positive is one of the ways of being healthy and happy :). Masih tetep ya penasaran sama yang other halfnya ? Tunggu aja, kapan2 diceritain.

    ReplyDelete
  25. Hai, Le. Telat komennya krn gua br pulang dan mulai bw. Diagnosanya apa? Atelectasis bukan? kalau gua baca Rontgennya gak keliatan kemungkinan itu sih, penyebabnya juga macam2 bisa ada obstruksi benda asing, trauma, asma, pneumonia dll. Biasa selain rontgen di CT juga, tp spt kata dokter elo, kalau udah lama ya udah gak ketahuan penyebabnya.Kalau masih akut biasa dgn bronkoskopi bisa kebuka lagi. Sori gak bs bantu banyak info.. gua juga udah lupa2 ilmu pulmonya, yang pasti gua kagum dgn kegigihan elo melewati itu semua dengan kacamata postif, tangguh trs bisa ningkatin kapasitas paru. Btw sering deep breathing exercise?

    Soal dokter yang matre dan kurang profesional, boleh lho dilaporin ke Majelis Kehormatan Etik Kedokteran. Yang pasti akan dirapatkan dengan sanksi terberat pencabutan ijin praktek. Boleh juga dilaporkan tertulis ke rumah sakit untuk masukan, sebenarnya secara berkala semua anggota komite medik rumah sakit mengadakan rapat utk menampung keluhan2 pasien dan kasus2 rumit. Meski orang luar tidak tahu, ada aja dokter yang diminta keluar (dipecat) dari RS kalau terbukti lalai/matre. Nantinya juga akan susah mencari tempat praktek di tempat lain. Apalagi kwitansi tanpa kop RS, artinya korupsi dan gak bayar pajak!

    ReplyDelete
  26. Ternyata banyak hikmahnya ya, dari yg thypus akhirnya jd nemu penyakit laen, and sampe ketemu jodoh hehe...

    Dokter yg matre and bikin pasien jd ladang duit itu manusia apa bukan sih. Kok iso orang udah kesusahan, malah dimanfaatkan.

    ReplyDelete
  27. @Once_alifetime: Bu Dokter, makasih yah buat supportnya. Nah, dulu itu gue juga disangka2 berbagai diagnosa itu, tapi gak ada yang terbukti, karena paru-paru kiri gue tuh bener2 bagus dan berfungsi sangat normal. Ditanyain ini itu sama dokternya, gue jg bingung kenapa. apalagi gue kan main alat musik tiup, terus nyanyi jg di choir, dan aktif lah pokoknya. Makanya selama ini gak pernah ngerasa ada problem. Kalo buat gue, gue udah gak mau tau lagi sih penyebabnya kenapa, yang penting sekarang gue sehat. Gitu aja deh mikirnya, soalnya kalo dicari tau, malah pusing sendiri. Disyukuri aja yang ada sekarang, dan jaga kesehatan.

    Soal dokter gue juga mikir begitu, gue gak mau cari masalah dan cari ribut, soalnya gue yakin Tuhan pasti punya rencana yang terbaik buat kita yang berserah kepada-Nya. Walaupun berliku2, pasti ada hikmahnya. Jadi yah, memang inilah jalan yang Tuhan gariskan, tinggal gue menerima aja dengan lapang dada hehehe..

    @Mercuryfalling: Yah, tidak semua dokter seperti itu, tapi adaaaaa aja dokter yang kayak gitu. Bukan cuma di Indonesia, di Singapura-pun banyak sekali, apalagi yang memang prakteknya benar-benar komersial.

    ReplyDelete
  28. Hi Ni, baru pertama kalo komen tapi dah sering baca, hehehe. Ceritanya serem banget tapi thank God sekarang dah gpp yah. Mudah2an tambah dikasih kesehatan yang bagus yah dan ga kejadian lagi sama dokter atau rumah sakit. Paling ribet kalo harus rawat inep segala, hehhehe.

    ReplyDelete
  29. @ Daadaachan: Hi juga! Iyah, semoga sehat selalu deh. Soalnya di Jakarta ni emang lebih banyak sumber penyakit, udaranya gak bersih, udah gitu lebih jorok2 juga orang orangnya, jadi kayaknya lebih gampang sakit di sini.

    ReplyDelete
  30. aduhh Le.....sedih sekaligus juga bahagia bacanya...
    semoga seterusnya lu sehat-sehat ya, Le....

    ReplyDelete
  31. @Bebek: Amin Bek, semua sehat selalu. Hidup memang kayak rollercoaster kan ?

    ReplyDelete
  32. halo leony, gua tadi lagi googling masalah paru-paru masuk ke blog lu. Salam kenal ya...

    Huhuhu... serem banget sih le, ga ada ciri2 spesifik gitu. Anak gua, timmy sekarang 1 thn lebih. Pas umur 11 bulan kemaren juga batuk2 terus trus divonis pneumonia sama dokter. Dan udah dirawat juga sama salah satu dsa terbaik di jakarta ini lah... tapi ga sembuh, dan terus mau ditambah antibiotik yang lebih keras. Padahal kan anak gua masih baby, sedih ga sih...

    Akhirnya gua bawa ke penang, ternyata baru ketauan kalo terinfeksi pneumokokus. Bahaya banget kan kalo ga ditangani dengan baik dan segera bisa jadi radang otak. Duh, gua langsung kesel tuh sama dokternya. Nyawa orang dibikin main2. untungnya setelah dirawat di penang berangsur2 baik. Tapi belakangan ada sedikit batuk2 kalo malam. ga keras sih, cuman tuh kaya ada dahaknya. sempet gua bawa lagi kontrol ke malaka, kata dokter sejak terinfeksi paru2 timmy jadi sensitif. jadi suka batuk dan dikasih obat buat mencegah paru sensitif. Gua serem banget deh dengan kasus lu ini. untungnya semua udah membaik ya... Puji Tuhan! Gua percaya Tuhan juga udah sembuhin Timmy dan lu. Amin!
    Btw, gua ijin link ya blog nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @eny sis boleh tau di rs penang mana? n pake dokter paru apa? thanks before

      Delete
    2. @eny boleh tau spesifik gejala pneumonia anaknya? Sbb anakku jg sering batuk2. Kl boleh tlg sharing di irena_tp_mail@yahoo.com thanks before

      Delete
  33. @Eny: Iya En, dokter sini itu gak ada mikir2nya sama antibiotik. Dipikirnya antibiotik tuh bisa menyembuhkan segalanya kali yah, jadi makin ditinggiin dosisnya sehingga kita makin resistant. Silakan silakan di link blognya :) God bless us, everyone ! (Kayak pas Timmy kecil bilang di film A Christmas Carol :))

    ReplyDelete
  34. Hai Leony, salam kenal..

    Congrats yah utk keberhasilan operasinya..
    Gue kebetulan lagi browse juga soal dokter paru di Indo.
    Minggu lalu gw ke dokter paru, lgs di suruh bronkoskopi dgn bius total, dan gw takut. Sekarang lagi cari second opinion dari dokter lain.
    Boleh japri gw gak, dokter paru lu waktu di Indo, namanya siapa?
    Biar gw gak salah pilih dokter niih...



    email gw di selamatbelanja@ymail.com.


    Thx beforeee...

    ReplyDelete
  35. @Anonymous: Udah di email2in ya :) I tried to add ur BB pin juga, tapi masih pending.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @leony gw juga lg browsing dr paru2 buat bokap. kata dokter disini diliat2 bokap g paru2nya menyempit n kemungkinan ada penyempitan sehingga perlu disedot. tapi dia bilang lihat minum obat antibiotik dulu seminggu ini. boleh tau di indo pake rs n dokter apa? terus di singapur dr philip eng itu di rs mana ya? perlu daftar dulu ga ya? tolong send via email ke soesanbong@gmail.com thanks before sis ure reply will help me a lot!!

      Delete
    2. @leony. . sambungan diatas sekalian minta infonya operasi di singapur habis brp ya sis. thanks a lot..

      Delete
  36. Leony...nice blog..ga sengaja dibawa Om google kesini pas googling lagu pernikahan..trus kok asyik baca2 blog mu..
    Anyway my soon to be father in law jg pernah ngalamin malpraktek d Solo...trus dbw di Singapore deh *sigh...

    ReplyDelete
  37. @Fee: Wah, pengalaman buruk juga yah... Ya udah next time, kalo emang ada gejala2 yang aneh dan dokter Indonesia mulai kasih saran yang berlebihan, mendingan langsung ke Singapore aja dulu.

    ReplyDelete
  38. Nice blog.. Ini bisa buat masukan untuk sistem pendidikan di kedokteran. Bisa japri ga nama dokter paru yg di Jakarta
    Email gw dokter_emma@yahoo.com

    Dokter2 yg terbukti bermasalah bs ditegur bahkan dicabut izin prakteknya oleh komisi etik kedokteran

    ReplyDelete
  39. @Anonymous: Hehehe... gue sudah anggep semua orang sebenernya berniat baik kan. Cuma yang namanya orang mengalami failure, pasti tidak mau menganggap itu kesalahannya. So, gue gak akan membeberkan nama2 mereka, karena biar bagaimanapun, "kegagalan" yang gue alami itu merupakan blessing in disguise. I am what I am now because of the past :)

    ReplyDelete
  40. salam kenal leony, apa khabarnya semoga baik@ aja. saya mau nanya kl Prof. philip eng itu dokter paru2 bukan? saya lg cari dokter paru-paru di singapura. beliau praktek dimana? thank u ya....

    ReplyDelete
  41. @anonymous: iya, Prof. Eng itu dokter paru, praktek di Mt.E. Klik aja link yg aku kasih dlm postingan ini, info lengkapnya ada di situ.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mau share aj niy leony...mamah kuw juga lagi skit paru. udah smpe pindah2 rmh skit 3x tapi masih belum jelas penyakitnya awalnya hanya sakit flu batuk, karna gak d bw istirhat jadi berat ternyata pas d ronsen paru2nya ada bakterinya, sudah dirawat d rmh skit yg satu tdk ada perubahan karna hanya menangani panas yg naik turun akhirnya pindah ke rs paru terbaik d jkt,masih sama gak da perubahan di kira2 kataya tbc, pnemoni, malaria, dan semuanya dicek, sudah 2 minggu berjalan penyakitnya belum ketemu masih perkiraan pnemoni dan tbc, dan tumbuh jamur d paru sebelah kanan, pertanyaannya wktu itu apa yg di perkirakan dokter terhadap penyakit leony, apakah sama seperti ini??

      lalu aku mau tanya dokter yg leony minta tolong spesialis paru ? praktek d MTE itu dmnnya ? aku butuh info untuk cari tau apa ini sebenernya penyakit bundakuw, karna sdh mau 2 bln penyakittnya belum ketauan bundakuw terus di ksh obat antibiotik yg mahal..tp gak da kemajuan ..terimakasih buat infonya ya leony..karna saya tdk punya referensi...

      Delete
    2. Moe, Dokternya namanya Prof. Philip Eng, praktek di Mt. Elizabeth #14-14. Silakan ditanya2 ke beliau, baik kok orangnya :). Yes, dia pulmonologist alias specialist paru-paru. Orang Indonesia memang hobi pake antibiotik mahal-mahal, apalagi via infus. Dicoba aja ya ke Dokter Philip. Bikin appointment dulu. Call aja ke sana atau email. Linknya ada di entry blog ini ya.

      Delete
  42. duh buuu... baru baca cerita lo yang ini.. puji Tuhan banget akhirnya elu ketemu dokter yang bener yah dan operasinya berhasil. hiks, gue salut sama elu bu. sehat2 yah pregnancynya. semangat!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Liiii... gue post ini di si pipijojo punya blog. Biar menguatkan dia jugaaa.... AMIN AMIN! SEMANGAT TERUS!! Dokter gue nekad loh, dia mau coba gue bersalin normal... tapi nanti nunggu keputusan dokter Spore.

      Delete
  43. hii.. saya penderita emboli paru sdh 1 thn ini... selama ini ga bs lepas dr obat.. yg obat nya itu mahaalll banget sebulan nya :( boleh tau rs yg d spore yg km d rawat? bs bantu di email ke moktafianty@yahoo.co.id ....dokter di indo ga bs jwb loh ketika saya kasih pertanyaan apa saya bs sembuh? mereka cm blg... jangan putus obat..

    ReplyDelete
  44. bs japri ga sist.. aku ud send email ke dr eng sih. aku cm mau tanya mslh biaya ni sm km.. krn kan itu hrs d prepare... need ur help sist.. sy uda putus asa berobat kmna2 ga ada hasilnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Mima, udah aku japri ya, semoga membantu :D

      Delete
  45. dear leony,
    istri ku saat ini sedang sakit paru-paru, dan diagnosa dokter harus dioperasi untuk pengangkatan jaringan yg rusak..sepertinya ada kesamaan dengan kasus operasimu..highly appreciate kl kamu bersedia sharing-sharing mengenai operasi dan professor senior yg km sebut di blog mu.
    kl bisa tolong reply aja lgsung ke email istriku kocenk_17@yahoo.com.

    terima kasih sebelumnya, & nice blog you have here (^_^)

    ardian (dianxlah@yahoo.com).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Ardian, sippppp... kita udah email-emailan yah :D, plus email2an juga sama istri kamu.

      Delete
  46. hai Leony salam kenal yaa... baru baca2 entry mu... mengagumkan ...

    sehat2 terus yaa, dan selamat menikmati waktu menjadi nyokap nyokap ^,^

    ReplyDelete
  47. Hi leony, salam kenal ya. Saya lg browsing dokter paru di jakarta. Akhirnya singgah ke blog leony. Mama mertua saya skrg dirawat di icu di salah satu rs @ jakarta. Dari dokter diagnosa sudah terkena penyakit paru akut.Saya bisa minta info dokter spec ialist paru yang bagus di jakarta? Tlg email fenizhuo@gmail.com thanks ya. God Bless You.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Fen, sudah aku email ya request dari kamu. God bless you too!

      Delete
  48. hi leony.. sy baru baca cerita ini, kaget jg bisa ada kasus paru2 kempes yah.. gejalanya kaya gimana itu? lagi2 dokter indo ber"kasus" ya (suami sy dl jg sempet punya kasus "serupa" dgn dktr indo), tp syukurlah km sehat2 sampe skrg :) keep healthy ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe. Gejalanya ya kayak orang sakit biasa, suka panas-panas gitu. Terus ya suka kayak flu gak enak badan. Cuma ketahuannya ya gara2 kena gejala thypus itu. Phew... untung juga ketahuan.

      Yes, I'll try my best to keep healthy.

      Delete
  49. leony, blognya very inspring selalu positif. salut udah berhasil kalahin penyakit nya. kalau aku didiagnosa bronkiektasis 2 tahun lalu, cmn dari hasil foto thorax. jarang minum obat sih, krn biasanya sembuh sendiri:/ tp kali ini flu batuk ini yg paling beda, flu nya udah hilang, batuk tambah kenceng, susah tidur jadinya. tersiksaaa!! pretty please share nama dokter paru yg paling bagus di jakarta? tolong email trixie.siahaya@ymail.com. thx so much! JBU

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trixie, senang bisa berbagi. Semoga terbantu ya dengan pembicaraan kita via email dan whatsapp. JBU too!

      Delete
    2. Bronkietaksis bisa sembuh sendiri bro?

      Delete
    3. Bronkietaksis bisa sembuh sendiri bro?

      Delete
    4. Hi, yang kamu maksud dengan Bro siapa ya? Trs kalau mau nanya, sebaiknya baca dulu dan lebih sopan soalnya ini bukan forum kaskus.

      Tapi biar saya bantu jawab. Dimana2 segala penyakit berat itu ngga ada yang sembuh sendiri. Harus berobat ke dokter dan ditreat secara tepat.

      Delete
  50. Dear Leony,

    Terima kasih sudah mau menulis Blog ini,

    Istri saya sedang dirawat di salah satu ICU di rumah sakit swasta tapi saya rada segan untuk menjabarkan secara detail masalah saya kalo sempat saya bisa di message supaya saya bisa berdiskusi tentang kondisi istri saya. Terima kasih dan ditunggu jawabannya. Untuk wacana kesingapore ada tapi saya mau liat kondisi dia dulu karena ada kemungkinan mau saya pindahkan dari rumah sakit ini karena notabene istri saya dibikin seperti ATM berjalan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Mario, saya pingin kontak kamu, tapi masalahnya kamu gak ninggalin alamat email ataupun phone number. Trs di profile bloggermu juga gak ada alamat email. Jadi coba tolong leave di sini aja ya bisa dikontak di mana. Thanks!

      Delete
  51. hi leony. nice sharing-nya. tlg diinfo dokter paru yg bgs di Jakarta dong. EMailku fsufianti@gmail.com. thx

    ReplyDelete
  52. hi leony. nice sharing-nya. tlg diinfo dokter paru yg bgs di Jakarta dong. EMailku fsufianti@gmail.com. thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Finalita, saya sudah tulis ya ke email kamu. Semoga membantu.

      Delete
  53. hi sist, salam kenal ya. Boleh tau infonya dokter paru yg bagus di Indonesia. Bapakku sekarang sedang dirawat di RS karena paru-parunya gak mengembang. Tolong diemail ya ke annajma@hotmail.com atau boleh juga di sms ke no: 0878-8802-8408

    makasih banyak ya sist

    ReplyDelete
  54. Dari tadi ngepost tapi ga ke publish :'( eror sepertinya.. Abis baca blognya serasa dapet semangat hidup lagi :') kasusnya sama persis gejala awal kaya tipus, pas xray dan ctscan paru kanan kempes.. sudah di bronkoskopi dan operasi dekortikasi kata dokter gagal.. Dikasih antibiotik supermahal juga.. Akhirnya sekarang sudah pengerasan.. Dokter juga bilang sayang kalo diangkat parunya tapi di ga bisa kasih solusi dan malah ngejadwalin bronkoskopi lagi.. 088808221604 maaf bisa minta saran kan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah kontak ya. Semoga membantu.

      Delete
  55. Hi sist salam kenal,

    mau tanya untuk biaya pengangkatan paru-parunya kena berapa yah dulu ?
    pas mau diangkat disana apakah ada diagnosa ulang dan cek lab lagi seperti yang sudah di lakukan di indonesia ?
    karena pasangan saya saat ini ada TB dan kata dokter sini, paru-paru sebelah kirinya harus diangkat, saya mau tanya apakah lebih baik dilakukan di indonesia atau disana ?
    disana yang nungguin sist nginep di RS atau di apartement / hotel ?
    Semoga bisa di email rincian biaya keseluruhannya ke ivan_steven2005@yahoo.com
    Ditunggu ya sist...T_T

    ReplyDelete
    Replies
    1. no hp saya 081808887892

      Delete
    2. email saya yang satu lagi ivansteven2005@gmail.com

      Mohon bantuannya ya sis

      Delete
  56. Dear Leony.. Saya lagi browse dokter spesialis paru, mampir ke blog mu :). Mudah2an kamu selalu dalam keadaan sehat selalu ya. Kalau boleh dan kamu tau bisakah saya diinfokan nama dokter paru yang baik di jakarta? Email saya ya, di dancingbenana@yahoo.com. Untuk teman saya yang disuspect kena TB dan kebingungan krn dokternya nggak bantu banyak.. Terima kasih banyak ya Leony..

    ReplyDelete
  57. Dear mba leony, salam kenal sbelumnya mba. Sya resi, minggu ini sya dan kluarga baru saja mendpatkan kbar bahwa ayah saya terkena tumor paru. Sya mhon rekokomendasi dokter terbaik di jakarta serta estimasii biaya untuk brobat ke singapore (prof.philip eng). Jika berkenan bolehkah via japri ke resi.nofitasari@gmail.com atau amie_bacik@yahoo.com. informasi tersbut sngat brarti bagi sya dan kluarga. Trimkash banyak sbelumnya atas sharing yg sngat bermanfaat..

    ReplyDelete
  58. Mau tanya dl operssi paru di sg kena brp yaa...tlg email ke amik.kustari@gmail.com coz pasangan sy jg kasusnya mirip sis tq..

    ReplyDelete
  59. Mau tanya dl operssi paru di sg kena brp yaa...tlg email ke amik.kustari@gmail.com coz pasangan sy jg kasusnya mirip sis tq..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amik, waktu itu sudah saya email langsung ya.

      Delete
  60. Hai Leony, salam kenal ya,,aku baru saja slesai baca blog ini,sangat informatif..boleh tau dokter paru di Indonesia tempat Leony berobat sebelum akhirnya berangkat berobat ke Sing..?mohon bantuan info nya..karena ayah saya sedang batuk hebat dan sudah berjalan hampir 2minggu, sebelumnya sdh dtg berobat ke dua rs yg berbeda..di rs pertama diberikan anti biotik namun tdk ada pengurangan utk batuknya, akhir nya masuk di opname di Rs kedua setelah di rontgen ada flek di paru..dirawat selama 5 hari dan diberikan antibiotik dosis tinggi melalui infus..namun tdk ada perkembangan juga, sampai akhirnya memutuskan untuk rawat jalan. Sampai hari ini pun batuk nya masih ada dan tetap keras sekali.mohon info dokter di jakarta dan sing ya...terima kasih,.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Anonymous, boleh minta alamat emailmu? Biar lebih enak jelasin nama2 dokternya karena lebih dari 1.

      Delete
  61. mbak leony aku lgi baca2 ttg dokter paru dan kebetulan ksni, klo boleh tau adakah dr paru di jkt yg bgus, aku jg didiagnosis paru, udeh ke 2 rs tpi msih lum yakin, hhehehe

    terimaskih sebelumua,

    oia bs email ke mandamanda1987@gmail.com

    ReplyDelete
  62. Hi Leony, boleh minta info untuk dokter spesialis paru yg di jkt? Mama ku didiagnosa ada kelainan di paru2nya, bisa tolong japri ke irena_tp_mail@yahoo.com. thanks before :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah saya japri ya Irena. Thanks.

      Delete
  63. Hi Leony, saya boleh minta jg alamat dokter2 spesialis paru d jakarta dan yg di singapur juga soal nya sudah 1 bln papa saya di diagnosis infeksi paru oleh salah satu dokter di Rumah sakit Tangerang..mohon bantuan nya. thanks
    email saya : nidyaanjayani16@gmail.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi... Boleh minta rekomendasi Dr paru paru yg bagus di Jakarta ... Sy di daerah Jakarta barat.. Papa sy uda 4 hari batuk darah.. Baca cerita Leony .. Jd harus hati hati pilih dokter . Email sy.. agatha_acien@yahoo.com... Thanks ya sebelumnya

      Delete
  64. Hi leony...slm kenal ya,baca pengalaman kamu,kamu bener2 sabar....aku bisa tau nama dokter paru yg terbaik di jakarta,sama estimasi berobat di sgp dgn prof.phillip eng spesialis paru dan buat yang nunggu itu menginap di rs, hotel, ato di apartement tolong ya semoga bs dikirim rinciannya di @donboscoc69@yahoo.com.terima kasih GBU.JBU

    ReplyDelete
  65. Hi Leony.... Ibu aku jg sedang Ada masalah dlm paru2 nya .... Sudah ke dokter tp jumat ini baru keluar hasil lab cairan paru2 nya.... Leony tolong Kirim ke email aku mengenai biaya pengobatan kamu Waktu berobat di spore .... Supaya aku bisa mengira2 Kalo suatu hr nanti aku bawa ibu aku berobat ke spore .... Email aku : cib_ciber@yahoo.com . Terimakasih banyak Leony..... Ceritanya membuat semangat bnyk orang .,..

    ReplyDelete
  66. halo Leony,

    Boleh tau info lengkapnya ttg dr Phillip Eng ? Kaykanya saya mau bawa mertua ke beliau soalnya uda bolak balik taunan ke prof paru (yg katayna terbaik se Indonesia itu) ya kok gak sembuh-sembuh. Kira-kira biaya pengobatan ke dr Phillip Eng itu berapa ya ? Please email ke aku ya di mellz_78@yahoo.com. Thanks alot before

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Lisa, udah japri ya. Dan udah ngobrol jg. Semoga membantu.

      Delete
  67. Hi Leony....apa kabarmu saat ini ... semoga sehat selalu y ..., mhn info biaya operasi di Singapura nya y.. terima kasih dan salam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, sorry saya nggak lihat komen yang ini. Mgkn masuk di spam comment kayaknya karena dari Anonymous. Coba japri saya di contact form di halaman depan ya.

      Delete
  68. Hai Leony, salam kenal. Saya mampir ke blog kamu karena lagi browsing tentang dokter paru-paru. Boleh sharing tentang dokter paru di IndoneEng ga? buat perbandingan karena sekarng sedang bingung, papa uda satu bulan sesak napas kayak gejala PPOK tapi mukanya jg jadi bengkak. Mudah-mudahan kamu bersedia sharing, thank you. Sehat selalu yah, GBU.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Dessy, coba japri saya nomer WA kamu di contact form blog saya ini ya. Nanti saya share di WA supaya lebih afdol karena namanya banyakkk hehehe. Nama RSnya juga beberapa dan pengalamannya berbeda2.

      Delete
  69. Hi leony salam kenal, papa sy jg lg sakit patu sempet diawat di 3 RS bahkan sempat over antibiotik smp diare, papa sdh di ct scan ada benda lumayan gede di paru kanan dan kiri shg nafas suka sesak bahkan sdh dibiopsi tp negatif, skrg ada renc berobat ke sing ato malaysia, bs rekomend doker paru yg bs disana? Ini email sy susanna.kris@gmail.com sama info biaya slm dising, tx sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Susanna, saya sudah japri ya. Thanks.

      Delete
  70. Hai.... Salam kenal .... Saya cuman pingin nanya biaya buat operasi di Singapore General Hospital. Karena ada rencana buat papa saya operasi di sana. Terima kasih ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa email saya di vin3van@yahoo.com.

      Delete
    2. Sip sudah japri ya. Thanks.

      Delete
  71. Maaf lenoy, mw nnya,, tu dibilang tulang rusuk kamu dipotong,, itu pengaruh k posisi badan g,,? Mksdnya klihatan miring gt badannya,, soalny anak saya juga hidup dg satu paru tapi dy kelainan dari bayi sehingga menyebabkan tulang belakang nya dan tulang rusuknya miring karena paru sebelah tidak teris udara,, mohon infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Pak. Kalau saya sih berdiri dan berpakaian biasa ya gak keliatan kalau ngga ada tulangnya. Tapi kalau gak pakai baju baru keliatan drop di bagian punggung. Tp posisi berdiri tetap tegak kok. Tulanh belakang jg tidak miring. Tp mgkn krn saya jg sudah dewasa n beraktifitas spt biasa ya.

      Delete
  72. Salam kenal Leony, berniat browsing mencari rujukan dokter paru terbaik dan operasi paru terbaik di Indonesia, puji Tuhan saya membaca blog ini. Papa saya saat ini di ICU, karena penyakit paru kronisnya kambuh lagi, kedua paru papa saya memang sudah tidak berfungsi dengan baik. Saat ini dia dirawat dengan bantuan ventilator, Senin ini dokter papa saya diharuskan menjalankan bronskpy pertamanya di rumah sakit MK dengan dokter L. Saya sebenarnya sudah apatis dengan sistem perawatan paru di rumah sakit ini, tapi karena emergency terpaksa dibawa ke RS terdekat. Leony, bisakah berbagi tentang perawatan yang Leony jalankan di Singapore, tentang Prof Philip Eng dan dokter yang menangani operasi di Singapore, kalau di Indonesia siapakah rujukan dokter paru terbaik. Terimakasih banyak sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aanchal, kamu bisa kontak saya via blogger contact form di halaman depan page saya (full web version) atau tinggalkan alamat email kamu di sini? Nanti saya kontak kamu. Thanks.

      Delete
    2. Leony, alamat email saya di aanchaljones@gmail.com. Terimakasih banyak ya Leony, Tuhan memberkati

      Delete
  73. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  74. leony salam kenal saya mau tanya soal dktr paru di jkt krn saya udh ke 5 dokter tapi beda" semua hasilnya klau bisa di wa 0811998100 tq

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pak Lukman, kita sudah kontak ya. Thanks.

      Delete
  75. Hi salam kenal Leony...mertua ku sedang sakit paru2. Bisa tlg rekomendasi dokter ahli paru2 di penang ? Alamat email saya sliemtt@yahoo.com atau WA 0818738256. Thx sebelumnya...Gbu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf pak/bu, saya tidak berobat di Penang, jadi gak bisa ksh rekomendasi. Saya sdh follow up via email ya.

      Delete
    2. Nyokap gue jg begini nih, japri boleh ga?? Via harrissenahs@gmail.com gt soal biaya di sg :( soalnya nyokap kasian bgt udh setahun ky bgni, maj oprasi dsni dokternya aja pada pesimjs.... its an honor if u want to help me. May god bless you all the time

      Delete
    3. Sudah saya email ya Harris. Thanks.

      Delete
    4. Halo leonny...kasus yang menimpa leony juga menimpa diriku hanya aku paru kiri yang kempes.. sama aku ke prof.philippe eng juga 2006 saat msh di sgh. Hanya aku gak diksh advice u/ di angkat paru kirinya.. hanya saat ini sy kena batuk dan sdh agak lama..

      Delete
    5. Mungkin kasus kamu beda dengan saya. Kalau saya kan problemnya di bronchus ya yg menyebabkan paru2nya kempes. Tp ada jg yg problemnya di paru2nya jd bs di treat pake obat dulu. Coba aja skrg balik lagi. Dulu sy jg dikasih opsi kok. Angkat itu keputusan terakhir saya.

      Delete
  76. malem sy lagi cari info tentang dokter spesialis paru di sing atau malaka. kalau ada tolong di email ke johan.tjia@live.com
    karena orang tua sy lagi sakit.

    Thank you.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Johan, sudah saya email ya. Yg Malacca saya tidak bisa jawab.

      Delete
  77. Hai leony.. Saya lagi cari referensi dokter paru, dan nemu blog ini.. Sebulan lalu saya batuk keluar darah segar byk banget, tp saya gak demam dan gak knp2.. Dokter bilang saya tbc, tp saya g yakin krn saya ngerasa ada masalah di paru2 saya.. Saya tadinya mau langsung ke penang, tp klo ada rejeki lebih saya maunya ke spore.. Leony bisa bantu estimasi biaya pengobatan di spore? Biar saya bisa mengira2 utk menyiapkan dananya.. Tolong email saya di regiolura@gmail.com ya leony.. Terima kasih sebelumnya.. Semoga leony sehat selalu dan dlm lindungan Tuhan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, sudah saya reply dan email ya.

      Delete
  78. Halo mbak leony.
    boleh dikirim dokter rekomendasi paru2 yg berlokasi di jkt? Tolong email ke lolamoonves@gmail.com
    Tks sebelumnya.

    lola

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi leony, terima kasih udah sharing disini, aku juga mau dong info dokter/rs yang direkomendasi leony di jakarta, emailku auliadyahsafitri@gmail.com semoga leony baik-baik terus yah, thank you..

      Delete
  79. Hi leony salam kenal yaa,
    aku lagi cari visa untuk australi,tp pas check up dokter blg ke aku klo ada kecurigaan tbc, treatment sudah kujalani 5bln ini,dan semoga sisa 1bulan bs sudah selesai. dan semalm aku check up ke dokter sklian tanya, brpa lama lagi treatment saya selesai, ya 1 bulan lagi, tp sebelumnya harus rontgen lagi, disiyu nanto bs kliatan hasilnya, kalo paru2 nya bersih (tdk fada flex, bs dinyatakan sembuh) tetapi klo msh ada flex na, bs lanjut treatment lagi selama 3 atau 4bln lagi.
    huuuuhh lamanya.

    Leony bs kasi info kah mungkin, klo treatment yg saya jalani memang hrus 6bln, atau mungkin bs share.
    please email me to : uf_sweety@hotmail.com

    Thanks in advance.
    dhilla

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah saya japri ya Dhilla, semoga membantu.

      Delete
  80. ka leony, barusan saya sudah comment cuma akibat koneksinya kurang baik jadi sepertinya tidak masuk.
    makasih ka buat share ceritanya, bikin saya jadi bisa lebih semangat dan positive thinking.

    kluarga saya di luar jakarta di diagnosis terkena Pneumonia sekitar 6 bulan yang lalu, dengan perawatan rutin kontrol tiap minggu serta berkali kali opname, namun kondisinya tidak stabil dan cenderung menurun drastis seperti turun berat badan dgn sangat cepat.
    hingga hari ini saya di kabari bahwa dokter yg menanganinya mengdiagnosis terkena TBC (karena semalam kondisinya drop dan mengkhawatirkan hingga segera di bawa ke UGD)
    saya tidak mengerti mengapa baru skrg tiba2 jd positive TBC dan dalam kondisi yang sangat buruk, sehingga sulit untuk memindahkan beliau untuk pengobatan di jakarta.
    kondisi saat ini masih di opname, namun apabila kondisinya membaik saya berniat memindahkan pengobatan di jakarta.

    bisa share infomarsi ka mengenai rs dan dokter yang bagus di sekitaran Jabodetabek?
    karena untuk mempersiapkan perawatan di jakarta secepatnya.

    thanks before ka leony, GBU

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf, untuk informasinya bisa di share k azarine.onassis@live.com
      dan kalo boleh bisa minta no WA nya untuk sekadar sharing

      Delete
    2. Sudah saya japri ya Azarine.

      Delete
  81. Hi kak leony boleh share pengalaman selama berobat disingapur dan biaya yg dikeluarkan selama berobat ke email saya @anandapulungan@gmail.com terimakasih banyak kak

    ReplyDelete
  82. Saudara saya baru saja mengalami pneumothorax - pengalamannya bisa dibaca di http://remssnews.blogspot.com/2015/06/sharing-tentang-spontaneous.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu kalau ada yang mau cari info soal paru2 yang kempes (collapsed lung), silakan di cek di link di atas.

      Tetapi collapse yang dialami saudara anda beda total dengan yang saya alami ya. Kalau yang saya alami, paru2 saya sama sekali tidak ada yang bocor, tetapi kempes karena tidak ada udara yang masuk dikarenakan saluran bronchusnya tertutup. Jadi totally different case.

      Delete
  83. Haloo leony,
    Sebelumnya aku boleh dihubungi ga sm kamu, aku skrg skt paru juga, boleh kita slg share y ini nomorku 081932536639

    Thank you y , Gby

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Desy.. aku baru add ya. Maaf baru lihat.

      Delete
  84. hi leony, aku baru aja divonis kena bronkiektasis, dan dokter menyarankan aku untuk operasi, bisa share gimana cara berobat ke singapore karena aku ada rencana untuk mencari 2nd opinion, dan mau nanya-nanya biaya operasi disana kira-kira habis berapa.. tolong share ke email aku ya mgdesi02@gmail.com

    ReplyDelete
  85. Hi leony , tolog diinfokan biaya pengobatan di singapore, krn sy jg bermaslah di paru2, tks a lot leony
    Omaumi2014@hotmail.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Tata, saya udah email km tapi fail. Saya coba2 modif alamat emailnya mgkn kamu salah kasih. Thanks.

      Delete
  86. Hi leoni

    Org tua saya jg sedang bermasalah di paru. Bisa share mengenai dokter paru recommended di sgp dan estimate biayanya? Skrg sedang berobat di jkt cm sepertinya mau cari second opinion.
    Bisa share di email hansensupandi@gmail.com

    ReplyDelete
  87. Hai Leony..bisa tolong diinfokan tentang prof. Phillip eng dan estimasi biaya pengobatan disana. Karena papa mertua ku bermasalah dengan paru-parunya.
    christianawu97.cw@gmail.com

    ReplyDelete
  88. Halo Leony...semoga dalam keadaan yang sehat...just sharing : diagnosa rontgen saya menunjukkan Bronchitis Infiltrasi Bilateral, dibilang Prof Dr di RS Di Jaksel...saya TB Paru, disuruh tes darah (hasil normal), tes dahak (hasil negatif) dan terapi minum antibiotik Rimstar selama 10 hari dengan dosis 1x3, setelah obat habis, balik kontrol..kirain mau disuruh rontgen ulang...malah disuruh lanjut terapi dengan dosis naik jadi 1x4 selama 2 bulan ke depan....sekarang ini sy lagi nyari 2nd opinion....Mohon info dokter yg menangani Leony sebelum ke Spore....agar saya tidak salah pilih dokter.....

    Regards
    Yunuz (085216342010)
    e-mail : m_yunuz81@yahoo.com

    ReplyDelete
  89. Mba leony.. infonya donk.. bokap ane jga ada indikasi paru akut.. udh lelah bulakbalik rs. Rekomen mba donk yg disingapure. Apa aje testnya dan total biayanya... makasih
    Budi.andrea07@gmail.com

    ReplyDelete
  90. mba.. aku boleh minta dokter paru di jakarta? boleh email ke aypanicbang@gmail.com terima kasih sebelumnya..

    ReplyDelete
  91. mba.. aku boleh minta dokter paru di jakarta? boleh email ke aypanicbang@gmail.com terima kasih sebelumnya..

    ReplyDelete
  92. Halo Leony,
    Saya membaca blog kamu baru sekarang. bisakah saya meminta email kamu?
    pasangan saya didiagnosis Efusi Pleura, dan katanya paru-paru kananya sudah mengalami pengempesan. saya ingin bertanya mengenai dokter. email saya: sylvana.manaloe@yahoo.com | Terimakasih

    ReplyDelete
  93. Halo leony,
    Salam kenal yah,

    Boleh minta informasi mengenai dokter yang disingapura sama biaya yang kamu keluarkan selama operasi disingapura karena sodara saya juga kasusnya seperti kamu, paru2 kiri nya mengempis dan sekarang dia batuk2 terus..sudah di rontgen bbrapa kali, CT scan, sampe MRI tpi belum tau pnybabnya dan blm tau sbnrnya ada apa dengan paru2nya..minta info yahh..
    Bisa email ke laurentan90@yahoo.com
    Minta CP kamu jg yah krn rncana mau berobat keluar krn di indonesia susah rupanya.
    Terima kasih..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, sudah saya jawab ya. Thanks.

      Delete
  94. Congrat sis,tapi sangat disesalkan ya kesehatan cuma milik orang kaya,seperti saya cuma bisa pasrah dengan bpjs dari penyakit ppok,kalo ada yang tau pengobatan alternatif yang terjangkau bisa tolong kasih tw saya ke 082182991869 thnx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Venum, mohon maaf saya tidak berani pakai pengobatan alternatif. Dulu saya pernah dibawa orang ke pengobatan yg org flores pakai telur gitu2, dan pas mata saya nangkep kalau dia "bohong", saya dinyatakan sembuh. Pdhl boro2 sembuh, uang sudah dikeruk duluan dr kunjungan2 sebelumnya.

      Kebetulan saya yang kurang berhasil berobat di Jakarta. Tapi banyak juga yang berhasil bahkan dengan bpjs. Kita gak boleh pesimis, harus terus semangat ya.

      Delete
  95. leony, pls email rekawanrry@gmail.com. saya mau tanya sesuatu ttg Dr Agasthian, tq so much Gbu

    ReplyDelete
  96. dear ci leony, boleh aku minta referensi dokter paru di jakarta? bisa diemail ke nita.kiman@gmail.com. terima kasih banyak sebelumnya :)

    ReplyDelete
  97. halo bisa minta referensi dr paru di SGH and estimate biayanya, trims. bisa dikirim ke deran888[@]hotmail.com

    ReplyDelete
  98. Hi leony,dipagi ini ,bgmn kabarnya? Sy berharap Tuhan sll menjagamu sll ya.kebetulan sy mampir di blog leony,saat ini sy butuh banget rekomendasi buat dr spec paru2 buat suami sy ,yg kelihatannya paru2 nya berair akibat ginjal kronic,bisa ngga email sy buat dr sp paru2 yg baik sblm leoni ke sing,paling tidak yg mendingan aspiratif buat bertanya kita yg orang awam?
    Pleace email sy di : agtpw@hotmail.com. Thanks ya sblm mya,

    ReplyDelete
  99. Hai leony akhir nya aq bs nemu org yg sama dgn aq mhn info rs dan biaya d singapura ya please email ke aq ya faskarir@yahoo.com saat ni aq lg kesakitan nahan batuk nya dan gak bs tdr sdh smggu ini nyiksa loh kl cm 1 aj yg berfungsi paru paru kita, thanks byk ya sist

    ReplyDelete
  100. Hai leony akhir nya aq bs nemu org yg sama dgn aq mhn info rs dan biaya d singapura ya please email ke aq ya faskarir@yahoo.com saat ni aq lg kesakitan nahan batuk nya dan gak bs tdr sdh smggu ini nyiksa loh kl cm 1 aj yg berfungsi paru paru kita, thanks byk ya sist

    ReplyDelete
  101. Hallo Leoni, saya rio sudh 3x dirawat krn pertama ada indikasi TB dan ternyata pasdi rontgen ada csiran di paru dan sudah sedot. Lalu senulan kemudian badan lemas sekali dan sesek. Kta ambil second opinion buat dokter dan ternyata livernya bengkak krn obat TBnya keras jd gak kuat dan di rontgen lg ada cairannya lg sampe di sedot 3x. Dan setelah keluar pas bbrp minggu kontroldi rontgen lg ada lg cairannya dan di sedot lg. Nah saya mau coba ke Singapore untuk pemeriksaan lebih lanjut lg. Boleh minta rujukan dan estimasi niaya sama penginapan kl disana. Terima kasih. Alamat email saya levino.rionaldy@gmail.com.
    Terimakasih ya

    ReplyDelete
  102. Hi Leony, saya Pri, ortu di suspect tumor paru. Bisa tolong info dr paru terbaik di Jakarta & estimasi biaya berobat ke dr Philip Eng. jika berkenan di info via primajasautama@gmail.com Bolehkah saya tanya2 via email langsung nantinya. Terima kasih banyak.

    ReplyDelete
  103. hy mba leony,,kyk.y penyakit mba sama dgn adek sy....skrg masih dirawat di rumah sakit krn paru2 jg,,,,awal.y batik Dan demam kemudian diprediksi sm dokter tipes tp adek ku ternyata sesak napas jg dan Dada.y sakit akhir.y paru2.y di X-ray & hasilx paru2.y yg satu gk kelihatan ,,dokter paru2.y mengatakan hrs pasang selang krn ada udara dlm paru2.y.Akhir.y dipsangkan selang puji Tuhan adikku sdh bisa bernapas dgn baik Dan Dada.y gk sakit lg...to selang.y belum dilepas dikarenakan ditunggu cairan paru2 keluar smpai sedikit.Tp selain paru2 adekku jg punya penyakit gula nach gara2 disuruh puasa utk ambil darah tnpa makanan kambuh lagi dech sesak napas adekku tp sekrg agk lumyan hanya sja wajah.y bengkak Kta.y sih gr2 cairan naik sl.y waktu operasi Padang selang diparu2 adekku gk bnyak gerak hanya tidur sja sharus.y kata perawat.y hrus duduk spy cairan.y coat keluar dan jg selang masih terpsang sehingga trkdang adekku mersa kesakitan klo tdk minum obat nyeri. Dan jg adekku spy paru2.y kembali normal harus berobat 6 bulan tnpa henti. Dan puji Tuhan waktu X-ray stelah pasang selang bbrapa hr foto paru2.y mulai kelihatan Dan kalau masalah biaya untung.y kmi pke Jamkesmas walaupn bangsal tp yg penting dokter bekerja dgn cpt..sekian crtaku tp tlong DOA.y semoga adekku coat smbuh krn kasihan masih ada selang di paru2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Windy, kalau lihat adikmu, sepertinya kasusnya beda dengan saya. Kalau adikmu itu sepertinya collapse krn ada TB ya (makanya harus treatment 6 bulan). Kalau pasang selang itu cuma untuk mengeluarkan cairan paru2. Untuk ke depannya harus bener2 atur pola hidup ya, supaya sehat dan harus hindari jadi perokok baik aktif maupun pasif, karena kalau tdk, collapsenya bs balik lagi. Keep praying!

      Delete
  104. Salam kenal Mba Leony, saya di diagnosa dokter paru bronchitis kronis dan asma saat ini paru-paru kanan saya sakit kalau tarik nafas panjang dan sesak nafas, saya mau tanya saat di diagnosa paru2 kanan kempes apakah hidung mbak leony mampet setiap hari? karena hidung saya setap hari mampet terutama sebelah kanan. Terima kasih mba leony,dengan membaca tulisan anda membuat saya semangat untuk sembuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, sorry saya baru lihat. Nggak, hidung saya nggak mampet. Kalau hidung mampet biasanya dari sinus. Coba kamu cek ke dokter ya.

      Delete
  105. Hi Leony..thanks banget udh share pengalamanmu di blog ini..bermanfaat sekali buat kita2 yg punya masalah dgn paru2..mudah2an Leony jangan bosan yah membalas bbrp pertanyaan dan share infonya..:)
    Btw saya sdh pergi ke bbrp dokter specialist paru di jakarta(dua duanya sdh profesor bahkan salah satunya adalah profesor paru terkenal di jakarta) tapi sy merasa gak puas dgn diagnosanya krn berbeda beda.Kalo gak keberatan bolehkah saya minta rekomendasi dokter paru Leony di jakarta yg menurut leony bagus dan juga rincian biaya dengan dokter yg di singapura..thanks a lot atas bantuannya dan sdh sharing pengalaman di blog ini..
    Balasan bisa dikirim ke email saya di f.sita@ymail.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Farah, sudah saya email ya.

      Delete
  106. Dear Leony, halo td saya email ke alamat leony_hal@yahoo.com (tadi baca2 dr atas).. Tapi saya takut kalau salah email atau tidak masuk emailnya..

    Aku sedang browsing mengenai dokter paru dan ga sengaja masuk baca blogmu.

    Jadi ceritanya Papa Mertuaku saat ini seudah setahun lebih menderita batuk menahun dan sudah dibawa ke banyak dokter spesialis paru dari banyak RS, bahkan terakhir sempat ke singapura juga. Tapi tetap ga ada kejelasan dan semua memberi diagnosa yang berbeda2. Dari ada yang bilang batuk virus biasa, cairan di paru2, hingga tumor.

    Kalau boleh aku tahu, profesor ahli paru2 yang Leony datangi di Jakarta siapa ya namanya? Dan juga kalau boleh, apakah ada detail kontak Dr. Phillip yang di Singapura serta dokter yang melakukan operasi pada Leony? Karena dokter yang kami datangi di singapura terakhir kali sangat tidak ramah dan tidak mau menjawab, langsung meminta kami melakukan biopsi. Saat kami jelaskan tentang kondisi papa yang sudah ada ring di jantungnya, dalam obat pengencer darah, kasarnya dia mengatakan itu bukan urusan dia karena dia hanya mau mengurus masalah 'tumor' yang sebetulnya juga belum jelas benar tumor atau bukan.

    Terima kasih sebelumnya ya Leony.

    Have a good day! :)
    Pamela
    vesta.pamela@yahoo.com
    0813 2144 0000

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sudah reply ya emailnya, Pamela. Semoga lebih jelas.

      Delete
  107. Halo saya juga mau tanya dr paru yang di jakarta siapa ya?krn saya udh ke 3 dokter termasuk 2 dr di singapura menyarankan untuk operasi paru2 diangkat sebagian..dr yg di singapore bagian bedah thorax rs mana ya?boleh tau kisaran biaya nya ga waktu operasi di sing?thank you so much n GBu please email me yu_lia_na@yahoo.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah saya reply ya. Terima kasih.

      Delete
  108. Kak leony.. Boleh minta pin bb atw whatsapp.. Sy juga lg sakit paru.. Tolong yah kak.. Ini email sy randytjieda@gmail.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah saya reply ya. Terima kasih.

      Delete
  109. halo kak leony.. salam kenal ya, aq mw tanya soal biaya operasi kakak wktu d singapore kisaran berapa ya? soalnya bpak q jg paru2 kempes udah 2 bulan di RS ga ada perubahan ni kak, pusing kak aq ga tw apa2 ni mslah gt. dana pun pas2an ni kan ntah ckup ndak ni. tolong email kn ya kak ke lixinsgu@gmail.com tw no hp 082148726489 d tunggu y kak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah saya reply ya. Terima kasih.

      Delete
  110. Hi Salam Kenal, Boleh tahu berapa ongkos operasi di SG waktu itu Tq ya , revancevictoria@gmail.com

    ReplyDelete
  111. Hai Leony, salam kenal. Baru ketemu blogmu. Kebetulan mama saya juga ada pengangkatan paru-paru. Bisa minta emailnya ? Alamat emailnya : Meixian379@gmail.com Saya ingin tahu berapa cost di singapore. Terima kasih ya Leony

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ibu mei Xian sudah dapat info biaya dsingapur blm?soalnya kakak saya juga mengalami paru2 tidak kelihatan dfoto ronsen. Mknya saya cari2 info penanganan paru2 buat kakak saya.

      Delete
    2. Sudah saya email ya, Meixian.

      Delete
  112. Ibu leony bisa minta email atau Wa.kakak saya hasil ronsennya paru2 kanan sudah tidak kelihatan.bahkan katanya petugas LAB sudah menjalar ke otak. Saya mau tanya2 tentang dokter2 yg menangani Paru2 dan seandainya d singapur sampai brp biayanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pak, tolong sertakan alamat email bapak di sini. Nanti saya kirimkan perkiraan biayanya.

      Delete
    2. Alamat email saya
      arief.simple1989@gmail.com
      Sebelumnya terimakasih bu leony

      Delete
  113. Hi leony aku lihat postingan ini sangat membantu, saya sudah 2 kali namun gagal paru kiri saya atas bagian kiri sudah bolong dan menciut, brp kalkulasi pengobatan di singapur, mhon email ke kurniawanherry100@gmail.com, trm ksh GBU

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah saya kirimkan ya. Thanks.

      Delete
  114. Hi kak leony aku mau share aku kena paru paru basah 2015 diagnose dr sembuh total 2016 dan 2016 tepat agustus sempet drawat lagi karna msh
    ada sisa bakteri nya kak .. sempet ga ada keluhan sih kak tapi aku berobat terus ga brhenti dan obat yg dkasih pun dosisnya lumayan tinggi kak ..mau tanya2 sama kaka dokter yg disingapore itu kak sama biayanya jg ka .trimaksiih ini email aku kak dwiseptariani@ymail.com

    ReplyDelete
  115. Ini wa aku kak 087883214690 skrg aku diminta bronchoscopy kak aku takut soalnya udh hampir seminggu ini aku engga bisa tdur ke kiri dan dada aku nafas aku jg engga nyaman kak kmrn aku di radiologi dan hasilnya bagus sharing yah kak email aku Dwiseptariani.Ds@gmail.com

    ReplyDelete