Sunday, October 09, 2005

Mataku oh Mataku...


Persediaan lensa kontak saya sudah mulai menipis. Lebih tepatnya, saya tinggal punya satu pasang lensa kotak yang nempel di mata saya. Maklumlah, biasa setiap kali pulang ke Indonesia, saya selalu menyempatkan diri mampir ke optik Melawai dan membeli persediaan untuk satu tahun ke depan. Berhubung terakhir saya pulang ke Indonesia Agustus tahun lalu, berakhir sudahlah persediaan saya untuk tahun ini. Di Amerika sini, dilarang membeli lensa kontak tanpa menggunakan resep dokter. Alamak...

Sepanjang usia saya, saya tidak pernah memeriksakan mata saya di Amerika. Apalagi dengar dengar harganya mahal, tidak seperti di Indonesia dimana kita tinggal nongkrong, lalu dapat periksa gratis. Bahkan kita tidak perlu membeli barang di optik tersebut untuk mendapatkan periksa mata gratisan. Duh, seandainya di sini juga begitu, saya kan jadi tidak perlu repot- repot periksa segala.

Pertama sekali saya menggunakan kacamata adalah pada saat saya duduk di kelas 1 SMP. Kenapa saya sampai menggunakan kacamata ? Pertama kali saya ulangan fisika, saya mendapatkan nilai 3.5 ! Tau penyebabnya ? Karena saya tidak bisa membaca tulisan guru di papan tulis... duh sedihnya. Maklum, dengan badan saya yang besar, saya jadi ditempatkan di sisi belakang, dan sangat sulit dan mengganggu kalau saya bolak balik ruangan. Akhirnya saya menyadari, kalau mata saya sudah tidak sempurna. Pertama kali memakai kacamata, ukurannya: minus 1.25 dan minus 0.75. Dan ulangan fisika selanjutnya ? 9 dong !

Setiap tahun ukuran kejelekan penglihatan saya selalu mengalami kenaikan, sampai saya di kelas 2 SMA, dengan ukuran minus 2.75 dan minus 2.25. Anehnya, sejak saat itu sampai 6 tahun ke depan, mata saya oke oke saja, dan saya setia dengan ukuran yang sama.
Sampai pagi ini, setelah saya periksa mata... ukurannya sekarang menjadi : JRENG : minus 3.5 dan minus 3 !!!!... (kagetnya saya mirip dengan tampang bayi di atas itu...) pengen nangisss... memang sejak saya kerja, saya mulai merasa mata saya berkurang ketajamannya..tapi mengapa oh mengapa bisa naik sampai tiga per empat begituuuu... Setelah 6 tahun dengan ukuran yang sama, akhirnya mata saya tidak mampu bertahan lagi...Mataku oh matakuuu....

No comments:

Post a Comment