Tiga Delapan

Sebulan yang lalu, saya merayakan ulang tahun ke 38. Karena ulang tahun kali ini jatuhnya hari Minggu, tadinya sudah rencana untuk makan siang yang fancy sedikit, di sebuah resto di hotel dengan pemandangan pelabuhan Auckland. Manusia boleh berencana, tapi Tuhan berkehendak lain. Ulang tahun di 2020 istimewa sekali, karena dirayakan pas di hari ke 4 Auckland memasuki lockdown tahap dua. Selamat tinggal rencana indah, kali ini makan-makannya pindah di rumah aja. Bookingan otomatis dibatalkan oleh pihak restoran. Tapi boleh dong ya Mama Leony istirahat di hari spesialnya, jadi kita pesan menu takeaway hihihi. Ternyata, tinggal dua tahun lagi ya saya usia jadi kepala empat. Pantesan rambut mulai muncul uban. Mesti siapin dana untuk ngecat rambut setiap tiga bulan sekali ini mah! Jadi ngapain aja perayaan waktu itu?

Saya nih sebenernya nggak gitu demen beli makanan takeaway. Buat saya kalau di rumah ya makan masakan rumah, kalau mau makanan restoran, ya wajib pergi ke restorannya supaya sekaligus merasakan suasana berbeda. Tapi ya mau diapakan lagi, Auckland masuk level 3, restoran cuma bisa takeaway aja. Jadi mulai dari Sabtu alias sehari sebelum ultah, kita pesan dinner di Tony's Restaurant. Menu utama dia sebenarnya steak karena dia itu steakhouse, tapi aneh banget kan kalau steak dibawa pulang, mana nikmat yah? Bisa-bisa pesan medium, sampai rumah udah jadi medium well hehehe. Akhirnya kita pesan menu yang lain-lainnya aja yang kalau dibawa pulang masih tetap enak. 


Pesanan searah jarum jam dari kiri atas, Pork Spare Ribs; Smoked Chicken Salad with brie, bacon, walnuts, avocado, crispy noodles; Chicken Pesto Brie Burger; Side dish alias Fries and Wedges; Beef Bacon and Cheese Burger. Porsinya jumbo ampun ampun!

Ngeliat emaknya motret makanan, eh si kecil ikut-ikutan! Mau jadi food blogger ya, Tilly?

Ternyata hasil foto anak kecil lumayan juga ya. Itu HP bekas bapaknya, sekarang buat dia main, jadi harap maklum pada minyakan belepotan hahaha. Tapi lumayan loh, kalau buka gallery jadi suka ada hasil foto si Tilly yang acakadul.

Saking gedenya, makan setengah burger udah kenyang. Ini Chicken Burgernya saya belah dua. Isinya mantep banget. Pesto dan brienya brasa banget, masih ditambah sayuran segar berlimpah tomat, selada, dan beetroot. Haduh ngiler. 

Buat saya sih juaranya ini. Saladnya mantep dan seger banget! Kayaknya kebanyakan topping daripada ijo-ijonya. Smoked chickennya berlimpah ruah kebanyakan, sampai saya sisihkan, dapat semangkok kecil loh, besoknya saya potong kecil-kecil untuk masak nasi goreng buat brunch.

Besoknya, tibalah di hari ulang tahun. Hore! Untuk yang ulang tahun, wajib hukumnya makan bakmi. Tadinya saya udah mau masak mie Korea atau Indomie aja gitu biar simpel dan sah. Terus mendadak inget, masih ada sisa topping mie ayam di kulkas. Jadi deh bikin mie ayam seadanya yang penting maknyos. Nggak ada caysim, brokoli juga jadi. Tambah bakso ikan,  kenyang! 

Mie ayam buat brunch. Perut kenyang, hati senang.

Lagi lockdown, seharian nggak kemana-mana, leyeh-leyeh aja di rumah mumpung hari Minggu. Sampai sore, masih belum tau loh buat dinnernya mau pesan dimana. Akhirnya, mikir yang anak-anak pasti doyan aja deh, dan nggak Chinese Food dulu. Masih kebayang seminggu sebelumnya kita baru makan satu ekor bebek Peking pas habis Confirmation Day Abby. Jadilah kita putuskan, makanan ulang tahun kali ini adalah makanan India! Makanan India ini adalah favorit kita semua, apalagi si Abby, bisa makan sebakul dia kalau makan kari. Milih-milih mau pesan dimana, akhirnya jatuh ke Punjabi Kitchen yang nggak sampai 10 menit dari rumah. Lumayan jadi nggak usah jauh-jauh ngambilnya. Cerita lucu soal Punjabi Kitchen ini. Kami tuh dulu suka makan di sini, sampai suatu hari, suami ditegur sama pelayannya gara-gara bawa nasi sendiri di kotak untuk Abby yang saat itu masih usia 3 tahun. Abby dulu susah makan di luar. Kalau makan di luar maunya makan masakan mama. Suami kesel banget, karena restoran yang lebih bagus aja nggak gitu-gitu amat strictnya, seperti nggak nauin banget anak kecil susah makan. Jadilah kita gak pernah balik lagi. Lalu kenapa akhirnya pesan di situ? Ya kan kali ini takeaway, jadi nggak perlu liatin muka pelayannya hahahahah. Untuk kuenya, saya bikin cheesecake sederhana aja. Nggak gede-gede, karena sudah tau, yang makan palingan saya doang (pantes gendut). 

Foto keluarga seadanya sebelum mulai makan. Pakai kamera selfie, daripada nggak punya foto.

Maafkan kalau pose kami aneh, cuma supaya dua anak bisa liat ke kamera dalam waktu bersamaan.

Yak, tapi yang ini agak terlalu aneh sih hahaha.

Tiup lilin, tapi yang lebih semangat malah anak-anaknya. 


Potong kuenya sekarang juga! Tapi makannya ntar soalnya kita makan malam dulu.

Menu pesanan kita, plus kue ultah. Dari kiri atas: piring kosong... hehehehe; Gobi Pakora (bakwan sayur ala India); Butter Chicken kesukaan Abby; Paneer Tika Masala ini kesukaan saya; Basmati Rice (alias nasi pera khas India); Korma Chicken pesanan bapaknya; Butter Naan.

Dasar anak roti, makan Naan bisa habis satu bulet gede buat dia doang. Ortu relax, nggak usah nyuapin hihihi.

Gitu aja sih cerita ulang tahunnya. Santaiiii hihihi. Minggu lalu pas Auckland sudah masuk level 2, sempet makan-makan lagi sama relatif di sini dalam rangka ultah, tapi karena momentnya udah agak lewat, jadi kurang seru ya, jadi nggak foto-foto sama sekali hihihi. Kalau foto mungkin saya pajang kali ya sebiji buat kenangan. Lalu gimana rasanya memasuki usia 38?

Tahun ini, di tengah pandemi Covid-19, saya merasa sangat bersyukur masih diberi kesehatan dan kekuatan, bisa merayakan ulang tahun sekali lagi di tempat yang indah dan bisa dibilang cukup aman, dikelilingi oleh keluarga kecil saya. Permohonan terbesar saya di 2020 ini adalah, semoga pandemi segera berlalu. I miss my family so much, and I bet they miss us too. Tahun 2020 ini juga merupakan tahun ke-10 saya menjalani hidup dengan satu paru-paru setelah perjuangan lumayan berat. 10 tahun juga saya mulai mengenal orang yang akhirnya menjadi suami saya dan menjadi bapak dari anak-anak yang Tuhan percayakan. Saya masih ingat, waktu itu saya dan suami masih pacaran long distance Jakarta-Singapura. Dia cuma pulang sebulan sekali, dan kepulangan saat itu hanya untuk merayakan hari ulang tahun saya. Sepulang acara makan siang itu, kita iseng-iseng muter beberapa hotel di Jakarta, besoknya ngajak orang tua melihat salah satu venue, dan akhirnya langsung deal. Salesnya aja bingung, ini pengantin paling ngga banyak cingcong katanya. Padahal saat itu kita baru resmi pacaran dua bulan. 

Kok bisa seyakin itu ya? Itulah namanya jalan Tuhan, kalau jodoh nggak akan kemana. Padahal setahun sebelumnya, ulang tahun saya penuh dengan air mata. Selain operasi pertama yang gagal, saya juga ditinggalkan oleh mantan pacar tanpa kejelasan. Untungnya, saya nggak mau sedih lama-lama walaupun nggak mudah bangkitnya, karena saya percaya, Tuhan pasti akan kasih yang jauh lebih baik. Yang penting, doa saya tidak pernah putus. Tidak mungkin ada yang sempurna, tapi pasti yang terbaik yang Dia beri. Lucunya, tahun sebelumnya di saat saya sedang terpuruk itu, saya juga merayakan ulang tahun di hotel yang sama yaitu hotel Shangri-La, tapi di restoran yang berbeda. Tahun 2009 dirayakan bertiga saja dengan mama dan adik di Rosso, tahun 2010 dirayakan dua keluarga di Shang Palace (sekarang ganti nama jadi Jia). Mau lihat foto kami 10 tahun lalu?


Ulang tahun perdana dengan pacar saat itu yang sekarang jadi suami. Baju suami masih muat sampai sekarang, baju saya entah udah disumbangin kemana hahahaha. 

Blessed to have wonderful mother and brother. Sekarang jauh di mata, namun dekat di hati. Covid-19 menyebalkan, jadi nggak bisa ketemuan dengan mereka di akhir tahun ini. 

Post ini jadi ucapan syukur juga buat saya, dan semoga bisa menginspirasi teman-teman, kalau hidup itu memang unik, penuh warna, dan tidak boleh diisi dengan keputusasaan. 10 tahun lalu, nggak pernah terbayangkan akan jadi seperti apa perjalanan hidup saya. Apalagi saat habis operasi itu, boro-boro saya berpikir malah akan bertemu jodoh saat sedang masa fisioterapi. Saat itu yang saya pikirkan cuma supaya bisa sembuh dan hidup normal. Kalau buat saya, nggak punya pasangan itu bukan akhir dunia. Belum tentu juga nikah pasti bahagia kan? Kayaknya mesti bikin postingan khusus soal ini yah? Hihihi. Ada yang mau? Semoga hati kita semua selalu penuh syukur ya, serumit apapun masalah yang kita hadapi. Tuhan pasti buka jalan, asal kita berserah pada-Nya. 

Eh iya, saya habis ganti template blog nih. Semoga lebih user friendly ya terutama buat yang mobile. Dari tombol menu di kiri bisa langsung cek arsip lama, dan contact formnya juga saya lampirkan di situ. Semoga suka tampilan barunya (yang tentulah masih pakai template gratisan hahahaha). Have a blessed day, everyone!

Comments

  1. Pangling ma template barunya.....Happy belated birthday ya Leony, stay happy and healty, tetep selalu juara itu foto fotonya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, bagus yang lama apa yang sekarang? Pinginnya lebih gampang diakses aja sih arsipnya terutama buat yang mobile. Makasih Fitri untuk ucapannya.

      Delete
  2. Happy birthday Leony..smoga selalu sehat dan happy ya

    Wah ga ngeliat lagi pemandangan segar lemon2 di sekujur blog ini haha..yang sekarang juga bagus colorful garden hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Lisa. Bisa dibalikin lagi kok lemon-lemonnya hahaha. Tapi penyegaran deh ya sekarang tuker dulu.

      Delete
  3. Happy Birthday Leony...semoga semua yang diharapkan dapat terkabul.
    Tulisan Bu Le ini termasuk yg ak tunggu2 lho, suka banget bacanya, nambah pengetahuan juga, kayak sekarang jadi ada gambaran Selandia Baru itu seperti apa.
    Lihat fotonya 10 tahun yg lalu, membuktikan bahwa kalian keluarga awet muda...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, Kristine. Amin, nomor 1 Covid Pandemic berlalu dulu ya. Mukanya mungkin masih sama sih kita, berat badannya aja yang jarumnya geser kanan (jauhhhh banget kalo saya hahaha).

      Delete
  4. Wah pantes kyknya ada yg beda. Ternyata templatenya. Terharu baca post ini hihi.. Akhhh kangen sama semuanyaaa.. Semoga kita bisa lekas bertemu lg di suasana yg hepi. Xoxo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah ketuaan template lemonnya, berguguran deh tuh lemon hehe. Tapi kayaknya itu lemon memang nempel banget ya di otak yang baca hehe. Iya Pion, kalau udah dibuka border, nanti kamu yang ke sini lagi deh daripada kita yang pulang, kayaknya lebih aman yah.

      Delete
  5. selamat ulang tahun le...
    semoga sekeluarga sehat selalu ya. semoga yang diharapkan bisa terwujud.
    semoga juga pandemi cepat berlalu. amin.

    gw kan suka cek blog lu tiap minggu. lah kaget tadi kok warnanya beda. kirain salah buka blog orang lain. ternyata blog lu udah ganti baju hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Lim. Amin buat wishnya. Bagusan baju yang dulu apa sekarang? Hahaha. Masih bisa gue ganti lemon2 bertebaran loh walau layoutnya begini hihihi.

      Delete
  6. Happy belated birthday Le! semoga sehat2 selalu & harapan2 nya terkabul semua :D

    ReplyDelete
  7. Test nyobain komen di template baru hehhhe.

    ReplyDelete
  8. Happy birthday Mba Le, semoga slalu dilimpahkan kesehatan dan kebahagiaan.

    ReplyDelete
  9. Happy birthday Leony. Semoga hari2 ke depan lebih byk berkat utkmu sekeluarga. Dari silent readermu sejak 6 thn yll dan baru pertama kali komen. Bahagia sekali krn Leony msh setia nulis blog. Ditunggu blogpost selanjutnya yaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Elizabeth, thank you untuk ucapannya dan thank you udah jadi pembaca setia dan ninggalin komen. Sip, semoga masih terus konsisten ya nulisnya. Ngumpulin kenangan.

      Delete
  10. happy belated bday Le! sehat-sehat ya semuaa.

    ReplyDelete
  11. Selamat ulang tahun, Leony! Diberkati Tuhan senantiasa yaaa....sehat selalu, sukacita selalu. Amin!

    ReplyDelete
  12. happiest belated birthday bu le! God bless you abundantly! Stay healthy and happy :)

    ReplyDelete
  13. Happy belated birthday Ci Leony semoga sehat2 terus... Anyway Tilly fotoin makanannya bagus lohhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Ge. Bakat juga ya jadi tukang foto haha.

      Delete
  14. Halo ci leony...happy birthday, wish you all the best ci, semoga selalu sehat sekeluarga dan bs terus menginspirasi dr blognya :) mau dongg ci bahas soal 2 paragraf terakhir hihi.. salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you, Rafika. Sip, nanti ya suatu saat dikabulkan requestnya hehehe. Tungguin aja.

      Delete
  15. Ci Leony, selamat ulang tahun yaa! Maaf telat dua bulan hahaha dan kita sama dong, ulang tahun kali ini jatuhnya di hari Minggu juga, entah kenapa suasananya jadi lebih ramai.

    Makin ke sini tiap kali tambah usia aku juga semakin diingatkan untuk bersyukur, bersyukur dan bersyukur. Khususnya tentang berkat-berkat kecil yang udah Tuhan limpahkan selama ini. Jujur selama pandemi ini kadang aku masih suka ngotot minta jawaban doa yg belum dijawab Tuhan, padahal bisa survive sampai hari ini aja (dari segi kesehatan, finansial dll) aja udah sangattt beruntung. Tuhan itu memang selalu baik.

    Semoga cici dan keluarga sehat selalu ya di sana. Btw, template barunnya cakep euy! Aku kira foto profile-nya aja yang ganti, ternyata 'rumahnya' juga ganti suasana 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, bersyukur itu kunci hidup bahagia. Amin buat ucapannya. Templatenya standar nih. Cm adem aja liat warna pastel tapi nggak riweh.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Yang Dalem Dalem

Motherhood Saga: Barang-Barang Esensial Mama dan Abby Bag. 1

Tutorial Sok Kreatif - Dekorasi Kelas