Friday, May 27, 2016

Novena Tiga Salam Maria

Entah sudah berapa kali doa saya dikabulkan oleh Bapa di surga melalui perantaraan Bunda Maria lewat doa Novena 3 Salam Maria ini. Saya percaya kalau kita kerja keras, pasti suatu saat kita berhasil. Tapi dengan doa dan ketekunan, kekuatan kita serasa ditambahkan, walaupun kesabaran dan kesetiaan kita kepada-Nya pasti diuji. Kali ini, saya ingin mengucap syukur atas terkabulnya permohonan kami sekali lagi lewat Novena 3 Salam Maria. Untuk semua orang yang kiranya mempunyai permohonan khusus, dan kiranya permohonan itu sesuai kehendak Tuhan, silakan berdoa Novena ini minimal 9 hari berturut-turut. Kami sendiri mendoakan ini selama 3 bulan berturut-turut, sampai kabar gembira itu datang. Entah kenapa terkadang ketekunan kita diuji sekali, padahal doanya pendek, tapi kok seringkali kalah oleh kantuk hehehe. Untungnya setiap hari tetap bisa berkomitmen dan akhirnya kami bisa bercerita, kalau kuasa Tuhan memang luar biasa. Doa tidak terbatas oleh agama, karena kita punya Tuhan yang sama. Jadi, jika memang anda sedang sakit, kesulitan, atau putus asa, mintalah lewat doa.

Monday, May 16, 2016

Apa Kabar, Papa?

Kali ini, kita sedikit melipir sejenak dari soal kehidupan saya di Auckland (yang tentunya masih tetap seru dan penuh warna). Saya baru sadar, selama ini saya menulis cukup banyak tentang mama saya, tapi sangat sedikit soal papa saya. Kemarin, umat Katolik merayakan ulang tahun Gereja alias Minggu Pentakosta, dan saat itu saya ingat, kalau di hari Minggu Pentakosta, 15 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 3 Juni 2001, papa meninggalkan kami untuk selamanya, saat dia sedang bersiap untuk bertugas sebagai prodiakon di Gereja Santo Antonius Padua. Tulisan kali ini, saya dedikasikan untuk papa saya tercinta, bukan untuk membawa kita ke dalam suasana kesedihan, tetapi untuk merayakan kehidupan dari seorang ayah terbaik yang saya kenal walau hanya sampai umur saya 18 tahun, tapi tetap meninggalkan sebuah legacy (warisan) yang tidak akan tergantikan oleh siapapun.