Thursday, June 04, 2015

I Love Fried Food and I Cannot Lie

Saya doyan banget sama gorengan! Siapa yang nggak suka? Saya agak yakin, pada dasarnya semua manusia suka gorengan (sok justifikasi). Buat yang nggak doyan, pasti karena alasan kesehatan semacem batuk, takut gendut, takut serangan jantung, atau butuh lempengin pita suara buat konser (ealah...jauh amat mikirnya). 

Siapa yang nggak ngiler lihat gambar di bawah ini? Bakwan, Tahu, Pisang Goreng, Combro, Cireng, Singkong Goreng...alamak... ngiler! 

Gorengannnn!! Gorengan Galoreeee!! (gambar diambil dari sini)
Percaya atau ngga, pas saya lagi hamil gede, salah satu hal yang bikin saya napsu tak tertahankan adalah saat ngelihat gorengan. Adik saya sampai marah-marah dulu pulang kerja, dia saya suruh mampir beli gorengan huahahaha. Demi...demi kakak tercinta dan ponakan di dalem perut (alesan ibu hamil). Makanya, pas diundang sama Nutrifood yang mau launching Minyak Kanola (Canola Oil), saya tuh lumayan tertarik, tapi agak maju mundur lantaran lokasinya jauhhhh banget dari tempat tinggal saya. Eh dasar jodoh, mama saya minggu sebelumnya nginep, dan pas hari undangan itu, saya pas anter dia pulang, dan lokasi acara seenggaknya lebih deket dari rumah mama. Lebih deket loh ya, bukannya beneran deket haha. Ngasih konfirmasi dateng aja kayaknya saya paling telat deh.

Undangan kita tuh lokasinya di Nutrifood Inspiring Center yang berlokasi di kompleks Apartemen Menteng Square. Tempatnya cantik, lucu, tapiiiii....nyari parkirnya susah banget hahaha. Maklum apartemen jaman sekarang, unit banyak, parkiran seiprit, masih untung dapet parkir. Tema hari itu kita disuruh pakai hint of red, dan saya baru gedabukan pagi-pagi nyari baju yang ada merahnya. Untung ya, punya sepatu wedges merah membara (walaupun ngga difoto). Sampai di sana, kita langsung disambut sama Arninta yang juga PR dari Nutrifood. Sambutannya ada dua, yang pertama kita boleh ambil minuman produk Nutrifood macem Hilo, W'Dank, Nutrisari, dan lainnya. Yang kedua...kita diminta untuk cek body fat! Yang ini yang antara ragu-ragu karena tau kalo body gembrot, tapi juga kepo, kepingin tau brapa. Dan verdictnya.... kondisi body saya lebih tua 10 tahun dr usia sebenarnya. EH MASYAK SIH? Salahkan alat pengukur...!

Miiii...nyakkkk.... 
Nah, ngga lama acara dimulai. Buat angetin suasana, acara dibuka dengan kuis tebak harga produk Nutrifood, baru deh setelah itu kita diterangin sama ahli RnD Nutrifood, Astri, mengenai the ugly truth (according to me) yaitu: LEMAK. Lemak itu benernya dibutuhkan loh sama tubuh kita untuk cadangan energi, membantu penyerapan beberapa vitamin, menjaga suhu tubuh, dan bantalan untuk melindungi organ dalam tubuh (hellooo... bantalan saya boleh diadu hahaha). 

Lemak itu sendiri terdiri dari:

- Lemak Jenuh (Yang jelek-jelek dan bikin kolesterol total dan LDL jadi tinggi, biasanya terdapat kulit ayam (nyam), lemak hewan, susu full cream, dan minyak sawit --> ealah, ini kan minyak yang biasa dipake buat gorengan)
- Lemak Tidak Jenuh ( Membantu menurunkan kolesterol LDL dan trigliserid, biasanya terdapat di kacang-kacangan, olive oil, corn oil, dan CANOLA OIL)
- Lemak Trans (Ini jelek banget, biasanya ada di butter dan margarin...oh no, ini bahan utama buat bikin cookies)

Kemudian dikasih tau info yang sangat penting dari American Heart Assosiation:

- Batasi asupan lemak 25-35% per hari
- Batasi asupan lemak jenuh, kurang dari 7% kalori total per hari
- Batasi asupan lemak trans, kurang dari 1% kalori total per hari
- Sisa asupan harus diisi dengan asam lemak tidak jenuh --> penting ini!

Berhubung saya doyang gorengan, paling penasaran dong, gorengan itu kalau dimakan lemaknya brapa sih? Ternyata, 2 buah gorengan, 2 buah loh yeeeee.... lemaknya itu 18.8 gr alias 28.1%!! Apahhhh?? Jadi kalau saya makan 3 gorengan, sudah melewati dari kebutuhan asupan lemak seharian. Tidaakkk...akk...akkk...akkk (echo menembus gunung).

Baru setelah ini, kita dipaparkan oleh Novi, brand managernya Nutrifood, mengenai si Tropicana Slim Canola Oil. Nah seperti sudah dibaca di atas tadi, kalau kita harus mengisi kebutuhan lemak kita dengan lemak tidak jenuh. Salah satu sumbernya adalah canola oil yang berasal dari biji bunga kanola. Fungsinya hampir sama dengan olive oil yang juga mengandung asam lemak tidak jenuh, tetapi smoking point (alias titik bakarnya) lebih tinggi, jadi nggak cepet bikin gosong dan berasap kalau buat masak. Selain canola oil, corn oil juga bagus loh! Dan Tropicana Slim punya kedua produk tersebut. Bedanya, corn oil ini aroma lebih gurih sementara canola oil lebih beraroma olive oil. 

Nah untuk tau minyak itu bagus atau jelek, Novi kasih kita laporan pandangan langsung, soal 3 jenis minyak yang beredar dipasaran yaitu palm oil (Alias minyak sawit atau minyak goreng yang kita pakai sehari-hari), corn oil, dan canola oil. Semuanya ditaruh di container kaca, lalu direndam dalam es batu. And see...within 30 minutes....

Yang corn dan canola oil masih cair-cair santai, tapi yang palm oil langsung beku aja gitu! Bayangin kalau lemak jenuh itu nangkring di saluran jantung. Oh No! (niru gaya Abby kalau ada barang jatuh...)
Sesi terakhir, Fifi Alvianto, sharing pengalamannya soal gaya hidup sehat di rumah. Intinya sih, pemilihan bahan dan cara masak. Kurangi goreng-gorengan, dan lebih banyak yang dipanggang. Lalu ada yang nanya, boleh gak canola oil ini dipakai untuk deep frying? First of all, sesungguhnya bener-bener harus ngurangin segala sesuatu yang digoreng karena sudah jelas kurang sehat. Mau pake canola oil sih bisa, lebih sehat, tapi kalorinya? Tetep aje! Dan yang paling ngga tahan kalau goreng pake canola oil adalah... harganya, cyin! Sebotol ukuran 943ml, dijual antara 55-65ribu. Bedain dengan minyak sawit yang ukuran 2000ml, dijual cuma 20-ribuan (sungguh dilema emak-emak belanja bulanan). Buat saya sendiri, saya sudah bisa kira-kira deh pakai canola oil ini untuk apa. Saya ini tukang masak banget, hampir tiap hari saya masak dan baking di rumah. Canola oil ini, pasti cocok untuk tumis-tumisan, salad dressing, dan sebagai bahan pengganti minyak goreng kalau untuk bikin kue (hello sponge cake dan martabak manis!).

Jadi gimana cara dapetin canola oil ini? Di supermarket terkemuka sudah ada kok. Tetapi untuk harga yang lebih ekonomis, bisa langsung beli di webnya Nutrimart. Untuk canola oil ini bisa selisih di atas 10ribu loh! Tinggal bayar ongkir standard, kita bisa belanja seluruh produk Nutrifood, dan termasuk di dalamnya tentulah seluruh produk Tropicana Slim. Lumayan banget dari acara ini, saya belajar cara hidup sehat juga, plus bonusnya bisa ketemu dengan temen-temen. Dan seperti biasa, apalah artinya sebuah gathering tanpa foto-foto!

Saking fotografer gak bisa mundur lagi, saya terpaksa duduk pakai seperempat pinggir kursi supaya bisa masuk di foto. Serius itu kaki udah gemeteran nahan body hahahaha. (Foto dari Arninta)

Dan setelah melihat foto ini, semua orang berkomentar kalau saya harus segera berinvestasi beli lipstik merah. (foto dari Arienda)

Acara diakhiri dengan makan siang bersama. Mau lihat menunya?

Baru nyadar, ternyata menu Nasi Bali ini, nggak ada gorengannya sama sekali, dan tetep sedap loh!
Buat yang baca ini, terutama ibu-ibu, kita itu bener-bener penentu kesehatan keluarga. Kalau kita bisa mulai yang sehat dari rumah, tentulah bisa memupuk kebiasaan makan yang baik untuk keluarga kita. Terus gimana dengan yang suka banget sama gorengan? Ya boleh lah tetep makan gorengan sesekali, tapi apa yang bisa kita alternatifkan misalnya terong dipanggang dibanding digoreng (slurrpp terong balado...), tentulah bakalan jauh lebih sehat. Jadi, kesimpulannya, hidup sehat itu memang dimulai dari rumah! Yuk mulai pilih-pilih bahan yang baik dan berkualitas!

76 comments:

  1. kita juga pake canola oil.
    iya lah sebisa mungkin ya dikurangi ya gorengannya... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Canola oil mah di US lbh murah daripada palm oil Man hahaha. Di US and europe rata2 orang pakai canola oil karena lbh murah. Lah kalau di sini? Kebalik hahaha.

      Delete
    2. Bagaimana dengan oil yang lain seperti coconut oil? apakah jadi sama manfaatnya (lebih baik dari Minyak Kelapa Sawit? Lalu bagaimana dengan baby oil? Makan bakmi kl yang haraman kan pake Baby Oil baru bisa merem melek ci?

      Trus bagaimana jika penggunaan minyak dikurangi dengan menggoreng menggunakan Air Fryer? Lalu bukankah dengan menggantikan goreng dengan panggang juga tidak membuat lebih sehat? banyak peneliti membuktikan panggangan juga menghasilkan zat karsinogen penyebab kanker? hmmm..jadi muncul banyak pertanyaan hahaha..

      Delete
    3. Coconut oil itu mirip dengan minyak sawit jeleknya Nick. Tp dia beraroma enak dan smoking pointnya tinggi jd bisa dipake berulang2. Biasanya fast food itu campur pake coconut oil. Kalo B2 punya jelas itu lemak jenuh hahaha. Enak sih yeeeee...

      Panggang yg dimaksud di sini tuh baked Nick, gak pake carcinogen haha. Grilled jg bisa jangan sampe gosong. Kalo gosong2an baru deh tuh berkarbon. Nih cici lg bikin meatballs dipanggang di oven. Mau?? Haha.

      Delete
    4. Icic ci..terima kasih atas penjelasannya hehehe..sempet berpikir bahwa coconut oil lebih bagus dari kelapa sawit :)

      Babi panggang tapi ga gosong ci, enak pula, itu sehat ga? hehehe..

      Mauu ci *malu-malu mau*

      Delete
    5. Coconut oil ada yg bagus. Virgin coconut oil katanya oke based on discussion kemarin. Tapi tetep bukan buat dipake deep frying hahaha.

      Delete
    6. Aku pun pake Canola :)
      Tapi sekarang lg mo ganti ke rice bran oil..apa sih bedanya? #kokmalahnanyabalik

      Delete
    7. Rice bran itu ada plus minusnya El. Plusnya smoking point tinggi jd cocok buat goreng plus mirip canola dia jg lemak tak jenuhnya oke. Tp jeleknya omega 6 dia tinggi dan imbalance sama omega 3 yg good (omega 6 krg oke). Ya so far kesimpulannya begitu as of yg gue baca.

      Delete
  2. 2 tahunan ini mama ku masak udah pakai canola oil ci, tapi kalo buat ngegoreng si tetep pake minyak biasa, secara gorengan kalo pake canola itu sesuatu mehongnya ci :-p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keki ya di sini kudu impor hahaha. Pdhl di negara 4 musim minyak canola justru murah. Iya kalau untuk goreng bisa rugi bandar. Stir fry oke lah haha.

      Delete
    2. iya ci, hidup sehat itu emang lebih mahal ya ci :D
      ia ci, cuma dipake buat stir fry aja itu si canola..

      Delete
    3. Sebenernya gak lebih mahal loh. Coba makan lalapan sama rebus2an. Sehat dan murah hahaha.

      Delete
    4. hahahahaha...kalo cuma lalapan sama rebus2an doang ga ketelen ci...:))
      mao dicolek pake sambel, lah sambelnya pun digoreng pake minyak.. *excuse mode on

      Delete
    5. Lah, sambelnya jangan sambel goreng dong! Runyam itu semua. Sambel biasa aja yang diulek.

      Delete
    6. kurang nampol ci, kalo uleg biasa aja..hahahhaha

      Delete
  3. weeeee ternyata maksinya no oil, blas, toh! hahahahah kok enak2 aja, yaa *enak apa doyan apa laper :P*
    Sampai ketemu lagi, Bu Le!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan no oil, tapi no deep frying hahahaha. Iya kan? Sambelnya sih yakin masih ditumis pake minyak. Tapi kan nggak sebanyak kalo deep fried food. Smp ketemu lagi kapan2!

      Delete
  4. di rumah cuma nyimpen canola oil jadi kan mikir 2x kalo mau bikin makanan yg kudu deep fried. ga rela, mahallll hihi..
    tapi tetep aja kalo makan diluaaran nyomotnya gorengan hahahaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia, sehat dimulai dari rumah. Tapi di luar tetep nitip OB gorengan huahahahaha. *ancur deh*

      Delete
  5. Wah baru denger yg namanya canola oil..biasanya cuma tau olive oil sama corn oil aja...
    Perlu dicoba nih kayanya hehehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Indonesia memang jarang sih Rib. Kalau di US dan Eropa common banget. Malah lbh common drpd minyak sawit yg biasa kita pake sehari2. Boleh dicoba aja. Sehat kl buat stir fry dan yg pakenya dikit2 aja. *rada mihil di Jkt*

      Delete
  6. Le, waktu gue mulai kenal FC, gue sempet baca kalo minyak yang bagus itu dan titik panasnya paling tinggi (maksudnya bisa buat goreng), itu minyak kelapa (ga pake sawit ya. Kelapa tok). Dan mostly para FC pake coconut oil untuk makanan mereka. Tapi perlu di cari tau lebih lanjut nih secara gue juga bacanya cepet-cepet. Hihihihi...btw, ini link yang sempet gue simpen waktu itu. Coba cek disini deh, Le :http://m.indosiar.com/ragam/minyak-kelapa-minyak-goreng-yang-paling-aman-dan-paling-sehat_21452.html atau http://www.todaysdietitian.com/newarchives/100713p56.shtml

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coconut oil itu oke sebagai substitute dr minyak sawit Tia. Kmrn jg sempet dibahas tp ya buat pemakaian moderate. Yang bagus itupun bukan minyak kelapa biasa kayak merek B*rco yang dijual di pasaran. Yang bagus itu yg virgin coconut oil kalau ngga salah dan mahal sekali. Nah kalau deep fried, lebih bagus pake minyak kelapa tapi tetep deep fried food itu ga bagus. Kesimpulannya gitu sih based on discussion kemarin. Gue barusan baca articlenya, tetep biar gmn rata2 dokter tidak menyarankan banyak minyak ya termasuk minyak kelapa krn saturated acidnya tinggi. Tp minyak kelapa cukup baik untuk substitute.

      Delete
  7. Kalau uda baca soal minyak2an gini bikin gue galau le, secara gue sama suami doyan makanan yg di deep fried. Kalo deep fried pake olive oil or canola bisa nangis bombay dompet hahah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama Pi. Makanya gue lgsg shock liat harganya segitu, kl buat deep fried food sayang amat. Jd kalo gitu ngurangin deep fryingnya aja deh. Pdhl Canola oil di US tuh ga mahal loh. Ya krn produksi sana kali ye.

      Delete
  8. bayangankan kalau buat goreng mpek2 puluhan biji dan bikin bakwan sebaskom *bye bye deh goban*

    nyokap gw kl beli minyak jagung berjerigen gak tau merk apa, kl gw masih setia sama bimoli spesial tapi beli pas diskon, jarang2 goreng2 okelah *membela diri*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terus lu kemaren bikin pangsit goreng sama bakwan dikemanain? Hehahahaha...

      Minyak jagung tuh M*zola kan yg terkenal? Tapi mahal jg. Di Indonesia payah kudu impor semua. Tp di LN minyak sawit dr Indonesia mahal loh haha. Istimewa malah. Bingung kan?

      Delete
  9. sekali kali boleh lah gorengan. pempek enaknya goreng soalnya, jadinya gw juga makan gorengan kokkkk (kadang-kadang) hhaha pembantu gw juga klo iseng sering bikin bakwan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue jg masih makan gorengan kok. Apalah arti bakwan tanpa digoreng ya Madam hahaha. Air fryer pun tak baguno! Cuma mgkn emang harus mulai kurangin porsi menggoreng aja. *trs beli di luar.. ealah?!*

      Delete
  10. kalo gitu masak babi aja! gak usah pake minyak lagi, alami keluar sendiri dari babi nya MUAHAHAHAHAHA *minta di keplak*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nahhhh.. itu favorit gue juga hahaha. Tp sejak ada anak, kl gue ke pasar kl beli selalu babi tanpa lemak. Lebih sehat jg buat anak hihi.

      Delete
  11. Aku pikir postingnya tentang cara bikin gorengan anti gemuk hehehe
    Aku doyan banget gorengan, dari kecil, dari zaman pisang goreng belum pake plastik gorengannya :)
    Ya memang akan lebih baik jika tidak pake goreng2an, entah itu di tim, digodok, direbus.....tapi hidup cuma sekali Le, makan gorengan itu penting buat aku, secara aku doyan banget kentang goreng timbang kentang godog, pisang goreng timbang pisang rebus (#penting untuk diceritakan)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masalahnya.. semua yang digoreng memang bikin gendut hahaha. Abisnya nyerap minyaknya kan kenceng banget. Yes, saya sama kayak kamu, doyan gorengan dan apa2 yang digoreng jatuhnya lebih gurih dan lezat hahaha. Tapi sekarang memang usia gak bohong. Sudah harus ngurangi. Makanya jadi lbh banyak kukus, rebus, stir fry, grill, dan bake. Enak jg sih. Td aku bikin terong digrill smp kering di happy call, baru di cah. Enak banget ga bau langu.

      Delete
  12. Cocok nih postnya buat gua Le. Gua lagi mengurangi gorengan karena lagi diet plus body age gua lebih tua jauh dari umur gua sebenarnya :-D
    Udah hampir 2 bulan gua mengurangi gorengan, efeknya berasa banget di badan. Boleh juga nih gua coba beli Canola Oil :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terus terang soal body age, gue ga gitu percaya sm alat, tp percaya sama hasil check up hehe. Kebetulan so far bagus, cuma memang agak overweight. Hrs turunin around 5 kg kok susahnya amit2 haha. Canola boleh dibeli buat stir fry2 Des. Kalo deep frying sama aje booo...

      Delete
  13. ci.. aku malah jarang goreng2, sesekali aja. itupun juga kehitung sebulan gak sampe 5 kali.. lebih banyak numis2. hehehe.. kalo numis biasanya pake olive oil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Numis memang salah satu cara masak yang paling praktis. Tapi apa bisa bakwan ditumis? Hahaha. Jadi tetep deh balik lagi ke gorengan kl untuk menu2 favorit. Good buat kamu kl lbh suka stir fry. Coba olive oilnya diganti Canola deh. Lebih murah drpd olive oil dan lemak tak jenuhnya jg sama ada.

      Delete
  14. biasa si kalo di rumah pake olive oil ama corn oil.. ini yang buat deep fried... trus belakangan ini dicobain cooking spray yang katanya lebih bagus daripada minyak biasa... jadi kalo buat numis2 si sekarang pakenya cooking spray ini... tapi boleh deh dicoba canola oil nya ntar kalo cooking spray nya dah abis :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau buat deep fried masih paling bagus coconut oil. Tapi bukan berarti bagus ya, cuma better drpd pilihan lain. Tetep aja deep fried gak bagus hehe. Kalo cooking spray itu saya dulu pake, tp cocoknya emang lbh ke buat bikin kue supaya ngga lengket, dadar telor, atau stir frynya model western yg ngga banyak bumbu. Kalau untuk indonesian style yang banyak bumbu, cooking spray ga cocok krn rasa bumbu olahan jd kerasa gak keluar. Jd tetep kl indonesian style cocok pake minyak sih. Ayo dicoba.

      Delete
    2. setuju ci... beberapa kali masak masakan indo koq ada yang kurang ntah apa... hehehe... iya ni ntar mau cobain coconut oil deh... ato mending kurangin goreng2 kali ya... tapi kan susahhh.. :(

      Delete
    3. Kalo masakan Indo buat numis bumbu, boleh lah pake canola atau corn oil. Coconut oilnya buat deep frying aja. Itupun jarang2 ya jangan sering2 hehe.

      Delete
  15. Ci Le.. Aku mau komen fotonya dulu. haha.. Kan aku follow IG nya nutrifood (dan sebenernya hampir masuk Nutrifood bagian RnD nya sebelum ke singapur, tau2 dah dipanggil di sini, jadi cancel deh hehe). Pas liat fotonya, ini paling kanan kayaknya ci leony. Haha.. eh bener..

    Aku demen banget goreng2ann.. Huhuhu.. Knapa yang aku suka tidak sehat.. Btw thanks infonya tar aku sarankan ke mamer ah (dia yang masak) hihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh kok paling kanan.. Paling kiri.. hahaha *penting*

      Delete
    2. Paling kanan Fan! Kalo kamu posisinya di belakang fotonya hahahahaah.

      Nah emang segala sesuatu yg digoreng itu bawaannya lebih gurih, nikmat, mengkilat.. pokoknya mantab deh. Tp biar gmn hrs dikurangin ya tuh gorengan. Ya boleh lah sekali2.. guilty pleasure :)

      Delete
  16. Haduuhh itu gorengannya menggiurkaann bangeet. Susah banget ngehindari makanan yg digoreng2. Ehh main nyelonong aja nih....lam kenal ya mbak, selama ini silent reader hihi suka baca edisi abhy tamasyanya lengkaappp infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe. Memang yang digoreng dan mengkilap2 itu sangattt menggiurkan! Tapi memang bahayanya jg gede ya. Pelan2 dikurangin deh. Sipppp.. semoga referensi jalan2nya bisa membantu ya.

      Delete
  17. Lho, gw mo fokes setuju sama bagian invest lippen merah, Le.
    Dulu gw kan demennya pake lippen MLBB. Sekarang paporit deh lippen merah. Hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. MLBB itu apaan Ndah? Gue taunya kalo hurufnya dipisah.. 2 depan 2 blakang.. *oops*. Gue tuh bener2 buta kalo soal kosmetik. Mesti berguru.

      Delete
    2. My lips but better, ci.. *bantu jawab* hehe,..

      Delete
    3. Ohhh.. maklum kalo eike taunya MLTR. Hwhahaha..

      Delete
  18. gua melihat adanya cireng di foto yang pertama hahahaha... kalo diinget2, kayaknya gua uda lama banget ga makan gorengan abang2, dari sebelum hamil deh... jadi kangen hahahaha...

    di rumah sedia dua minyak sih, olive oil cuma numis2, dan minyak goreng biasa buat goreng2... kalo olive oil dipake buat goreng, bisa bangkrut saya hahahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Olive oil emang ga bs dipake goreng juga Mel. Smoking pointnya rendah banget. Rumahlu bakalan berasap2 dan bau gosong kalo goreng pake olive oil haha. In fact olive oil itu kl kena panas tertentu bbrp fungsinya udah ilang esp yg EVOO. Intinya sih emang hrs kurangin goreng2an yah. Tp setuju, gorengan emg napsuin n bikin laper.

      Delete
    2. Wah berarti gw juga salah kaprah yah, gw kira coconut oil msh lbh oke drpd kelapa sawit... padahal lbh mahal jg. Slm ini canola oil gw pake buat tumis2an, kl deep fried tetep pake coconut oil.. duh gorengan tuh ya memang menggoda iman hahaha...

      Delete
    3. Coconut oil emang msh lebih oke kok Ar kalo untuk deep fried. Tapi tetep saturated fatnya tinggi. Hanya mendingan tp bukan baik. Namanya deep fried emang harus dibatasin. Yang elu lakukan udah oke kok. Minyak kelapa utk deep fried (tapi jarang2 aja ya) sama canola/ olive oil buat tumis2.

      Delete
  19. Aku jg doyan makanan yg digoreng ci..padahal udh tau kl itu ga sehat.
    tp jadi dpt banyak info penting abis bacain postingan & comment2 nya disini..
    sekarang jd lebih ngerti ttg minyak apa yg bagus buat dipakai cara masak yg mana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soalnya yang digoreng emang enak sihhhh hihihi *trs sakit leher*. Lumayan deh krn ikut acara kemarin plus sharing2 komen di sini jadi makin ngerti ya.

      Delete
  20. Aku juga suka goreng-gorengan!!! Cuma ya makin lama makin ngeri juga, cuma gimana ya enak siiiih... Godaan emang berat banget ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya banget Ngelll.. gorengan itu membuat segalanya jd nikmat. Coba bikin ayam goreng diungkep. Abis diungkep benernya ud enak. Tp begitu digoreng jadi uenak sekali! Hahaha.

      Delete
  21. ci, serem banget liat si palm oil..
    ikut acara ini bagus banget buat kita para bu ibu ya..
    ahhh mulai skrg harus bener-bener kurangi yang namanya gorengan deh..
    sama soalnya ci, suka gorengan banget..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Intinya sih tetep harus kurangin gorengan. Mau pake minyak apapun kl udah deep fried ya berantakan hahahaha.

      Delete
  22. Aku kapan itu bahas juga soal perminyakan di blog ku Le, jg soal manfaat lemak jenuh dan tak jenuhnya dan kenapa minyak sayur sebangsa canola, corn, and the gank sbnrnya tak baik untuk gorengan...kesimpulannya, tetep setia sama palm oil yg kadar lemak jenuh dan tak jenuhnya hampir seimbang. Yah, apapun pilihan kita, semoga selalu sehat2 aja krn pendapat dan hasil penelitian para pakar juga banyak yang saling bertentangan...

    Btw, aku juga sukaaaa gorengan, pempek aja lebih suka yang digoreng..hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku abis baca lagi Lis yang kamu tulis dan juga banyak artikel yang sebelumnya aku pernah baca. Kalau mau google keuntungan minyak kelapa sawit, pasti banyak yg nulis dr sisi keuntungannya aja. Tp kalo aku cari artikel biasanya google this oil v. That oil. Nah di situ ketahuan bagus mana. Khusus deep frying coconut oil v. Palm oil, coconut oil lebih baik daripada palm oil. Smoking pointnya jg lbh tinggi. Tetapi masak yang lain2 sepertinya palm oil kurang direkomendasikan. Lemak jenuh memang ada gunanya tp konsumsi lemak jenuh org kita sudah overdosis krn hobi gorengan plus hobi makan daging berlemak. Makanya rekomendasi utama lbh mengurangi gorengan. Dan untuk menu2 stir fry or salad bisa pakai minyak jenis lain yg kandungan lemak tak jenuhnya bagus. Soal transfat, transfat itu adanya di bentuk padat spt butter n margarine. Jd di minyak goreng biasanya nol. Pempek ga dihoreng mah ga asikkk...

      Delete
  23. jadi serem mbak pas baca tulisan mbak Leony...biasanya di kantin makan gorengan lab leb lab leb setelah baca ini jadi mikir2 tiap mau makan gorengan secara badan sudah overweight. Masak di rumah juga mulai mengurangi gorengan, dan kalo pake minyak kanola sih nggak bakalan aku pake deep fry secara mahal banget hehe....

    2 tahun lalu bikin penelitian pake corn oil harga masih 90rbu/2 liter nah kemaren ngintip kok udah jadi 125ribuan/2 liter :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku jg doyan banget gorengan. Minyak kanola jgn dipake buat deep fried. Selain harganya mahal, fungsinya jg hilang semua. Jd mending mulai ganti cara masak ya hehe. Iya corn oil sm canola oil sebelas dua belas mahalnya. Mendingan dipake buat dressing aja.

      Delete
  24. paling banter sih tumis2 mbak...untuk ayam & daging2an aku memberdayakan happycall semaksimal mungkin. Tapi memang gak bisa bo'ong rasanya masih lebih enak kalo digoreng hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, hidup happycall! Aku sih gak terlalu sering pake happy call (kepake buat bikin martabak manis sih hehehe, hidup gendut!). Ya intinya kurangin deep fried aja. Btw, roasted chicken juga enak sih, asal dimarinate lama.

      Delete
  25. kayanya tadi komenku panjang2 hilanggg...

    Kalo gw belinya selang-seling, kadang minyak canola (paling sering), corn oil, happy salad soya oil.
    Trus extra light olive oil juga, gw pake biasanya buat masak makanannya James, pakenya ngirit soalnya mahal euy hahaha.
    Tapi gw meragukan juga kalo goreng2 pake minyak canola, gatau apa bagus ato nggak. Paling aman ya jangan makan goreng2an yaa.. Nyokap gw barusan beliin gw air fryer yang goreng tanpa minyak. Kalo ini gw gatau dah beneran 'gorengan sehat' ato ada efek2 laennya huehuehue.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Air fryer tuh oke sih Teph tapi khusus buat gorengan yg ud berbentuk macem nugget, fries. Kalo buat goreng bakwan sama krupuj mah susaaahhh haha. Udah gitu wattnya kenceng banget.

      Canola oil kl dipake buat goreng mah langsung kehilangab fungsinya. Emang paling bener adalah ngurangin deep fried food (yg enak itu hahahaha).

      Delete
  26. Tapi waktu digoreng apa nggak berubah tuh struktur minyaknya mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya minyak canola? Ya berubah dong. Makanya gak ada fungsinya lagi deep frying pakai minyak canola. Tp lebih baik lg membatasi deep frying.

      Delete
  27. Ehh ya ampun gw kl makan gorengan bs 5-6 sekaligus hahahhahaa parah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Loh.. gak parah kok! Gue juga sama soalnya hahahaha. *sama parahnya maksudnya*

      Delete
  28. cik, minyak kyk gn cocok buat aku yg doyan gorengan (ah elah, aku mah semua dimakan....) tapi klo masak sendiri, hmmm....... paling maaaales goreng2. tumisan sih okay lah, tiap hari juga numis-numis. jd kayaknya bulan depan, mau ganti jenis minyak goreng deh.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo Canola jgn dipake buat deep fried. Khasiatnya ilang semua blas. Malah msh mending minyak kelapa sih kl buat deep frying. Intinya apa2 yg di deep fried jelek hehe. Kurangin ajaaa.. *tp di sini msh ngganyem bakso goreng*

      Delete