Wednesday, February 04, 2015

Abby Tamasya ke Sentul dan Rancamaya

Bertemu lagi di edisi Abby Tamasya! *Setiap kali dibuka pakai kalimat ini, kesel gak yang baca? Hahahaha. Kayaknya emang kudu dibikin serial ya* Selama bulan Januari ini, tau sendiri kan dari postingan sebelumnya kalau kami ini kondangan melulu, sampai rasanya nggak ada waktu untuk santai-santai aja sekeluarga. Work load dari suami juga lagi gila-gilaan dan butuh penyegaran, akhirnya secara mendadak dan spontan, kami memutuskan kalau akhir bulan kepingin santai nginap keluar kota tapi yang dekat saja gak pakai cuti. Ke Bogor lagi, tapi sonoan dikit, alias Rancamaya, Ciawi. Seminggu sebelumnya baru booking hotel, dan inilah rentetan foto-foto plus review dari Mama-nya Abby. Kalau Abbynya sudah jelas, senang-senang aja!


Beware of the long post and many pictures hihi 

Sabtu, 31 Januari 2015

Pagi itu kita berangkat sekitar pukul 10.00 pagi. Gilenya, ternyata tol Kebon Jeruk sudah padat aja gitu loh, tapi masih jalan sih. Yang parah itu adalah tol Cawang sampai Pintu Tol Cibubur mandek! Jarak sedikit sudah makan waktu 1 jam sendiri. Jadilah kami sampai di daerah Sentul City baru pukul 12.00, padahal plannya lebih pagi daripada itu. Perut sudah keroncongan, langsung ke arah Taman Budaya, Sentul City, dan melipir ke Mang Kabayan. Jadi area di Taman Budaya ini, tempat makan yang paling terkenal tentulah Pasar Ah Poong. Tapi kami skip, karena isinya Pasar Ah Poong adalah Eat n Eat dengan vendor-vendor yang sama seperti di Jakarta.

Baru masuk Mang Kabayan, suasananya langsung keliatan ijo-ijo teduh. Yang di dalam sangkar hijau itu ada ayam ketawa. Kalo lagi berkokok, ketawanya lucu banget (Berkokok apa ketawa sih, Non? Yang jelas dong!)

Di dalam area restaurant isinya banyak saung-saung. Denger-denger kalau Sabtu dan Minggu di sini ramai banget. Tapi pas kami tiba, kami langsung dapat tempat duduk. Mungkin yang lain ketahan macet di tol.

Saung tempat kami makan. Namanya Saungnya ABAH. Pardon, itu kenapa ada sapu dan tempat sampah ye? *baru nyadar* 

Tahu Kipas, enak!

Karedok, enak!

Udang Bakar Saos Madu, enak!

Gurame Goreng Legian, enak! Legian itu maksudnya difillet, goreng kering, terus ada kremesnya. Asik!

Cumi Bakar, lumayan. Ini yang paling biasa diantara pesanan yang lain. Cuminya agak alot dan dimarinate kelamaan jadi agak asam.
Overall, makan di Mang Kabayan ini puas. Harga masuk akal. Kita pesan semua itu cuma buat makan bertiga. Iye bertiga! Masih ada yang belum kefoto pula, yaitu sayur asem semangkok hihihi. Tapi yang kurang banget adalah, pelayan-nya slooowww.... Minta lilin buat ngusir lalat, makanan udah mau abis baru lilinnya datang. Itu aja minta sama 3 orang berbeda karena nggak datang-datang lilinnya. Minta refill teh hangat, sama juga, mesti minta sama 3 orang. Lain kali dari awal mungkin minta pitchernya aja kali ya biar kagak usah bolak balik huahahaha...

Habis makan siang, kita ngiterin Taman Budaya dan jalan-jalan dikit ke area Pasar Ah Poong. Nurunin makanan di perut dulu. Eh iya, Abby ini sebenernya agak batuk pilek, jadi walaupun pake dress, tetep bawahnya pakai celana panjang hahaha. Ditambah lagi pake topi juga, jadi mirip little rapper hihi.

Begitu boleh jalan-jalan sendiri, girang banget!

Yay, ada foto bertiga (sebelum lupa). Jadi kita naik ke jalan setapak gitu yang lantainya dari kayu. Sejuk dan ijo-ijo sekitarnya.

Ini Papa sama Abby, yang foto Mama dari jauhhh... pakai lensa tele.

Keliatan Abby sama Papa? Nah, tuh aslinya ngegantung kayak gitu. Asik kan? Ijo-ijo semua! 

Young Padawan and the Jedi (bawa payung serasa light saber). Di atas jembatan ini, banyak ABG, ABG pada pacaran, mungkin sambil nyari wangsit. Ini foto nyari angle supaya ngga keliatan ABG duduk-duduk hihihi.

Mumpung ada ABG nongkrong, mending dimintain tolong biar ada foto berempat. Yay!

Jalan ke sisi lain Taman Budaya, banyak patung-patung (beberapa di antaranya posenya agak ajaib dan menimbulkan imajinasi gak jelas). Plus ada area makan juga yang isinya Warung Tekko, Ikkudo Ichi, dan Carnivor.
Berhubung Abby gak mau difoto sama Optimus Prime Wannabe, papanya aja yang foto.

Foto ini diambil secara candid sama Papa Abby, pas kita lagi menaiki jembatan kuning. Seneng liat ijo-ijo. 

Di ujung jembatan kuning itu ada Pasar Ah Poong, yang isinya tempat makan lagi. 

Dari Pasar Ah Poong, ada dua jembatan untuk kita nyebrang ke sisi satunya. Kalau berani, naik Jembatan Merah alias jembatan goyang ini.

Kalau nggak berani naik jembatan goyang, bisa naik Jembatan Biru.

Suasana Pasar Ah Poong. Jadi pasarnya nggak ngapung ya! Cuma depannya aja ada sungai mengalir. 

Di belakang ini ada toko lucu yang menjual boneka-boneka dengan bentuk jajanan pasar hihihi. Sayang deh tuh ada kantongan isi sampah di belakang foto ini. Padahal graffitinya udah lucu banget.

Berhubung cuaca mulai panas, akhirnya sebelum lanjut menuju hotel, kita nyemil dulu. Frozen Yoghurt buat Mama dan Suster, Ice Capuccino dan donat buat Papa Abby (plus Abby jg ikut gigit2 donat)
Perjalanan kita lanjutkan ke Ciawi, menuju ke R Hotel Rancamaya. Hotel ini sekarang adalah hotel no. 1 di Bogor menurut Trip Advisor, mengalahkan Aston Bogor yang kita nginap tahun lalu. Katanya sih hotel ini adalah hotel bintang 4 terbaru. Tadinya pas planning bilangnya bintang 5 loh. Tapi ternyata finalnya hanya bintang 4. Reviewnya juga bagus yang bikin saya penasaran. Nah, seperti diketahui, kalau review hotel di Bogor kan banyakan turis lokal ya yang review, saya biasanya kurang terlalu percaya. Makanya mari kita buktikan saja apakah hotel ini pantas untuk jadi hotel no. 1 di Bogor.

Saat saya booking kamar di hotel ini, saya email ke email hotel (yang tertera di website) untuk meminta pinjaman baby cot. Email tersebut tidak pernah direply. Saya coba email sekali lagi tiga hari kemudian, kali ini ke email lain (yang juga tertera di website), dan tidak pernah di reply juga. Akhirnya saya telepon ke hotel. Selain request baby cot, saya juga bertanya kenapa email saya tidak pernah dibalas. Jawabnya, "Mungkin sibuk Bu, mereka pada di Jakarta." Dalam hati saya, sibuk kok nggak balas email customer ya, dan terus terang saya tidak terlalu peduli yang balas email itu posisinya dimana. Namanya email customer kan harusnya dibalas. Yang penting request sudah disampaikan, karena saya tau, di semua hotel jumlah baby cot terbatas.

Hari H pada saat check in, saya bertanya, apakah baby cotnya sudah siap di kamar. Dan ternyata, request saya tidak dinote alias tidak ada! Jadi saat itu baru dinote ulang. Untungnya baby cotnya tersedia. Dari point tersebut, sudah kasih saya nilai minus. Poin plus ada pada front desk yang sangat sigap dan cepat dalam proses check in, termasuk juga dalam pengantaran koper dan baby cot.

Suasana lobby hotel dan reception desk.

Abby langsung menuju sofa dan duduk manis

Suasana imlek sangat terasa. Ada pohon angpao dan lampion di mana-mana.

Suasana lobby yang bagus dan airy.

Anak ini, begitu liat area luas, langsung lari-larian.

Kami mendapat welcome drink di lounge area di belakang lobby. Suasana bagus dan nyaman.
Kamar yang saya book adalah kamar Superior Twin, yaitu kamar yang kelasnya paling bawah. FYI, di sini nggak ada kamar yang harga di bawah IDR 1jt++, jadi saya expect kamar kelas paling bawah pun harus up-to-par with the expectation.
Plus points, kamarnya cukup luas dan bersih, dengan 2 ranjang ukuran queen, yang memastikan kami pasti bisa tidur dengan nyaman. Memang tidak ada sofa, tapi semua kamar punya balkon dengan area duduk. 

Semuanya minimalis dan standard tetapi cukup

Kamar mandi bersih

Standing shower yang cukup luas
Amenities standard, tetapi cukup. Di dalam box itu ada sikat gigi, cotton buds, shower cap.


Baby cotnya besar dan bersih, lengkap dengan 2 pillow dan 2 bolster (tapi nggak ada selimut)
Nahhhh... begitu buka jendela kamar, begini pemandangannya. Ijo, segar, udara bersih, highlight of the room! The view!

Bisa kelihatan Gunung Salak dari kamar. Menyenangkan!
Karena Abby lagi batuk pilek, Abby kali ini nggak ikutan berenang, apalagi airnya dinginnnnn! Jadi cuma bapaknya aja yang renang, sementara Abby istirahat. Mama Abby foto-foto aja deh.

Banyak orang yang tertarik dengan hotel ini juga karena pool-nya yang panjang dari ujung ke ujung. Tapi jujur saja, pas liat penampakannya sih, kurang luas ya. Panjang iya, lebar nggak. Dan sore-sore ramenya kayak cendol hahaha. Jadi yang ambil kamar di lagoon, pasti agak berisik. Oh iya, pengelola gedung juga harus mulai memperhatikan fisik gedung. Untuk hotel yang usianya kurang dari 1 tahun, beberapa bagian sudah mulai deteriorating.

Di belakang hotel ini langsung terhampar lapangan golf Rancamaya yang terkenal itu.

Art work rusa di tembok lobby area

Susunan bata yang sebetulnya sederhana, tapi kalau dipadukan dengan bahan-bahan lain, jadi keliatan mewah juga.

Susunan botol-botol di depan Pavilion Restaurant

Suasana di dalam Pavilion Restaurant

Lapangan luas di area belakang lounge
Untuk makan malam, ada pilihan untuk makan di hotel dengan rate IDR 135rb ++ (IDR 165rb nett)/pax, atau kita juga bisa jalan-jalan ke Bogor. Walaupun harganya reasonable untuk dinner di hotel, kalau di hotel terus bakalan bosan. Akhirnya kita memilih untuk berangkat ke Bogor, dan makan di bistro yang lagi ngehits banget, namanya Monarchy Bistro. Monarchy Bistro ini letaknya di Jalan Pajajaran V, dekat kompleks Villa Duta. Benar saja, pas sampai di sana, kita harus masuk waiting list dulu. Apalagi tempatnya tidak terlalu luas. Areanya sendiri ada smoking dan non-smoking, tapi sayangnya di area non-smoking, ada bau rokok yang masih samar, tapi masih bearable kalau duduknya agak jauh dari jendela.

Namanya serem, tapi suasananya santai banget

Ceilingnya yang unik banget

Graffiti di tembooknya yang lucu dan artistik banget

Sambil nunggu, Abby malah dapat kenalan baru hihihi. Anak kecil mah emang cepat akrab.

Begitu dapat kursi, langsung banyak tingkahnya, kayak  monyet gak bisa diem.

My cheeky baby

Muka gemes gimana muka gemes? (Nah, kayak gitu deh gayanya)

Muka jelek gimana muka jelek? (nah itu lah muka jelek versi Abby)

Saya langsung pesan 3 lemonade buat kita bertiga. Alasannya cetek, soalnya di kulkasnya liat lemonnya impor semua. Jadi pesen lemonade pasti nggak salah! Hahahaha.... Dan terbukti, suegerrrr!

Jumbo Appetizer Platter, isinya sample sedikit-sedikit dari appetizer mereka: BBQ Chicken Wings, Chicken Tenders, Potato Skin, Santa Fe Spring Rolls, Calamari, Onion Rings.

Nachos Special

Shepherd's Pie. Enak, tapi sayangnya ground beefnya rasanya sama dengan yang dipakai di Nachos, jadi kurang mantab sedikit.

Penne Boscaiola, enak sekali! Nggak nyangka malah kalau sausnya enak banget

Hawaiian Pizza (Smoked Beef, Chicken, Pineapple, Mozzarella). Nyum!
Gimana kesannya? Puas banget! Nggak salah kita belain ke Bogor buat makan di sini, karena menurut saya worth my time driving from Ciawi, harganya masuk akal, dan rasanya juga enak. Denger-denger chef kepalanya ini dulu pernah sekolah kuliner di Singapore. Kalau nggak mau waiting list, mending datang sebelum jam makan kali ya.

Setelah perut kita kenyang, pas keluar hujan sudah rintik-rintik. Dan di sinilah nightmare dimulai. Estimasi waktu kita pulang ke hotel semestinya sekitar 30 menit maksimal. Tetapi nggak tau kenapa, perempatan Ciawi macet total! Kita kira karena ada penutupan jalan, tapi begitu mengecek di Waze, dan twitternya TMC, ternyata macet totalnya itu sampai Sukabumi! Masyaampun! Kita betul-betul tidak menyangka Sabtu malam traffic seperti itu. Tebak berapa lama akhirnya kita sampai di hotel? Hampir 2.5 jam! Abby sudah teler di mobil, dan kita baru tiba pukul 23.30 malam. Saat saya tiba di hotel, masih banyak tamu dari Jakarta yang baru sampai dan terlihat kelelahan. Traffic benar-benar parah. Jadi buat yang mau nginap di R Hotel ini, mungkin bisa mempertimbangkan juga trafficnya. Plus, kalau sudah stay di dalam, jangan kemana-mana lagi. Dinner di hotel saja. Tetapiiiii... Apakah dinner di hotel itu juga pilihan yang tepat? Nah, kita cek saja nanti saat breakfast bagaimana makanannya. Malam itu kita akhiri dengan rasa lelah. Untungnya di Bogor makanannya enak. Coba kalau ngga enak, keselnya dobel! Hihihi...

Minggu, 1 February 2015

The first day of February. Rencana mau bangun lebih pagi gagal karena kita tidur kemalaman gara-gara macet. Pukul 7.45 pagi, kita membuka balkon. Maksudnya adalah untuk membiarkan udara segar pegunungan masuk, while kitanya sendiri masih kepingin tiduran. Tapi saudara-saudara, sepagi itu, dari speaker di kolam renang, sudah membahana lagu-lagu Latin dengan volume kencang yang sangat mengganggu. It was not even 8 AM in the morning! Tujuan kita menginap kan ingin mendapatkan ketenangan dan serenity, menikmati indahnya pegunungan. Yang ada telinga kita malah dikasih polusi suara dari lagu Latin yang diputar. Akhirnya terpaksa balkon kami tutup lagi. Masih terdengar sayup suara musik, tapi lebih mendingan jauh daripada buka balkon. Bye-bye udara segar via balkon. Bye-bye juga extra sleep time. Another minus point for this hotel from me.

Pemandangan pagi indahnya kayak gini, tapi musiknya latin. Serasa lagi ada di telenovela Rosalinda (untung gak ada Pulgoso).

Anak kecil sudah nggak sabar mau jalan-jalan sarapan
Dan, kekecewaan terbesar saya, ternyata ada pada saat sarapan ini. Saya ini orang yang selalu pasti akan bayar full kalau orang di kamar lebih dari jatah semestinya. Nah karena di kamar saya kali ini diisi tiga orang dewasa, sudah pasti saya akan bayarkan suster saya. Waktu saya masuk, maitre'd-nya langsung kasih tau kalau saya akan dicharge sebesar IDR 135rb++ (IDR 165rb nett) untuk suster saya. Saya tidak masalah sama sekali, walaupun saya kaget karena harga breakfast bisa sama dengan harga dinner. Saat saya bilang, "Kok harga breakfast sama dengan harga dinner?" Dia bilang, "Nggak kok bu, dinner harganya IDR 165rb++" yang berarti dia sudah "bohong". Saya bilang, lagi "Jelas-jelas kemarin harga tertera di depan restaurant." Kemudian dia berkelit dengan bilang "Mungkin lagi special price, Bu."  Sekali lagi, terlihat bagaimana tidak professionalnya maitre'd yang tidak mengetahui rate buffet di hotelnya sendiri. Jelas-jelas saya dengar sebelah-sebelah saya juga kaget akan charge harga breakfastnya yang sama dengan dinner.

Soal harga, itu urusan kesekian, dan saya maklumi saja. Yang menurut saya tidak fair adalah, saya melihat orang bisa bolak balik membawa makanan KELUAR dari restaurant menuju ke kamar! Di saat saya membayar untuk suster saya, dengan santainya orang bisa membawa semangkok bubur ayam dan roti keluar dan berjalan santai di hallway menuju kamar. Saya saat itu bilang lagi ke maitre'd, "Bu, kok anda bisa membiarkan orang membawa makanan keluar?" Dijawab, "Wah, mungkin kami kelolosan, Bu." Pada saat yang sama, ada seorang bapak yang membawa sepiring penuh makanan keluar, lalu bilang alasannya untuk anaknya yang gak mau makan di dalam restaurant. Dan diijinkan! Mana mungkin anak kecil usia 4 tahun makan sepiring besar penuh makanan? Saya lihat dengan mata kepala saya sendiri kalau makanan itu buat pembantunya yang nunggu di luar demi nggak bayar harga breakfast. Haduh, parah banget sih ketertibannya soal makan pagi ini.

Di paragraf atas itu hanya soal teknis. Tapi yang lebih parah dari soal teknis itu adalah, the food quality. Kualitas makanannya untuk harga segitu, boleh dibilang lumayan parah. Hotel ini berani charge harga breakfast yang hampir sama dengan Hilton Bandung, tapi kualitasnya jauh banget. Bayangkan, yang basic saja seperti susu dan cereal tidak ada. Makanan rasanya kacau balau dengan macam yang sangat terbatas. Kualitas bakerynya sangat kacau dengan bahan yang terasa tidak berkualitas. Serving utentilsnya saja tidak berkelas (memakai stock pot yang semestinya untuk di dalam dapur untuk serving sup dan bubur) sehingga menyulitkan orang mengambil. Tidak ada server yang menanyakan apakah kita mau kopi atau teh, bahkan cangkirnya pun tidak tersedia di meja (ada satu saja padahal kita makan bertiga). Makananpun sudah kosong butuh waktu cukup lama untuk diisi. Lokasi di Bogor, tapi sama sekali tidak ada makanan khas Bogor (kecuali beberapa toples kecil manisan, yang tentu saja tidak cocok untuk breakfast). Yang bisa menyelamatkan saya saat itu adalah adanya buah segar yang lumayan. But hey. that's like God's gift from nature. Terus terang, kecewa berat sama breakfast yang ditawarkan berserta pelayanannya. Mohon maaf R hotel, you really-really need to improve on this part. Dan tiba-tiba saya bersyukur bela-belain ke Bogor untuk makan malam kemarin walaupun kena macet parah. Breakfast yang menunya seharusnya sudah jelas aja kayak begitu, apalagi dinner? Padahal tamunya nggak penuh-penuh banget loh, masih banyak meja kosong.


Untung Abby bawa makanan dari rumah. Cereal aja nggak ada ya, By.

Breakfast area bagian bawah yang pemandangannya ijo royo-royo

Breakfast area utama. Kelihatan kan banyak meja kosong dan nggak sibuk-sibuk banget. Tapi kenapa kualitas dan pelayanannya payah sekali ya.

Sehabis breakfast, (dalam keadaan saya belum mandi.. ngaku) kita jalan-jalan ke kebun belakang untuk melihat rusa.

Abby senang sekali jalan melewati lorong pohon
Eh sayangnya, baru jalan separuh, tiba-tiba hujan rintik-rintik. Jadilah saya langsung gendong Abby dan kembali ke gedung hotel. Untunglah hotelnya ada kids club, dan kids club-nya bagus. Jadi lumayan, sambil menunggu hujan reda, Abby bisa main.

Di sisi ini ada bagian arts and crafts. Itu ada Miss-nya, yang keliatannya juga guru TK hihi. Habisnya cara ngomongnya ibu guru TK banget deh.

Abby senang sekali ketemu banyak mainan. Pertama-tama dia dorong-dorong kereta supermarket.

Habis gitu dia belajar memasak. Di sini lagi cuci tangan dulu ceritanya.

Kemudian main prosotan bersama Papa

Dannnnn.... Bapaknya dong! Masak di area nonton anak-anak, dia malah selonjoran hahahaha. *akibat kurang puas tidur semalam*
Ditunggu-tunggu, hujannya nggak berhenti juga, tapi tinggal rintik-rintik kecil. Jadilah kita pakai payung saja, supaya Abby tetap bisa melihat rusa. Overall, area outdoornya saya suka sekali, dapat plus point dari saya.

Rusanya ada di dalam pagar, dan duduk-duduk aja. Mungkin malas karena hujan hehe. Plus gak ada yang bawa makanan rusa sih hehehe. Ada banyak loh rusanya.

Princess Abby dipayungin sama Pengawal Sus hahaha.

Di sisi lain kandang ada soangnya. Abby bilang terus...bebek bebek bebek

Nah ini belakang hotelnya. Sebenarnya tadinya pagi itu ada yang mau ngucapin janji nikah di gazebo-nya dan lanjut resepsi di ballroom. Udah pasang bunga segala, tapi akhirnya karena hujan, bubar deh dan acaranya langsung pindah di ballroom.

Saat beberes sebelum check out, mendadak hujan deras mengguyur Bogor. Benar-benar deras. Plus katanya beberapa bagian Jakarta juga ada yang kebanjiran.
Siang itu check out berjalan lancar, dan front desknya saya kasih nilai plus karena cukup sigap. Saya pun menyampaikan sedikit keluhan saya soal F&B department, dan langsung dikasih kartu saran. Saya juga ditawarkan valet untuk ambil mobil karena hujan deras. Tapi karena suami bawa payung, kita nggak pakai valetnya. Overall, kalau soal kamar dan kebersihan, saya tidak ada complaint sama sekali. Hal-hal yang minusnya sudah saya jabarkan di atas. Jadi buat yang ingin nginap ke depannya, bisa diconsider plus minusnya hotel ini. Kalau buat saya, service and location-wise, berdasarkan pengalaman pribadi, masih tetap Aston Bogor yang lebih unggul. But, again, everything depends on your priority.

Kita pun lanjut pulang ke Jakarta. Karena kita ngeri kena macet (dan chance banjir di Jakarta), kita mampir dulu ke Sentul City (lagi) untuk quick lunch. Dan pilihan kita kali ini ke area sebelah Pasar Ah Poong yang ada Warung Tekko, Ikkudo, dan Carnivor. Jadi konsepnya, kita disodori 3 buku menu dan bisa pesan dari menu manapun. Ikkudonya di sini juga halal.

Ceiling di bagian depan area Ikkudo yang bernuansa Jepang

Ceiling di bagian Tekko dan Carnivor yang berkesan industrial dan tradisional

Bar area di lantai atas yang sayangnya jadi kurang berfungsi karena lantai atas itu tidak difungsikan alias sepiii hehehehe. Padahal cakep ya!

Ikkudo Ramen-nya si Suster yang ukuran besar plus tambah Gyoza dan Chasiu-Don, kata Sus sih rasa ramennya enak. Kalau Chasiu-Don dan Gyozanya saya sama suami yang makan. Biasa aja kata kita hihihi.

Pasta with Creamy Sauce and Smoked Beed dari Carnivor yang ngga karuan. Untung ada Chasiu-Don-nya Ikkudo.

Serabi Kuah Nangka dari stand di luar yang ternyata enak!

Chicken Burgernya dari Carnivor yang juga acakadul padahal nggak murah, dagingnya overcooked dan alot. Haduh Carnivor-nya parah banget di sini.

Abby makan nasi 3 sendok udah bosen malah minta ramen. Seru banget makannya hahaha.
Pengalaman makan di sini sih nggak ada yang berkesan ya. Termasuk nggak enak malah. Tapi daripada kelaparan di jalan kan berabe hihihi. Kayaknya kalau kemari lebih aman pesen menu dari Tekko dan Ikkudo deh. Atau balik lagi aja ke sebelahnya alias Mang Kabayan. Kalau mau variasi, bisa ke Pasar Ah Poong alias Eat n Eat.

Mama, aku udah bosen makan mulu, ayo kita capcus!

Ayo dong Abby kenapa mukanya manyun begitu?

Nah, gitu dong, muka cantikkkk hihihihi.
Berhubung hujan nggak berhenti-berhenti, abis dari Sentul City langsung balik Jakarta. Cussss.... Dan ternyata lancaaarrr.... Sampe rumah langsung tepar, bobo sore bentar, lalu lanjut ke gereja Minggu malam. Overall, pengalaman kali ini sebenernya cukup seru dan menyenangkan, ternyata ada tempat lagi di sekitar Jakarta yang bagus buat bawa anak nginap dan jalan-jalan. Tetapi yang perlu dipikirkan yang utama menurut saya adalah trafficnya. Traffic Jakarta-Ciawi itu memang sangat tidak bisa diprediksi, jadi kalau mau jalan sudah harus siap mental dulu.

Sampai ketemu di edisi Abby Tamasya berikutnya!

82 comments:

  1. catet ciawi sebagai tujuan berikutnya jalan2... tapi kalo ujan gitu repot bener yak ci... itu yg married kasian ya sampe dipindah ke ballroom... padahal kan pinginnya outdoor tu.. foto2 makanannya menggoda ci... terutama udang dan gurami nyaaa..

    oh ya, sarapan itu rollz dulu juga pernah liat tapi di bali... tapi orangnya ditegur gt.. sampe akhirnya dia bayar buat pembantunya... kalo yg cici tempatin ni payah ya ketertibannya... payah bgt menurut rollz...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap-siap kena macet ya Rollz kalo ke Ciawi hahaha. Kemarin itu pas pulang pergi, pas jam-nya OK. Itupun masih kehambat pas perginya di toll Jagorawi.

      Nah itu dia maksudku, kalau mau tertib, tertib sekalian supaya memberikan kenyamanan kepada yang benar-benar sudah bayar dan berhak. Toh kalau misalnya customer nakal itu ditegur, yang salah kan customernya.

      Delete
  2. Baru tau di rancamaya ad hotel.
    Ad jalan lain ke rancamaya, cuma lwt gunung gadung.

    Iya ownernya monarchy kuliah d sg.
    Ad bistro happening lagi, dekat monarchy ke arah bmc namanya two stories

    Ayo ci kapan2 meet up kalo ke bgr lagi.
    -nya tgl d aston bnr, jalannya pada rusak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah, kamu di Bogor tp baru tau di Rancamaya ada hotel baru ya? Hihihi. Padahal deket loh kan tinggal Tajur lurus terus ketemu Raya Ciawi hihihi.

      Two Stories udah dikasih tau temen yang orang Bogor. Tapi dia bilang makanannya menang Monarchy, tempatnya menang Two Stories alias lebih lega. Sooo... Cici selalu pilih yang makanannya lebih enak hahahah.

      Iya, minusnya Aston jalanan di Bogor Nirwananya pada caur. Jadi waktu ke sana gak bisa naik city car. Harus naik SUV. City car bisa sih, tapi pelan pelaaannnn hahaha.

      Delete
  3. Wah bagus ya ci viewnya dari balkon ijo-ijo ada gunungnya (plus soundtrack latino) :p
    Servis breakfastnya payah mungkin krn sedikit tamunya jd mereka santai-santai aja gitu.
    Pose "my cheeky baby" beda banget ci mukanya si Abby, ngegemesin dah hehehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soundtrack Latinonya sih super ganggu bangettttt.. Justru jumlah tamunya cukup banyak (kan ada keluarga yang wedding juga banyak breakfast di situ), tapi nggak banyak-banyak banget yang sampai bikin kewalahan. Staffnya memang jumlahnya keliatan kurang dan kurang dilatih.

      Masak ya mukanya jadi beda hihihi. Yang jelas tetep cute kan hahaha.

      Delete
  4. salah besar gw baca blog lu malem2 gini. gw jadi laperrrr berattt... apalagi liat tu ramennya sus hiksss #ngiler

    wah parah ya macetnya, gw blom perna si ke daerah bogor. bole juga ni buat referensi kapan2 klo mau jalan2 hehehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hwahahahaha... Ramennya biasa aja Teph, soalnya gak pake B2! Hahahaha... Ayo ke Jakarta, banyak yang B2 dan enak-enak. Pas lu di Spore ngga makan ya? Pdhl Japanese Ramen Galore tuh daerah Central.

      Iya tuh, gue jadi kebuang waktu di jalan deh pas ke sana. Apalagi malem-malem itu, kasian si Abby. Suami jg udah pegel walaupun setir matic. Ayo nanti ke pas ke Jakarta main ke Bogor.

      Delete
  5. Seneng deh BuLe baca tentang liburan dan reviewnya. Jadi benran ada bayangan gimana gimananya dan apa-apanya. Sayang banget tuh hotel gitu ya. Sama banget ama lengalaman gw di Sheraton Lampung. Well gak separah itu sih, cuma untuk ukura hotel gede makanannya gak bisa dianggep memenuhi standar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau di Lampung sih msh mending Dan. Keluar hotel banyak banget makanan enak buat sarapan. Lah ini di sekitar Ciawi kagak ada apa2. Huks. Sheraton Lampung tuh jg gak kayak hotel bintang 4. Susah ya kalo smaller cities.

      Delete
    2. iya BuLe. Susah. Kemaren mau coba yang agak mahalan sayang duitnya tapi. hahaha..

      Delete
    3. Yang mahalan apa ya. Cm ada Novotel kan ya kalau nggak salah hihihi. Jaman aku msh ngantor di udang Novotel belum ada. Jadinya kalo kata kantor plg bagus ya Sheraton hehe. Atau Grand Amalia tuh.

      Delete
  6. hai sis.... itu coba dibeli okiedog saya buat ncus nya biar gaya :)
    btw, gw hampir mo nginep di R itu krn salesnya itu dulu salesnya hotel M*lia. getol banget dia kenalin itu hotel ke gw.
    tapi kata laki gw males. haha akhirnya kita pun batal.
    gw dah baca tuh sekilas ini di FB kemaren, jadi miniblog gitu.
    eh kok lu ga cobain piza kayu bakar say?
    **beli okiedog ya cici** kemudian ditimpuk hahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sus gue mah gak banyak gaya hehe. Kalo tas baby semuanya dr hadiah, ga ada yang gue beli. Lu mau ksh gue hadiah Okiedog satu? Biar gaya kan. Hahaha.

      Gue males ke Kedai Kita (yang jual pizza kayu bakar) soalnya servicenya terkenal kurang bagus. Mungkin keramean kali ya. Next time aja lah ke sono.

      Delete
  7. Aku orang Bogor. Tapi, ke Mang Kabayan (dan semua yang disebut di atas, kecuali Warung Tekko) aja belum pernah (padahal tinggal ngesot). Hahahahahaha :)))) Mau aaaaahhh ke Mang Kabayan besok. Hahahaha *ter-racuni*
    Kalo ke Bogor lagi, pengen dong, ciyum Abby :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Sama kayak saya dong. Masuk Monas aja belum pernah pdhl orang Jkt hihi. Ya kapan dong ya ke Bogor lagi hihihi...

      Delete
  8. udangnya mengoda sekali, hotelnya nyaman banget yah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udangnya yg paling istimewa tuh saosnya. Hotelnya sih nyaman tp service not up to par sama 4 stars yg semestinya.

      Delete
  9. tempatnya oke yah ci. cuma sayang pelayanan dan rasa breakfastnya kaya gitu. :( ditambah dengan kebiasaaan orang indo yang suka gak jujur kaya gini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Poy, bingung loh kalo di negeri sendiri kayak gitu tp kalo di luar negeri biasanya takut banget tuh. Mana hotelnya kurang tertib jadi malah nurunin kelasnya sendiri.

      Delete
  10. gileee...ck ck ckk...bertaburan foto keren2...baru tau juga di rancamaya ada hotel bagus gitu, tapi pelayanannya xo xo ya?...Abby mah mukanya happy banget dahhh yaa diajak tamasya terus. Ihh untung gua tgl 31 Jan kemaren kagak ke arah sana...macet banget yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Ci, baru Agustus taon lalu katanya sih operasinya. Pelayanannya kalo front desk pas hari H dan room bagus lah. Tapi yang ngebingungin soal email yang ga dibales, call yang ngga noted request, sama service and quality F&B-nya. Mungkin emang mesti ada slap in the face, karena ada chance mereka jumawa sama review2 yg bilang selalu bagus. Makanya gue gak gitu percaya sm review yg mostly local people. (soalnya...mohon maaf nih, banyak locals kalo bisa nilep makanan malah seneng sih hihihi).

      Delete
  11. suka reviewnya, jd pengen kesanaa :)) tfs mbaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2! Semoga nanti kalau coba R hotel, servicenya dan kualitasnya lebih bagus daripada pas saya nginep ya.

      Delete
  12. Asiiiik ada yang ngereview hotel ini... soalnya penasaran sejak liat di Agoda.
    btw, menurut aku brreakfast buffet-nya Novotel Bogor juga gak enak... tapi lumayan lengkap ya gak separah R yang sampe cereal aja gak ada! *bener2 gagal paham*
    Paling bener kalo nginep di hotel2 Bogor kuliner-an aja di luar.. cuman kan hotel2 itu kebanyakan terpencil males lagi deh buat keluar2... lesson learned. bekel KFC ajah kalo begitu :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau breakfastnya Novotel Bogor itu sebenarnya lumayan (walaupun pas saya datang rasanya kurang enak, tapi at least lebih lengkap). Yang nggak enak adalah, dia membebaskan orang merokok di breakfast area. Itu buat saya bikin ilfeel banget dan pusing. Nih pas saya ke Novotel bisa dibaca di sini. http://leonyleony.blogspot.com/2012/08/ramadhan-getaway-telat-abis.html. Overall, gak gitu impressed sampai saya males foto2 hahaha.

      Delete
  13. Ci Le.. Suka banget deh ijo2 gtu pemandangannya.. Sayangnya hujan2 terus yah.. Abby walopun batuk pilek tapi happy banget ya! hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, pemandangan yang susah didapat di Jakarta, padahal jaraknya paling 50 km ya dari Bogor hehe. Abby kalo jalan2 emang paling happy. Tp tetep lbh happy kl ngga batpil haha.

      Delete
  14. gw kirain baca foto2 di FB loe udah cukup..berasa baca di blog... eeehh ternyata muncul di blog dan berasa baca versi komplitnya hahaha :)
    btw le, kalo misalnya di hotel gitu.. 2 ranjangnya kan queen size, loe tidur nya sama sus loe dimana? atau loe sama suami loe terus sus loe sendiri? (mengingat abby di baby cot)
    soalnya kalo suami gw emoh sekamar sama sus.. katanya risih kalo mesti 1 kamar ama orang laen.. hahaha :) jadi biasanya kalo ajak sus, kita pasti cari hotel yang model condotel gitu, jadi 1 ruangan ada beberapa kamar..
    dan biasanya lebih mahal.. tapi suami gw risih banget... hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di FB mah pasti nggak selengkap di blog. Lebih seru baca di blog hihi.

      Gue bobonya sama suami dong Fun masak sama Sus haha. Gpp Sus gue sendiri biar dia happy ranjang lega. Ini kita baru 2 kali yg bobonya sama Sus. Biasanya pisah kamar. Pas di Aston jg milih condotel karena memang ada opsi tsb. Tp di sini ngga ada. Most hotels emang gak ada model condotel sih.

      Delete
  15. Kok kesel sih? Baca judulnya lgsg semangat, karena itu berarti Abby jalann jalann :)

    Ngiler ih liat makanan di Mang Kabayan sama si Bistro makanan enak trus tempatnya asik banget buat foto2 (penting juga nih..hihi) .. Mayan deh yah 2,5jam dijalan, daripada makan dihotel ya kan. :p

    Le, itu hotel banyakan minus nya kayaknya yah. Liburan nyari tenang malah diganggu dgn suara berisik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha. Semangat ya artinya bakalan banyak foto n cerita hihi. Dasar kau anak instagram yg penting tempatnya bagus buat foto2 ya haha. 2.5 jam di jalan dan malem2 dikerubutin truk itu gak asyik banget sih Py. Ga pingin lagi deh. Soal lagu itu, mengganggu kualitas tidur banget!

      Delete
  16. Kalau Leony yg review hotel detail banget yaa.. dulu pernah kerja di bagian hotel ya? Tfs ya aku jg lg berpikir mau short holiday ke bogor hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha ga pernah Bon kerja di hotel atau hospitality lainnya. Cuma krn dulu pas msh consulting banyak stay di hotel jadi ngerti lah kira2 service yg baik itu seperti apa.

      Sama2 Bon. Semoga kalo jadi, liburannya menyenangkan ya.

      Delete
  17. wuih.. bagus2 fotonya ci..
    itu Abby alisnya tebel banget kaya cici ya? hahaha.. imut banget poto muka jeleknya hahhaha

    hotelnya bagus, tapi service resto nya malesin banget yaakk -__-
    lumayan mahal juga kalo rate breakfast sm dinnernya sama ckck

    overall, yang penting Abby nya hepi ya jalan-jalan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emak bapaknya Abby alisnya sama2 tebel. Tp kayaknya mama lbh tebel dikit drpd papa, dan untungnya Abby nurunin tebel ya haha.

      Breakfast harga segitu tuh sebenernya gak apa2 asal diimbangi dengan quality dan service yang mumpuni. Sayangnya yg ini belum. Semoga setelah ini ada improvement ya.

      Delete
  18. edisi jalan2 si abby bikin mupeng pgn jalan2 hahaha... lanjutkan, abby!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha Abby jalan2nya mah masih deket2 doang, Tanteee.. Gak kayak JW dan JJ yang udah terbang jauh ke Korea hihihi...

      Delete
  19. Harga sarapannya hampir mirip dengan hotel tempat aku kerja, beda 30 ribu doang. ehh tapi disini lengkap loh, jamu aja ada untuk breakfast *loh, koq jualan ahha*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya kan Non? Padahal hotelmu bintang 5 di kota gede. Makanya yang ini jadi parah banget hahaha.

      Delete
  20. Hotelnya menarik ya sebenernya, tapi baca review lo jadi rada off. Buat gw, kualitas makanan hotel penting banget soalnya. Kita kalo getaway demennya stay aja di hotel gak ke luar-luar. Kalo makanannya ga enak kan males ya. Btw gw jadi baru mikir, seinget gw selama nginep di hotel-hotel dalam negeri, e-mail gw (misalnya request baby cot) ga pernah dibales lo sama pihak hotel. Tapi selalu dicatat sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Din, kalo gue selalu dibalas kok yg hotel dalam negeri kecuali u know lah hahaha (SBC dan yang ini). Buat nanti yg ke Malang n Sby aja dibales loh. Pdhl masih hampir sebulan lagi. Apa mgkn krn 5 stars jd SOPnya lebih ketat. Kalau yg di R ini gue sampe telepon tp kok di notenya ngga ada. Untung front desknya sigap dan msh ada stock baby cot.

      Delete
  21. Wah abis main ke rancamaya ya. Kalo weekend or tgl merah emang baiknya lewat cipaku. Biasa gue cek di www.jasamargalive.com. disitu ada cctv tol ciawi. jadi ketawan tuh lagi tutup jalan apa g. terus gerbang tolnya padet banget apa ga. kalo padet, mending lewat cipake. jadi pas pertigaan ke kiri tajur kita ambil kanan. jangan lewat tajur karena sama aja.. ini soalnya gue tinggal di rancamaya. jadi uda biasa ngecek jalanan.. puji Tuhan ga pernah ampe 2,5 jem kalo menuju rancamaya.

    Terus klo masalah restoran, setuju banget ga ada rstoran enak. makanya sejak tinggal di rancamaya, gue jadi mendadak masak tiap ari. #terpaksa.Ќîiîk.·::=D Ќîiîk =D::·. Ќîiîk΅=D

    untuk reviewnya, thanks banget ya.. kebetulan tuh hotel 1 grup ama tempat kerja gue skrang. nanti akan coba gue sampaikan ya...

    terus untuk pemandangan dan udara bener banget.. gue betahh banget tinggal sini karena sejuk banget.. ampir ga pernah nyalain ac pulak.. huehehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks infonya, Sin. Cipaku itu sebelah mana? Gue pas pergi ke hotel sama pulangnya mah lancar. Yang macet itu pas gue balik dari Bogor jam 9 malem, di perempatan Ciawinya mandek total sampe Sukabumi :(... So jalan akses masuknya udah gak ada pilihan. Apa ada jalan masuk lain Sin? Soalnya setau gue yang satu lagi via kuburan Gunung Gadung. Tp ogah euy malem2 via situ hahaha.

      Reviewnya nanti gue jg mau ksh masukan lbh singkat via Tripadvisor, moga2 akan lebih ngena. Iya padahal udara enak, gue udah kebayang pagi2 buka jendela angin semilir sambil gue lanjut bobo leyeh leyeh. Apadaya musik Latin membahana huahahaha...

      Delete
  22. Wah payah juga ya hotel nya. Kamar mandi nya juga kecil bgt ya. Harga hotel di Indo skrg mahal ya ny... Udh hampir sama ama harga hotel disini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamar mandinya gak kecil2 banget kok Man. Ya tapi gak bisa lu bandingin sama US sih krn orang US gede2, kamar kelas Hampton Inn aja udah gede banget kan hahaha.

      Kalo harga hotel sih variasi Man. Depends sm masing2 hotel. Tp iya, hotel yg mahal emang bisa mahal banget. Lbh mahal drpd hotel di US yg kadang berbintang lbh.

      Delete
  23. Gilaa ya monarchy wkt malem minggu itu rame bgt! Aku dpt waiting list ke-6. Berhubung udah laper bgt jd ga sanggup buat nunggu. Akhirnya menyusuri cafe2 di sepanjang jalan itu (yg ternyata juga penuh semua). baru tau bgt deh ternyata di bogor ada cafe2 hip di sekitaran sana. Duh jadi penasaran deh cobain makanan2 di monarchy setelah direview disini. Meskipun wkt itu akhirnya ke kroznut & friends di jl pajajaran, and surprisingly cronutnya enak2.

    Btw, pas baru masuk monarchy, aku lihat meja yg isinya sepertinya kak/mba/ci leony, eh pas baca ini ternyata fix emang bener dirimu. Abby lucuuu ya lagi bercengkrama sama susnya wkt itu, hihihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Ain atau Dini nih panggilannya? Wahhh ternyata kamu ke Monarchy jg? Kok ngga nyapa aku hahaha. Blm kenal juga sih ya kita. Kalo gitu harus jaim nih just in case ketemu readers2 at random places hwhahahaha.

      Iya di daerah Pajajaran V itu lagi rame ya serasa di kemang gitu tp msh versi sepinya haha. Next time coba lagi ke Monarchy tp earlier.

      Delete
  24. baca reviewnya, gua jadi ga tertarik dengan hotelnya... kalo macam budget hotel tapi breakfast ala kadarnya sih ya gpp deh... tapi kalo dengan rate segitu, masa ga ada cereal di breakfastnya...

    btw... abby uda mulai nafsu makan lagi ya? keliatan gemukan... jayden juga pengen gua bawa ke tempat yg ijo2 nih... biar ga jadi anak mall hahahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenernya hotelnya sendiri bagus Mel. Kalau mau bawa anak lihat ijo2 sih oke banget. Cm memang krn masih baru dan mgkn SDMnya blm dimaksimalkan trainingnya, jadi deh ada kelemahan di sana sini.

      Abby emang udah makin membaik makannya. Tp krn batpil kmrn benernya jd kurusan dikit. Tp emang udah mayan gemukan dibanding pas GTM waktu itu.

      Delete
  25. Hosh..hosh..hosh...ini tulisan emang panjang bangeett...hahahaha...tapi krn foto2nya caem2, jadi tetep enak dibaca.

    Aku lgs ketawa lhoo itu tempat sampah dan sapu...etapi kalo gk dikasih tau gak merhatiin jg sih..hahaha..

    Abby mah muka jelek juga tetep lucu ngegemesin! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha. Iya... bapaknya pas foto pasti jg ga perhatiin tuh sapu. Emaknya aja yg iseng pas liat di komputer.. loh kok ada sapu sm tmpt sampah hahaha.

      Abby lucu gemesin dan ga bisa diem kayak monyet kecil.

      Delete
  26. uda berniat kalo ke bogor buat nginep nii ci en gitu liat foto2 hotel R jadi niat mau inep disitu aja tar eh gitu baca ke bwh apalg ttg pelayanan + kualitas breakfastnya, jadi mikir2 (-___-) padahal pemandangannya ijo2 seger rekkk :)
    foto2 abby lucu ngegemesiiinn ci *ijin cubit pipinya*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo kamu masih muda dan cuma berduaan sih asik2 aja ya kayaknya. Apalagi kalo km bukan tipe yg terlalu detail soal kelengkapan F&B dan gak request apa2 haha. Jadi tetep recommended kok hotelnya.

      Cubit dr jauh aja ya biar ga sakit hehe.

      Delete
  27. Abby tambah gede, jadi keliatan cakepnya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Tante... cakep kayak mamaku kan? Hahahaha.

      Delete
  28. yak ini yang ditunggu2 cerita jalan2nya abby :D , suka ngeliat abby yang happy jalan2, dan suka ngeliat hotelnya yang viewnya ijo royo2 gitu mba Le,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Hotelnya pemandangannya juara banget deh. Boleh buat relaksasi singkat bersama keluarga. Tp kl udah di dalem mending nikmati di dalem aja hehehe.

      Delete
  29. Selalu suka mang kabayan apalagi karedoknya *pecinta sayur mayur*
    Ciawi jauh ci,macet pula makanya ga suka kesana. Tp enaknya banyak ijo ijo seger yah dibanding bogor kota

    Hotelnya ga konsisten yah ci,masa makanan bisa dibawa keluar area resto,lah yang ga bayar enak banget dong itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya karedoknya enak dan banyak. Harga cuma 25rb kalo gak salah hahaha. Sedap deh.

      Ciawi kalo jamnya pas sebenernya gak macet. Cici pergi dan pulangnya gak kena macet. Macetnya cuma pas malem2 itu gak jelas krn apa. Masak macetnya sampe Sukabumi sih haha.

      Kalo soal hotel, semoga abis ada tulisan di sini pelan2 diimprove. SBC katanya udah banyak improvement loh haha.

      Delete
  30. tahu isi, karedok, gurame goreng, udang madu, cumi bakar = sumpah menunya sama persis sama pesenan gue waktu makan di bale udang bulan lalu :) hihihi. masih ada bon nya niy ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu namanya menu standard unggulan di restoran Sunda hahahaha. Atau seleranya kali mirip2.

      Delete
  31. gua tertarik sama mang kabayannya itu le...
    kalo hotelnya sebenernya tertarik juga sama pemandangannya. tapi kalo ada beberapa point minus jadi ga asyik juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mang Kabayan ada bbrp cabang Des. Di Jkt jg ada. Tp suasana sama ademnya mgkn beda ya sama di Sentul. Apalagi kl ujan2 gerimis kayak kmrn hahaha.

      Hotelnya sih ud gue ksh masukan. Semoga semakin membaik deh pelayanannya.

      Delete
  32. Pas banget g baca ini pas mo makan siang, karedok sama ikan guramenya bikin ngilerrrr :D Buru2 makan bekal sendiri biar ga tambah ngiler :p

    baru tau di bogor ada tempat makan keren (monarchy). maklum selama ini klo ke bogor mentok2 Surken doang hahaha :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Ngel di Bogor itu yg lagi hits bistro baru itu ada Monarchy sama Two Stories. Two Stories tempatnya lbh keren lagi tp makanannya enakan Monarchy. Jd gue mah lbg milih makan enak hahaha.

      Delete
  33. Haii ikutan comment ah (biasanya silent reader hihi)

    Sekitar bulan november lalu aku ada family gathering dari kantor nginep di R hotel. Overall puas sih (kebetulan aku panitia juga), walaupun emang kerasa bbrp staff kurang professional, termasuk sales staffnya, bbrp kamar ketuker tuker gitu catetannya, dan pas hari H sales yang nanganin kantorku malah ga kesitu (dia ngantor di jakarta), padahal harusnya krn dia yg handle dr awal, dia ada dong ya pas hr H. Klo makanan emg rasanya so-so, tapi breakfast pas aku disana cukup lengkap kok, cerealnya ada hehe. Mungkin saat kak Leony kesana pas lagi abis aja kali ya.
    Waktu itu aku nginep di yg lagoon (kamar di lantai bawah), itu enak banget deh klo mau berenang tinggal nyemplung dr kamar hehe, tapi emang airnya dingin banget sih, anakku sampe menggigil duluan. Mungkin klo dibikin air anget lebih oke (banyak mau hehe). Aku dan suami cukup seneng dan pulang dari sana sama2 bilang ga ada salahnya klo suatu saat ngajak orang tua nginep sana. But still, there are rooms for improvements yaa..

    Untuk warga jakarta, sweet escape kayak gini emang lumayan banget sih buat nge recharge..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Wininda, thanks for commenting. Iya, banyak yang kasih review cukup bagus buat hotel ini. Tapi berdasarkan pengalamanku menginap di berbagai hotel, hotel ini masih kurang. Kalau untuk company gathering sih more than enough. Tapi untuk jadi leisure hotel, masih so many rooms for improvement.

      Soal Cereal and Milk, itu bener-bener basic yang harus ada. Dan biasanya ada 3 sampai 4 macam cereal, gak mungkin kan habis semua. Milk juga nggak ada. Saya nggak ngambil yang lagoon, karena ngeri anak kecemplung, dan juga less privacy karena jarak antara pool edge ke kamar itu minim sekali (kalau lagoon di hotel lain itu banyak steps ke atasnya, jadi jarak pandangnya nggak langsung ke kamar).

      Unfortunately krn kena macet dan waktu tidur yg terganggu sama loud music, saya kurang merasa relax malah jadi capek banget hahaha. Sampe rumah langsung tepar.

      Delete
  34. Halo Admin / Blogger :)

    Saya sangat suka dengan postingan foto-fotonya :)
    Perkenalkan, saya Dewi dari tim kumpulbagi. saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi foto-foto,video,menggunakan disk online yang lain dengan tujuan berbagi informasi ? :)
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Anda bisa dengan bebas mengupload foto-foto,video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    Terima kasih.

    Salam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Dewi Aja, ini peringatan kedua saya kalau saya tidak mau ada orang numpang iklan di sini dan sekedar komentar tanpa ada hubungan sama sekali dengan konten dari posting saya cm karena mau numpang iklan. Tolong hargai blog pribadi orang. Kalau sampai kali ketiga kamu komen seperti ini di blog saya, akan langsung saya hapus ya. Terima kasih.

      Delete
  35. Hi salam kenal,
    Bagus sekali review blog ini. Kebetulan keluarga kami dan teman2 hobby escape sekitar Jakarta & Bandung juga, biasalah tukang makan gembul dan cari view yg seger2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo juga! Sip deh kalau bisa kasih referensi. Semoga referensinya nggak salah, dan keluarga kamu bisa menikmati jalan-jalannya ya :)

      Delete
  36. halo, mau tanya..pasar ah pong itu sudah buka ya? karna setau saya kan sempat disegel.. trims infonya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, pasar Ah Pong-nya buka terus kok. Saya baru balik dr sana 2 mgg lalu dan rame banget. Disegelnya waktu itu bbrp hari doang dan sudah lama.

      Delete
  37. Thanks buat info rancamaya-nya. Mau tanya kalau dr bdg lebih deket lewat mana? Kita rencana tgl 16 kesana dan mau kuliner bogor, apa jauh ke ah pong dan daerah roti venus?
    makasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah Poong itu adanya di Sentul. Jadi kalau dr arah Jakarta posisinya sebelum di Bogor. Sementara Rancamaya adanya di Ciawi, bukan di dalam kota Bogor (kalau keluar tol jagorawi terbagi 2 ke Ciawi dan ke Bogor). Roti Venus sendiri adanya di dalam kota Bogor, bisa via jalan raya Tajur kalau dr Ciawi. Kalau ditanya dekat atau tidak, semua relatif tergantung macet atau ngga. Kalau kayak saya kemarin dari Bogor kota ke Rancamaya yang biasa 30 menitan bisa jadi 2 jam haha. Unpredictable. Lagian kalau lebaran belum tentu semua tujuan wisata kuliner buka. Untuk jarak, coba aja intip Google map or waze.

      FYI, menurut saya pribadi, Roti Venus tidak istimewa. Cuma size aja kecil. Kalah sama roti2 dan pastry khas Bandung.

      Delete
  38. Wih inspirasi bgt buat berlibur kesana... Mantapp terus lanjutkan.. :D

    ReplyDelete
  39. Terima kasih atas Review dan tipsnya dari sis Leony, kemaren saya dan keluarga juga habis menginap di R hotel dan untungnya sebelum berangkat saya sempat membaca blog sis Leony ini sehingga sangat terbantu dari tips sis leony ini,

    Mau kasih masukkan juga utk breakfastnya sepertinya saat ini sudah banyak perbaikan mungkin karena kritik dan saran dari sis Leony yaitu saat ini sudah ada cereal dan susu serta berbagai macam makanan tambahan selain bubur dan nasi goreng, yg malah komplitnya seperti menu lunch dan saat ini pelayanan resto hotelnya juga sangat sigap utk menawarkan minuman kopi, teh, air putih dan lain2nya,

    Tips alternatif dari saya utk yg menginap di R hotel jika sedang malas utk mencari makan di luar karena macet bisa telp resto terdekat yaitu Resto Warung bu Djoko (bukan warung sebenarnya tapi Resto) dan menyajikan menu yg bermacam - macam dari masakan sunda sampai Chinese food, di no tel 0251-8241677 dan bisa di antar sampai lobby hotel, menurut saya rasa masakannya lumayan cuma agak Asin (perlu di ingatkan jgn asin2)

    Setelah membaca pengalaman sis Leony akhirnya saya putuskan utk meminta kamar yg paling tinggi (saya mengambil kamar tipe Superior Twin bed with half balcony di lantai paling atas/lt.6) sehingga juga bisa melihat pemandangan G.Salak dan alam sekitarnya lebih jelas (salah satunya karena takut berisik di pagi hari hehe) tapi sekali lagi sepertinya Manager R hotel ini membaca saran dari Sis Leony sehingga di pagi hari nya suasana lagu telenovelanya tidak terdengar, jam 7:30 pagi saya dan anak saya (umur 5 tahun) sempat berenang disana terdapat 3 kolam brenang (kolam utama Hotel, 2 kolam didekat Club House yg terdapat perosotan anak dan ring basket di kolam utk bermain bola)

    Tambahan info utk kegiatan di R hotel disana yg saya survei/coba sendiri seperti :
    1. Flying Fox
    2. Waterball
    3. Naik Kuda Poni
    4. latiham menembak dgn Paintball
    5. Billiard
    6. Fitness Center
    7. Jacuzzi/ sauna
    8. Lapangan Basket Ball, Tennis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Pak/ Bu,

      terima kasih sekali atas updatenya, dan bagus sekali anda sudah mendapatkan experience yang menyenangkan selama menginap di sana. Berarti ada niat baik dari pihak R Hotel untuk memperbaiki pelayanannya. Terima kasih juga atas tambahan tipsnya, akan berguna bagi para pembaca lain yang ingin berlibur ke sana juga.

      Delete
  40. mi ramenya bikin lidahku bergoyang-goyang ria..

    ReplyDelete
  41. Widih udangnya kelihatan enak banget. Jadi pengen nyoba.

    ReplyDelete
  42. Lewat jln alternatif Cipaku Bogor - Rancamaya jd gak kena macet

    ReplyDelete