Tuesday, July 01, 2014

Bikin Paspor Via Online Untuk Anak (Bayi)

Sebenernya saya belum ada rencana mau kemana-mana liburan sekarang ini. Malah kalau boleh dibilang, saya beneran nggak ada rencana liburan. Saya cuma kepingin istirahat di rumah dan leyeh-leyeh. Eh apadaya, saya malah lebih capek loh! Kesana kemari, ketemu orang (biasa kalau liburan summer/winter, banyak temen/ saudara yang datang dari luar negeri/ kota), terus saya masak-masaknya lebay ngerasa banyak waktu, dan diakhiri dengan kena flu aje hahahaha. Untung juga ngga ada rencana kemana-mana, jadinya pas flu kemarin itu bisa bener-bener istirahat di rumah.

Tetapi, seperti diketahui, saya ini dulu pas belum punya anak itu lumayan suka pergi spontan kemana-mana. Dan berhubung si Abby sekarang sudah agak besar, kayaknya wajib untuk punya paspor, supaya kalau emaknya ini tiba-tiba mau kemana-mana, anaknya sudah siap capcus. Baca di sana sini katanya bikin paspor via online itu lumayan mudah, maka kemarin ini saya nyoba. Babai biro jasa!

Gimana rasanya setelah bikin? SENENG! Seneng kalau saya ternyata bisa juga ngurusin ginian sendiri! Hihihihi... Biasanya kan dulu kita pakai biro jasa, karena sudah terkenal ribet dan lamanya pelayanan kantor imigrasi. Kalau sekarang gimana? Udah beda loh! Cobain deh, dijamin ngga nyesel.

Nah kali ini saya mau bikin simple guidance untuk bikin paspor anak via online ya. Kalau yang orang dewasa kan sudah banyak dibahas, jadi saya bahas saja yang buat bayi atau anak kecil. Eh iya, ini saya pakai bahasa saya sendiri, jadi mohon maaf kalau ada salah-salah kata. Yuk!
____________________________________________________________________________

SEBELUM KE IMIGRASI

1. PERSIAPAN

Sebelum kita menuju ke websitenya, kita persiapkan (scan) dulu dokumen-dokumen berikut dalam format JPEG. Ukurannya maksimum 1MB per dokumen, tapi kalau saya bilang sih 200-an Kb saja untuk menghemat waktu upload. Minimal harus ada 3 dokumen, tapi saya sarankan lebih, just in case ditanyain.

  • KTP ayah dan ibu (ingat, jadi satu halaman ya)
  • Kartu Keluarga
  • Akte kelahiran anak
  • Akte perkawinan orang tua
  • Paspor ayah dan ibu (ini cenderung opsional, tetapi kata orang imigrasi sebaiknya ada karena anak bayi sebaiknya travel bersama ayah atau ibu).

2. PENGISIAN DATA ONLINE

Setelah semua siap, kita menuju ke website Imigrasi.
http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/InetMenu.jsp

Klik Pra Permohonan Personal

  • Jenis Permohonannya: Baru - Paspor Biasa
  • Jenis Paspor: 48-H perorangan (bisa pilih e-paspor, tetapi saya memilih yang biasa karena ada beberapa teman yang bilang suka gak jalan e-paspornya kalau di e-gate)

Isi data diri:

Jangan lupa isinya data anak kita ye, jangan kitanya. Kan anak kita yang mau bikin paspor.
  • Nama Lengkap
  • Alamat email (isi dengan sebaik-baiknya karena proses selanjutnya via email. Nah kalau ini tentunya alamat email orang tua)
  • Kelamin
  • Tinggi
  • Tempat dan Tanggal Lahir
  • Pekerjaan (isi Lainnya)
  • Status Sipil (isi Belum Kawin)
  • Nomor Identitas (Isi NIK, lalu isi nomer KK anda)
  • Tanggal Dikeluarkan (Isi saja dengan tanggal pengeluaran KK)
  • Berlaku sampai (isi saja dengan tanggal pengeluaran KK plus 5 tahun)
  • Tempat ID dikeluarkan (isi saja nama kelurahan sesuai KK)

Kemudian klik lanjut

Upload dokumen:

Nah setelah itu kita tinggal upload dokumen-dokumen kita sesuai dengan keterangan yang berlaku. Klik jenis dokumen yang kita mau upload, pilih file hasil scan kita, lalu upload deh. Jangan lupa, MINIMAL 3 ya. Lebih malah baik. Setelah itu, kita tunggu email notifikasi.

3. NOTIFIKASI DAN PEMBAYARAN KE BANK

Seharusnya, saat ini anda sudah menerima email notifikasi dengan attachment dalam bentuk PDF. Printlah PDF tersebut, kemudian lakukan pembayaran di BANK BNI terdekat (via teller). Biayanya sebesar IDR 255,000 plus IDR 5,000 biaya administrasi, jadi jangan lupa bawa uang sebesar IDR 260,000.

Simpan tanda bukti dari Bank BNI (biasa dikasih juga copy-nya ke kita).

4. BUAT JANJI UNTUK WAWANCARA DAN FOTO

Setelah pembayaran dilakukan, anda kembali lagi ke email notifikasi dari imigrasi tadi, dan klik lanjut dari dalam email. Nanti akan terbukalah halaman dari website imigrasi.

Isilah nomer referensi bank yang tercatat di tanda bukti dari Bank BNI. Klik lagi lanjut, lalu anda pilih deh lokasi untuk melakukan wawancara (saya pilih Kanim Kelas I Bandara Soekarno Hatta) dan pilih hari untuk melakukan wawancara dan foto. Selesai deh proses dengan website imigrasi!

5. NOTIFIKASI TERAKHIR DAN FORMULIR

Setelah ini, kita akan mendapat email lagi dengan attachment PDF yang terdiri dari beberapa lembar, print semuanya ya di kertas A4. Di dalam lembaran itu ada:

  • Tanda terima permohonan, lengkap dengan lokasi, tanggal, dan waktu wawancara dan foto
  • Formulir permohonan (yang sebagian sudah diisi, tapi HARUS DILENGKAPI LAGI sesuai dengan data yang ada).
Nah, siap berangkat deh! Jangan lupa saat kita mau ke imigrasi, bawalah:
  • Seluruh materi dari poin nomor 5 di atas
  • Bukti bayar dari Bank BNI
  • Copy dari dokumen-dokumen yang anda scan di atas (di kertas A4)
  • Seluruh dokumen asli 
  • Anak anda dong! *lah emangnya siapa yang mau difoto hahahaha*
HARI-H DI IMIGRASI

1. AMBIL NOMER ANTRIAN DAN MAP

Pada hari H, datanglah pagi-pagi, lalu kita duduk berbaris (panjang bener). Kantor Imigrasi buka pukul 08.00, tetapi sampailah di sana sekitar pukul 7.15 karena nanti antriannya sistem first come first serve. Petugas imigrasinya mayan galak loh hehehe. Dia mengingatkan berkali-kali untuk tidak nyelak, dan yang diselak boleh lapor.

Kira-kira pukul 7.45, petugasnya mengumumkan kalau loket akan segera dibuka, lalu kita berbaris bagi dua sesuai urutan, yang online antrian sendiri yang manual antrian sendiri. FYI di Kanim Soetta ini, dalam sehari melayani 100 pemohon online, dan 75 pemohon manual. Saya antri di bagian online, isi nama di form, dan dapat nomor 4, kemudian dikasih map kuning. Antrian yang manual, jauuuuhhh lebih panjang daripada antrian online. Yang tulalit-nya, ada orang yang melakukan pendaftaran online, sesudah bayar dia lupa klik lanjut di email, jadi dia tidak punya formulir dan tanda terima permohonan. Pulang lagi cuy... nangis bombay deh jauh-jauh ke Soetta.

PENTING UNTUK PEMBUATAN PASPOR ANAK.
Khusus untuk paspor bagi anak usia di bawah 17 tahun, kita harus menyerahkan surat pernyataan bermeterai dari orang tua. Surat ini bisa diperoleh di bagian fotokopi, meterainya juga bisa dibeli di sana. Total Rp. 8,000 untuk surat dan meterai. Diisi ya jangan lupa, lalu digabungkan dengan dokumen lain.

2. PROSES WAWANCARA DAN FOTO

Pukul 08.05 pintu utama Kanim dibuka. Nama kita dipanggil sesuai urutan, kemudian kita ke loket ambil nomer antrian resmi dari petugas imigrasi. Kita tunggu saja sampai nomor urut kita dipanggil. Saat dipanggil itu, nanti kita akan diminta seluruh copy dari dokumen, kemudian kasih lihat dokumen asli. Jadi saran saya, kita bikin satu stack sendiri dulu saja yang isinya adalah:

  • Seluruh materi dari poin nomor 5 di atas
  • Bukti bayar dari Bank BNI
  • Copy dari dokumen-dokumen yang anda scan di atas (di kertas A4)
  • Surat pernyataan bermeterai dari orang tua

Hal ini memudahkan sekali supaya tidak campur aduk antara dokumen asli dan copy (plus penunjang). Kemudian kita keluar dan nunggu lagi.

Kira-kira 30 menit kemudian, nama anak kita dipanggil, dan siap deh untuk foto. Di sini deh mulai terjadi drama-drama ngambek, nggak mau dipangku, marah-marah, tapi akhirnya si Abby mau juga duduk manis walaupun mukanya setengah mewek, lantaran di atas kamera dikasih HP dan diputerin video dirinya sendiri! Sebelumnya diputerin kartun dan lain-lain sama petugas, tapi gagal aja gitu loh! Hihi, kayaknya ini anak narsis, demennya liatin diri sendiri.

Nah, setelah itu kita diminta lihat ke layar oleh petugas, untuk lihat apakah data-datanya sudah benar semua. Begitu kita konfirmasi, nanti petugas akan berikan kita form yang isinya tanggal pengambilan. (3 hari kerja setelah foto, pengambilan antara pukul 13.00-16.00). 

Pukul 9.05 pagi seluruh proses sudah selesai! Total nggak sampai dua jam. Sip banget deh!

3. PENGAMBILAN.

Tadi siang, 3 hari kerja setelah wawancara, saya ngambil paspor Abby ke Kanim. Jangan lupa bawa form untuk pengambilannya ya. Eh ternyata cepat sekali! Mereka verifikasi data siapa yang mengambil. Begitu dilihat ibunya, cocokan wajah dengan KTP, sebut nama, beres deh, paspor sudah di tangan. Kalau ingin orang lain yang mengambilkan, tinggal buat surat kuasa bermeterai. 
______________________________________________________________________________

Terbukti ya, sudah banyak perbaikan di Kantor Imigrasi Jakarta. Dan yang menyenangkan juga, kantornya bersih, bebas asap rokok (at least yang di Soetta, saya dengar di lokasi lain masih ada yang bau asap rokok). Saya menulis ini karena saya puasssss banget dengan sistem yang ada sekarang. Nggak ada yang sponsorin, murni pengalaman pribadi. Saya masih ingat, lebih kurang 10 tahun lalu, petugas imigrasinya sendiri terang-terangan nawarin untuk pakai "jasa" beliau, 30 menit jadi langsung ambil, dan harganya kalau nggak salah IDR 900,000! Gile bener! 10 tahun lalu, uang segitu besarnya minta ampun! Gimana petugas nggak pada tergiur untuk korupsi. Bandingkan dengan biaya resmi yang saya bayar kemarin, IDR 260,000 saja.

Jadi gimana kawan-kawan? Masih mau pake calo? Masih mau sok-sok pakai jalur cepat? Rugi tau! Mendingan kita lewat jalur resmi, melatih diri menjadi lebih pintar, dan menghindarkan orang lain dari berbuat korupsi. Yuk, kita perpanjang paspor sendiri! 



102 comments:

  1. Bagus ya sekarang service nya. Jadi udah gak perlu pake calo lagi ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tapi sayangnya belum semua Kanim yah. Semoga nanti semuanya sama bagusnya servicenya.

      Delete
  2. 5 tahun lalu clarissa pake biro jasa kena 900rb alasan utk bayi lebih mahal dari dewasa, sampe imigrasi kita dikasih no telp calo buat janjian sendiri

    begitu bikin punya conrad sm perpanjang pny gw 2 tahun lalu kita gak lewat biro jasa jadi orgnya udah resign, pikir2 kita lgs contact calonya yg dulu dia rekomen hahaha tentu aja gak 900 kayanya conrad 700san dan gw 600san dtg gak smp sejam kelar

    malam ini baru daftar online buat clarissa lewat bantuan blog loe hahha tinggal bayar besok deh! mumpung masih libur sekolah dari pada udah masuk kebetulan exp jan 2015 pas khan moment bikinnya :)

    habis ini Abby bisa jalan2, yg deket aja dulu ke sinciapo mengenang kisah cinta papa dan mama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, dulu mah kayaknya emang sengaja diberi kesan susah, biar bisa diduitin, sama kayak Samsat juga begitu.

      Eh iya, senang kalo list di sini bisa membantu hehe. Lancar ya semuanya.

      Delete
  3. yeeeeaaaayy.....hidup jokowi - ahok.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue jg ngerasa ini ada efek dari Jokowi Ahok, tapi sebenernya imigrasi bukan bagian dari dia sih, tapi kena imbasnya. Aseeek... hehe.

      Delete
  4. Cii...kebetulan banget kemarin juga aku urus passport sendiri pake sistem online juga...emang lebih praktis sih..jadi dateng tinggal wawancara + foto...tapi ajegileee antriannya rame bgt...dtg jam 8 baru dpt giliran jam 12...kalo di bekasi kayanya masih gaptek deh petugas2 nya, jadi entry data aja lamaaa bgt ngetik 11 jari..hikss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rib, km datengnya pas jam 8 ya? Mungkin karena itu kali jadi lama hehe. Soalnya sebenernya loketnya kan dibuka sebelum jam 8 jadi nomer antriannya kamu udah dapet yang agak besar. Atau memang ada efek dari Jokohok, jadi yang di daerah Jkt lebih ngebut pelayanannya.

      Semoga nanti seluruh Indonesia bisa sama deh ya.

      Delete
  5. Le, kebetulan nih gue jg pgn bikin passport buat marco. Kl papa nya blm ada passport n ga dilampirin gpp ya? Trs utk pilihan kantor imigrasi terserah mau dmn atau harus sesuai daerah ktp ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak apa2 Pi. Passport itu optional aja. Yang lebih penting adalah copy KTP satu lembar A4 langsung isi 2 KTP ayah dan ibu.

      Kanimnya itu gak harus sesuai KTP kok. Two yrs ago gue bikin di Kanim Jakut padahal KTP gue Jaktim hehe. Nanti ada pilihannya, pilih aja yang terdekat dr rumah lu.

      Delete
    2. Pi, mungkin agak beda dengan kanim airport. Pengalaman gue waktu perpanjang passport Chris di kanim jakpus angkasa pura, mereka nanya passport ortu. Kebetulan waktu itu gue juga perpanjang, jadi mereka nanya passport Lung dan minta di lampirin. Untung rumah deket, jadi tinggal minta supir balik dan ambil.

      Delete
    3. Nah tuh Pi, ada masukan dari Tia. Memang kalau menurut poster imigrasi, paspor ortu itu gak masuk. Tp kenyataannya penting jg ya.

      Delete
  6. Di Surabaya juga prosesnya kurang lebih sama ternyata :D
    Bikin paspor gak perlu calo yaa sekarang :D:D
    Oya satu tips lagi, dateng wawancaranya sebisa mungkin pagi-pagi, kalo perlu pas imigrasi baru buka.udah dateng, biar cepet jadinya. Pengalaman temen2 yg dateng wawancara setelah jam 12 biasanya malah lama akhirnya harus dateng lagi besoknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener. Makanya saya tulis datangnya sblm imigrasi buka hehe. Supaya dapat nomer antrian kecil karena sehari cuma bisa melayani 175 orang total online dan manual.

      Delete
  7. kebetulan taon depan masa berlaku paspor gua abis, jadi sekalian perpanjang, sekalian bikinin anak gua paspor juga hahahaha... belom tau mau jalan2 kemana, yg penting punya dulu deh... sama kayak lu, kalo nanti diajak jalan2, uda bisa tinggal langsung pergi hahahaha... jadi nanti kalo mau bikin paspor buat anak, tinggal buka2 blog lu lagi deh hehehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mel, kalo udah sisa 6 bulan sih emang kudu diperpanjang hehe. Sebenernya paspor kita itu berlakunya 4.5 tahun ya hahaha. Sip deh nanti barengan aja bikin sama si baby.

      Delete
  8. Thank you banget Le udah sharing.. :) kebetulan bentar lagi passport juga mau habis.. :D kurang lebih yang dewasa juga kaya begini kan yah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener sama juga hehe. Data2nya ganti jadi data diri kamu hehe. Kalau dewasa lebih enak gak pake drama singkat pas foto hahahaha.

      Delete
  9. Nice info ci Le, kebetulan belum punya passport dan baru mau bikin.
    Habis daftar online di web, besok nya kah langsung ke kantor imigrasi nya?
    Jadi total berapa hari kelar semuanya ci?
    Banyak nanya ni ci :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga besoknya langsung ke kantor imigrasi Sur. Nanti ada pilihan harinya kok. Biasanya earliest itu 3 hari kerja setelah daftar. Jadi total dr awal banget sampe jadi semingguan lah.

      Delete
  10. salam kenal, ternyata online sudah bisa ya, kalau tau gitu 2 bulan lalu sy pakai paspor online saja.. saya juga semuanya urus sendiri dan jadinya masalah birokrasi dah khatam... deh... skrg birokrasi kita suda mulai ada perbaikan kok cuma memang belum sempurna... tapi sudah lebih baik...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan yang online itu punya line sendiri jadi sedikit lebih cepat dan sepertinya data entrynya sudah masuk duluan jadi tidak selama yang nulis langsung. Tapi sebenernya lebih kebantu karena less length of queue sih hehe.

      Delete
  11. Mba Leony, waktu aku coba bikin paspor online ke imigrasi depok ga semudah itu..
    sudah daftar dan sebagainya lewat internet, sampe sana sebelum jam 8, pas jam 8 kita cuma suruh taro map nya di bak yang ada di depan loket terus suruh pulang lagi dan kembali besoknya untuk dicek kelengkapannya...lah itu mah sama aja dengan bikin manual yang bisa 3 kali balik..
    kecewa banget deh pas saat itu..
    akhirnya kembali ke calo lagi deh karena udah gak bisa cuti-cuti lagi...hiks
    calo nya kena 500ribu jadi seminggu

    kayaknya pengetahuannya belum merata atau ada yang nggak mau maju deh...

    *salam kenal mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Yulia, salam kenal juga. Kalau gitu bener dong ya berarti ada efek dari Jokowi Ahok mengenai perbaikan birokrasi di Jakarta. Buktinya di Depok ngga mau maju. Duh berharap seluruh Indonesia bisa merasakan sentuhan pak Jokowi nih. Hehe.

      Delete
  12. Bandung jg udah oke mbak!say no to calo deh..
    Aku jg saking puasnya ampe rela nulis di blog panjang2 kaya gini juga..hihi..

    Mudah2an semua yg berurusan ama administrasi2 gini di seluruh indo makin canggih ya..amiiin amiiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini efek Kang Emil ngga hihihi. Semoga efeknya nyebar seIndonesia raya. Merdeka!

      Delete
  13. di bangka bisa ga yak? kalo bisa alangkah enaknya.. apalagi anak dah 2..sekalian hehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, bisa kali Fun. Dicoba dulu aja nanti kan ada pilih Kanim-nya tuh. Kalau Bangka ada ya berarti bisa :)

      Delete
    2. semua dalam pengawasan lembaga KPK

      Delete
    3. semua dalam pengawasan lembaga KPK

      Delete
    4. semua dalam pengawasan lembaga KPK

      Delete
  14. Halo mbak, salam kenal :)
    Senang kalau ada yang merasa dimudahkan dengan sistem online untuk pembuatan paspor ini. Oh ya seharusnya SOP setiap kanim sih sama untuk permohonan paspor baik online ataupun manual. Apalagi sekarang udah ada pembatasan kuota pemohon perharinya.

    Oh ya tambahan informasi, per 3 juli 2014 ada kenaikan tarif PNBP jadi sekarang bayar permohonan paspor baru atau penggantian jadi Rp.355.000

    Mudah-mudahan daerah lain selain jakarta bisa ngerasain mudahnya bikin paspor tanpa calo ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Azita, makasih banget untuk info barunya. Kamu kerja di Kanim ya? Anyway kemarin banyak banget yang nanya saya japri, katanya proses onlinenya berubah ya? Jadi beda sama yang saya kerjain? Share infonya ya kalau ada. Makasih.

      Delete
  15. Proses online sekarang ga perlu upload dokumen lagi mbak, tinggal isi data2 yg nantinya diprint pengganti formulir. Tapi selebihnya sama kok.

    Oh ya bayarnya bisa lewat ATM BNI juga kalau2 antrian di tellernya kelamaan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kemarin udah ada temen2 yg update juga soal perubahannya. Thanks ya.

      Delete
    2. Mbak Azita, tolong info nya donk. Saya mau bikin passport buat babysitter anak saya. Apakah bs lewat online? Ada dokumen2 tambahan yg diperlukan tidak? Babysitter bukan org jkt. Dia org lampung. Thx ya..

      Delete
  16. Thank you ci Leony atas informasinya yang sangat ciamik. Walaupun proses onlinenya sekarang agak sedikit berbeda, tapi tips and trick nya masih bisa dipergunakan lho.... Akhir September ini sudah bikin jadwal wawancara di Kantor Layanan Paspor Pondok Pinang. Senangnya karena sekarang dekat dari rumah dan bisa naik angkot. Semoga prosesnya nanti di sana juga lancar ya. Sekali lagi makasih ci...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah senang bisa membantu walaupun saya denger udah beda ya. Malah lbh mudah katanya malah hehe. Yg penting kita semangat ga usah pake calo lagi ya.

      Delete
  17. Sebenarnya sudah sejak 1 tahun lebih imigrasi sudah bagus layanannya, ketika KPK mulai masuk ke Imigrasi. Juni 2014 yang lalu anakku juga bikin di Depok dan sudah bersih sih.
    Bravo Imigrasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ini saya bikin kan juga Juni 2014. Sudah bagus prosedurnya, malah sekarang sudah lebih mudah lagi, tp sosialisasinya masih kurang. Makanya harus kita bantu sebarkan nih improvementnya biar org makin semangat bikin online. Eh iya denger2 tp gak semua kanim bagus nih. Semoga seluruh Indonesia semua ngikut deh.

      Delete
  18. Sistem online yg ditetapkan skrg membuat kita sangag mudah membuat paspor. Lantas bgmn kalau ada beda data? Hmmm anda bs hubungi saya di jasapaspor.net utk membantu pembuatan paspor anda :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh ada yg numpang ngiklan. Jaman skrg kalau beda data sebenernya mudah kok. Tinggal dijelaskan saja ke petugas yang bersangkutan kan. Itulah kenapa semua dipermudah, supaya kita berani mengurus sendiri tanpa agen. Toh agen dan rakyat lainnya statusnya sama, tidak lbh istimewa.

      Delete
    2. boleh kan mbak leony??:D makasih sebelumnya boleh numpang link,, kalau mau di hapus juga ga apa2 :D

      Delete
    3. Gpp kok. Cuma chancenya ya kamu percuma jg ngiklannya hehe. Karena berlawanan dengan encouragement di post saya hehe.

      Delete
  19. apa boleh persyaratan nya itu hasil foto, bukan scan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rendi, dengan peraturan yang baru, kita tidak usah scan apapun. Setelah mendaftar online, melakukan pembayaran, print bukti bayar dan bukti perjanjian, langsung ke Imigrasi bawa dokumen asli dan copy (copynya ukurannya sesuai yg saya cantumkan di atas).

      Delete
  20. Hai MbakLeony... Aku link post ini di postingan aku tentang buat passport anakku ya. Makasiihh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke sama2. Saya pny sudah agak outdated ya benernya hehe.

      Delete
  21. Ci Leony, klo mau bikin passport untuk babysitter bisa lewat online jg gak ya? Rencana bulan juni mau ajak baby jalan2 ke sing. Denger2 harus pake calo dan harganya beda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asal semua syarat lengkap ya gak usah pakai calo. Dia juga WNI kenapa harus pakai calo? Kalau syarat2 ngga lengkap, nah yang itu jangan tanya saya deh hehe. Gak bisa jawab dan ngga mau lakukan jalan pintas soalnya.

      Delete
    2. Syarat2 lengkap ci. Tp babysitter org lampung. Bs kan ya? Msh bingung soalnya ci. Takutnya nanti uda sampai proses bayar di bank truz di kanimnya ditolak. Thx ya ci infonya.

      Delete
    3. Selama syarat2 lengkap tak ada masalah. Saya saja dulu pas msh jd student perpanjang paspornya di Chicago. Jd tak ada masalah kanimnya dimana selama syaratnya komplit.

      Eh iya kalau km tanya Mba Azita di blog saya gak bs kejawab. Kan dia gak dpt notification hehe.

      Delete
  22. pengalaman d sub khusus 1.. yang nda online & online antrian ambil nomor nya jadi 1 ( jadi sama aja panjang..) verifikasi non-online nya lgs slesai hari itu juga.. dan pengalaman hari ini urus paspor, lebih cepat yang non-online selesai nya dah(asal dtg pagi & uda lengkap dokumen syart nya).. :((

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yahhh kalau gitu mah imigrasinya ya yg kurang tepat penanganannya, jadi nggak standard. Kalau gitu next time hrs cari info spesifik sesuai dengan imigrasi yg mau didatangi. So far sih berdasarkan pengalaman teman2 dan juga yang sudah lihat tips di sini, semuanya terbantu dengan pembuatan online. Saya jg sudah bantu anak, suami, papi dan mami mertua, semua cepat selesai pukul 9 pagi kira2.

      Delete
  23. Kalau Kita Sendiri baru smp kelas 2 bsa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk anak di bawah 17 tahun harus didampingi oleh orang tua, syaratnya sama seperti di atas alias syarat untuk anak.

      Delete
  24. Thanks infonya. Bermanfaat sekali. Tambahan saja, untuk paspor anak kedua orang tua, ayah dan ibu harus hadir saat wawancara walaupun sudah ada Surat kuasa bermaterai dari suami ke istri untuk mewakili & men gurus paspor anak kami. Ini di kanim Jakarta barat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih infonya. Nah sepertinya sih yang di Jakarta Barat saja kali ya. Tapi untuk jaga2 memang mending berdua.

      Delete
    2. Tambahan lagi mengajukan paspor online sekarang sudah tidak perlu upload document, bawa asli Dan copynya saja ukuran A4. Website imigrasi lancar saya buka jam 6-8 pagi. Thanks.

      Delete
  25. Ci leony .. klo ayahnya merantau dan blm pny passport jg gmn ci..makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya merantau itu ada di luar kota? Ya cari saja kantor imigrasi terdekat dengan ayahmu skrg. Dan syaratnya sama, tetap bawa dokumen2 asli plus orangnya sendiri harus hadir.

      Delete
    2. Ci leony saya mau buat paspor untuk adik saya , kan ada syarat harus ada ktp orangtua sedangkan orangtua saya ada di luar negri. Apa bisa di gantikan dengan ktp dan paspor milik saya?

      Delete
    3. Sepertinya tetap harus ada syarat identitas orang tua. Kalau begitu mgkn ada bagusnya kamu datang ke kantor imigrasi dan tanya langsung. Atau coba telepon dulu (tp biasa telepon susah). Maaf saya ngga bisa bantu ya.

      Delete
  26. saya isi form ada notifikasi kurang 1 isian tapi tdk ada informasi kurangnya dimana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itulah website imigrasi kita hehe. Agak kurang informatif. Diisi saja selengkapnya. Kalau ada yg gak aplikatif diisi yg plg mendekati saja. So far saya udah bantu anak, suami, mertua.. semua oke.

      Delete
  27. waktu mengurus di soetta, ayahnya wajib hadir atau tidak?

    ReplyDelete
  28. Maaf maksud saya, waktu mengurus passport anak di kanim soetta, ayahnya wajib hadir atau tidak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau di Soetta saat itu alias tahun lalu, tidak wajib hadir. Saya tidak tahu kalau sekarang bagaimana. Yg jelas berdasarkan info dr komen, kalau Kanim Jakbar harus keduanya ikut.

      Delete
    2. Apakah kalau ayahnya tidak hadir, lalu ada surat kuasa yang perlu ditandatangani/tidak?

      Delete
    3. Saya tidak tahu aturan yang sekarang seperti apa. Kalau dulu suratnya bisa dibeli di kanim dan cukup di ttd oleh ibu. Anyway next time taruh nama saja biar lebih enak jawabnya.

      Delete
  29. Halo kak,
    Kalo si bayi usia 2 bulan belum ada KK nya, namun akte dan surat nikah ortu nya lengkap, apakah sudah bisa syarat buat paspor nya?

    Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. KK itu sepertinya crucial ya. Itu termasuk syarat dasarnya untuk membuktikan serumah sama anak. Bikin aja dulu KKnya. Cepet kok. Saya aja ngurus sendiri mulai dari surat pindah domisili ortu untuk bikin KTP baru, lalu lgsg deh bikin KK. Cepet.

      Delete
    2. Ok, I will :)

      Thanks kak blog nya sangat membantu,
      Salam kenal
      Adinda

      IG : @asrasrasr

      Delete
  30. mba kalo bayi umur brapa boleh bikin pasport

    ReplyDelete
    Replies
    1. Umur brapa saja boleh asal kelengkapannya sudah siap (akte lahir, KK).

      Delete
    2. Kalau anak Mau lanjut sekolah ke arab saudi bagiamana syarat Bikin paspornya anak itu msih di bawah umur terus kedua orng tuanya udah ada disaudi..mohn kasih tau bgaimna caranya

      Delete
    3. Tanyakan langsung di pihak imigrasi ya. Soalnya saya bukan petugas yg berwenang.

      Delete
  31. Mba,klo bikn paspor buat yg ada diluar Negri bisa yidak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau orangnya sudah di luar negeri, berarti pas berangkat pakai paspor Indonesia kan? Perpanjang ya bisa di embassy/ konsulat Indonesia di negara tsb.

      Delete
  32. Halo mba, aku terbantu banget dengan ada blog ini, jd semangat mau buat paspor untuk anak.. Niatnya padahal tadi pake agen hehe tapi mahal... Oiya mba aku mau nanya, siapa tau masih inget dan bisa membantu.. Saya sudah print PDF yang ada di poin 5, tapi bagian mana saja ya yang saya isi? Habisnya bingung kolom2nya seperti disediakan untuk orang imigrasi.. Sekiranya bisa membantu... Terima kasih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terakhir saya bantu mertua saya sepertinya sudah tidak pakai isian form lagi ya. Sepertinya loh *lupa2 ingat* soalnya jg sudah tahun lalu. Jadi kalau sudah bayar dan sudah ada tanda terimanya, tinggal datang saja dengan dokumen asli dan copy.

      Delete
    2. Oooh gitu.. Oke siap mba berarti bener ga ada, soalnya kolom2 yang kosong itu tulisannya catatan tata usaha dll.. Hehe siap mba.. Makasih banyak... Salam kenal ya mba... :)

      Delete
  33. Iya mba...lebih enak urus sendiri..waktu sy br menikah,ceritanya mau bulanmadu trus urus paspor lewat adek iparnya saudara..karna suami ga sempat datang buat foto (dlm sebulan) akhirnya hangus dan sy tetep bayar per orang 400rb,,800rb melayang+dpr omelan suami krn main bayar aja..hiks.. 2013 akhirnya kita bikin paspor sendiri daftar online..pake ribet tp ga pk mahal dan puas tentunya..beson rencana mau bikin buat anak kedua.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Good for you :). Memang kita harus biasakan nih untuk ngurus sendiri, supaya bukan cuma mental petugas yang membaik, tapi mental rakyatnya juga membaik. Makanya kita sama-sama beruntung punya suami yg encouraging untuk urus apa2 sendiri ya.

      Delete
  34. Hallo mau nanya, jika suami sy ada kesalahan isi data awal utk pekerjaan anak & tahun lahir saya blm dirubah. Lalu kita uda bayar & bikin janji 1 bulan kedepan (uda dpt tanda terima nya) eh dia br nyadar ada kesalahan dlm pengisian data. Any suggestion hrs bgmn?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya bukan petugas imigrasi. Jd jawaban saya blm tentu valid ya.

      Menurut saya, dtg saja dulu nanti bawa dokumen aslinya, lalu verifikasi ulang nanti saat wawancara di imigrasi.

      Delete
  35. Hi, thanks infonya. Saya mau tanya bisa nggk buat paspor online klo anaknya blm masuk di kartu keluarga? Urgent. Jd nunggu KK selesai kelamaan. Tq ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya ngga tau Pak. Saya bukan org imigrasi. Urus KK juga cepat pak. Dulu saya ngurus sendiri dlm hitungan hari lgsg jadi. Appointment kl buat paspor anak jg hrs pake nomer KK. Lalu gak bs instant lgsg dpt appointment. Bisa saja dpt appointmentnya br mgg depan.

      Jadi mending beresin dulu KKnya. Serius gak susah. Tp itu usul saya ya.

      Delete
  36. Mau nanya dong, kan saya masih 16 tahun dan saya mau membuat paspor untuk keperluan lomba tapi orang tua saya belum punya paspor?gimana itu bisa gak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mestinya sih bisa ya. Tapi tetap hrs pakai data2 orang tuanya dan didampingi ortu saat membuat paspor.

      Delete
  37. Mba maaf kalau sudah bayar terus sudah nentukan jadwal wawancara . Tetapi saya butuhnya cepat cepat bisa ga dipercepat waktunya.. atau daftar lagi via langsung ke kantor

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya bukan petugas imigrasi, jadi saya nggak bisa jawab. Coba aja dtg pagi2 banget ke imigrasi dan tanya sm petugasnya. Saya gak berhak jawab.

      Delete
  38. Terima kasih info nya mbak, kalau untuk surat pernyataan dari ortu itu udh ada templatenya ya? gak bisa kita browsing trus cetak sendiri?

    Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu dijual templatenya beli di tempat tukang fotokopi di situ hehe.

      Delete
  39. Mbak,klo mau buat paspor untuk anak,buku nikah asli suami dan istri harus di bawa ya ke kanim?
    Copyan nya juga harus disiapin copy buku nikah suami dan istri atau bs salah satu nya aja?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah saya kurang tau kalau buku nikah, krn saya bukan muslim jadi gak pakai buku nikah hehehe. Kalau saya bilang sih mending bring more drpd less. Copy aja semua dan juga bawa aslinya. Tapi karena saya bukan orang imigrasi, mendingan langsung kontak ke imigrasinya langsung.

      Delete
  40. saya ingin memperpanjang paspor lama tapi ingin menambahkan nama anak. Setelah saya input nomor paspor lama, dilanjutkan isi nama, yg saya bingung, apakah pakai nama saya atau nama anak saya? terima kasih atas bantuannya & infonya ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bikin pisah saja paspor anaknya. Jaman sekarang sudah tdk gabung2 lagi tidak seperti jaman dulu. Tapi jika memang ingin gabung, saya tdk pny kapasitas menjawab. Saya bukan orang imigrasi soalnya.

      Delete
  41. Saya umur 16 tahun dan ingin membuat paspor,supaya bisa solo traveling ke sgpore.but orang tua saya tidak punya paspor.kira2 bisa nggak saya mendapatkan paspor

    ReplyDelete
  42. Saya umur 16 tahun dan ingin membuat paspor,supaya bisa solo traveling ke sgpore.but orang tua saya tidak punya paspor.kira2 bisa nggak saya mendapatkan paspor

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba cari infonya ke imigrasi langsung ya Fahri, atau ke biro perjalanan. Saya bukan agen atau pusat informasi. Jadi yang bukan pengalaman saya, saya nggak berani jawab.

      Delete