Wednesday, April 25, 2012

Cowok Cowok Nekad (Part 1)


Untuk mengenang masa-masa single dulu (bukan berarti saya mengingingkannya kembali ya, soalnya tentu asyik sekarang donk), saya mau menceritakan beberapa kisah pria-pria unik di dalam kehidupan saya yang lumayan tinggi kadar nekadnya. Di tiap edisi, saya mau ceritain satu aja.

Kali ini, kejadiannya kira-kira 5 tahun lalu, saat saya baru awal-awal kerja di Jakarta. Jadi cowok ini kerja di kantor yang sama dengan saya, di divisi yang sama juga. Kita panggil saja dia si Kulkas, berhubung anak-anak suka bilang badannya dia kayak kulkas (Kotak, gede, rata hahahahaha... jahat banget yeee...). Si Kulkas ini posisinya tuh di office di bawah saya, tapi kita seumuran. Mungkin itu sebabnya kenapa dia nekad, karena secara umur, masih nyambung gitu lah. Tapi yang saya gak tahan dari si Kulkas ini adalah: LEMOT TIADA TARA. Selain lemot, dia ini ternyata juga percaya dirinya cukup parah, alias kebangetan.

Walaupun waktu itu dia nampaknya tertarik sama saya, tapi sayangnya, saya tuh gak tertarik sama dia. Gimana saya bisa tahan sama cowok yang tulalit? Tapi lumayan juga, gara-gara saya tau kalau dia tertarik sama saya, saya pernah sekali minta tolong dia jemputin saya waktu mau kondangan salah satu orang kantor. Bayangin ya, rumah dia di Grogol, rumah saya di Cawang, kawinannya di Hotel Borobudur aje gitu loh! Tapi ya dia sungguh senang sukaria saat menerima permintaan tolong saya itu.

Beberapa hari sebelum hari penjemputan, temen cewe saya nanya, "Le, lu ke kondangan nanti sama siapa?" 

 Terus saya jawab,"Sama si Kulkas. Lu mau ikutan skalian?"  

"Eh boleh deh... jemput skalian ya, Le." Dalam hati, mayaannnn gak berduaan doang sama si Kulkas.

Langsung deh saya bilang sama si Kulkas. "Eh Kulkas, besok pas kondangan, si X mau ikut juga tuh. Gak apa-apa kan ya jemput dia sekalian?"

Si Kulkas karena sudah pasrah, akhirnya rela menerima permintaan tersebut. Hahahaha... cucian deh. Dan di mana rumah kawan saya si X ? Di Sunter!!

Rute si Kulkas: Grogol --> Cawang --> Sunter --> Borobudur --> Sunter --> Cawang --> Grogol.

Hore!!! Yah gimana yah, antara kasian juga sama si Kulkas, tapi sebenernya, salah gak sih kita sebagai seorang wanita meminta courtesy dari seorang pria untuk antar jemput? Nggak kan ya? Ya? Ya? *maksa*

Saya kira, si Kulkas udah kapok tuh temenan sama saya. Ternyata, masih nggak juga loh!!! Waktu itu dia ngajakin saya nonton film sepulang kantor. Saya nggak enak juga sih nolaknya abisnya saya juga udah minta tolong dia kan buat nganter-nganter kemarin itu. Akhirnya saya bilang aja, "Boleh deh Kas, tapi bentar ya, gue ajakin temen-temen yang lain dulu." Hahahahaha... Akhirnya, malem itu, kita nonton, BERLIMA di Djakarta Theater!

Apakah dia sudah menyerah? Ternyata belum juga!! Dan inilah kisah ultimate terakhir yang saya alami bersama si Kulkas, sampai akhirnya dia menyerah.

Kulkas: "Le, gue kan mau ulang tahun Le, gue mau ngadain party. Lu dateng ya. Paling nggak jauh-jauh lah di PS aja."

Leony: "Oh boleh-boleh. Di mana nih di PS-nya?"

Kulkas: "Restonya elu yang pilih Le."

Leony: "Hah? Lu mau party, restonya kok gue yang pilih? Mestinya kan elu yang pilih dong, kan lu mau ngundang orang."

Kulkas: "Gini Le, restonya itu elu yang pilih, soalnya, di daftar tamu gue, hanya ELU SEORANG, Le..."

*PINGSAN.... NGGA BISA NAPAS... Uhuk uhuk...*

Setelah mencapai kesadaran saya kembali.... karena saya nggak tega, saya bilang ke dia, "Kas, kalau elu mau ngadain party, boleh aja, tapi gue gak mau berduaan, karena itu bukan party. Lu mesti undang 4 orang lagi, baru nanti kita ngadain Birthday dinner lu."

Si Kulkas pun menunduk lesu...

Pas hari ultah dia, saya kasih ucapan selamat. Terus saya tanya, "Gimana nih, dah dapet 4 tamu yang lain belum?"

Dan si Birthday Boy menjawab dengan sedih, "Nggak Le, di guest list gue, masih cuma satu tamunya, elu doang...."

*Sigh.....* Cape deh...*

Saturday, April 14, 2012

Turkish Delight!

Saya ini, nggak gitu pinter kalau nyusun cerita perjalanan. Jadi, saya bakalan bercerita melalui gambar aja yah! Sama kayak cerita kawinan saya yang pagi maupun yang malam, di gambar itu bawahnya nanti saya kasih captions aja, supaya bisa cerita sendiri hehehe... Sebenernya ada ribuan foto-foto di sana, makanya memilih itu susahnya setengah metong. Dan saya pelit (a.k.a males) bagi-bagi cerita jadi beberapa bagian. Soooo... SIAP SIAP DIBOMBARDIR FOTO!

Mari!


Selamat pagi dari Istanbul. Ini adalah Hippodrome, tempat balapan Chariot (alias kereta kuda) di jaman Romawi dulu. Latar belakangnya adalah Blue Mosque. Percaya atau ngga, Obelisk yang di depan itu, asalnya dari Mesir. Butuh 60 hari untuk membawanya dengan kapal dari Mesir ke Turki, tapi, butuh 60 tahun untuk bawa obelisknya dari pantai ke tengah kota. Tetottt...-_-
Blue Mosque alias Sultanahmet Cami. Usianya sekitar 500 tahunan, and it's very darn beautiful.
Di dalamnya banyak kaca patri, dan lapisan keramik buatan tangan. Sebongkah keramik itu, katanya kalau dicolong dan dilelang di Christie's, lakunya bisa 40,000 USD!! (mengendap2 pengen nyolong jadinya... ga jadi deh... tar masuk penjara...)
Di sebrang Blue Mosque adalah Hagia Sophia, usianya sudah 1500-an tahun. Bangunan inilah yang menjadi tonggak sejarah bentuk mesjid di seluruh Turki. Padahal dulunya ini adalah gereja. Nah, Blue Mosque itu ceritanya mau nandingin besar kubahnya Hagia Sophia. Tapi sudah usaha kayak apapun, tetap lebih besar Hagia Sophia.
Sekarang Hagia Sophia sudah jadi museum. Inilah bangunan handicapped friendly pertama di dunia. Dari lantai 1 ke lantai 2, mereka menggunakan ramp, bukan tangga. Kita lihat perpaduan arsitektur gereja, dengan mesjid. Amazing!
The spectacular dome. Lihat chandeliernya dan brapa banyaknya? Sekarang sih sudah pakai listrik. Tapi bayangkan, jaman dahulu, itu semua cup-cupnya diisi dengan minyak untuk penerangan. Slamet deh yang ngisi!
Pintu gerbang dari Topkapi Palace. Kompleks istana Sultan, dengan pemandangan terbaik dari Turki!
Saya berdiri di daratan Eropa di Topkapi. Di depan kita adalah daratan Asia. Dan yang membelah, Selat Bosphorous!
Inilah keramaian di old city Istanbul. Jalannya kecil-kecil! Jadi harus extra hati-hati kalau ramai.
Sore hari sebelum matahari terbenam, kita menyeberang menggunakan Ferry menuju Cannakale.
Kota Troia alias Troy di pagi hari. Jangan bayangkan ada Brad Pitt berkeliaran dengan pant*t-nya kemana-mana! Nah, Troy yang sekarang ini sebenarnya sudah lapisan ke-9. Tiap kali kota ini selalu diserang, dan dibangun kembali di atasnya, karena lokasinya yang strategis. Lapisan pertamanya, kira-kira 5,000 tahun usianya.
Harap maklum, kita gak biasa sama pose-pose standar. Di blakang kita itu adalah gedung parlemen. Nah, kalo parlemen yang bener, anggotanya tiap kali meeting, pasti mikir! (bukan tidur atau nonton video porno hihihi). Itu ceritanya kita lagi mikir ala tempo dulu.
The Trojan Horse!! Sudah pasti bukan Original, tapi lebih populer buat tempat foto dibandingkan kotanya sendiri hahahaha. Did you see us?? Kita masuknya dari pant*t kuda!
Ini adalah rumah dari Bunda Maria atau Siti Maryam. Pas doa di sini, gak tau kenapa air mata saya keluar mengalir gitu. Mungkin saya membayangkan ketabahan hati dari Bunda Maria ya. Sehabis kematian Yesus/ Nabi Isa, dia harus kabur menghindari kejaran Romawi, dan ternyata, dia kabur dari Jerusalem ke Turki.
Wall of Wishes. Jadi banyak banget orang yang taruh permohonan di sini, mulai dari minta perdamaian dunia, kesehatan, dan yang paling banyak, MINTA JODOH! You can even put your email and facebook address here! hahaha...
Kita diajak ke penjual jaket kulit bayi domba yang mahalnya najubileh! Ini suami mendadak ditarik sama model Turki, disuruh jadi model juga. Ganteng ya ya ya ya ya ? *maksa*
Inilah kota Efesus, kota terbesar di jaman dahulu dengan penduduk 250,000 orang! Di foto itu adalah gambar Medusa, dan Medusa ini sering ada di setiap gerbang untuk melindungi orang-orang di dalamnya.
What I remember the most hahahah. Wece-nya orang kaya di pemandian! Kalau orang kaya dateng ke pemandian, ini adalah toilet bowl-nya. Berhubung itu marmer, kan dingin yah ? Jadi orang kaya itu, bayar budak untuk duduk dulu supaya jadi anget, terus baru mereka yang duduk, dan pup di situ... Darn slavery!!
The most famous and the most beautiful spot in Efesus. The Library!! Di sini memang pusat ilmu, tapi ngesot sedikit,.... Red Light District! Hahahaha...
Makin siang, makin panas, makin ruameeeeee.... The weather is unpredictable. Pagi-pagi single digit, siang-siang double digit, panas pula. Makanya orang banyak yang saltum dan akhirnya pada iket jaket di pinggang.
This is Nike! The Goddess of Victory. Nah jadi sekarang tau kan kenapa lambang Nike itu contreng? Itu bukan contreng. Itu Dewi Nike lagi siap-siap terbang!
Kuburan dari Santo Yohanes. Kalau buat yang Kristiani, pasti ingat, dulu Yesus menitipkan Maria kepada Yohanes. Jadi mereka bedua berangkat ke Efesus. Tapi karena Maria posisinya lebih tidak aman, maka dia memilih tinggal di pinggiran Efesus, di belakang bukit.
Another view of the ruins of St. John Basilica.
Is it Snow? Is it Ice ?? Nooooo, it's LIME STONE!! Welcome to Pamukkale!
Kalau mau berendam, kita harus nyeker dulu. Airnya angetttt... Where are our shoes ??? Tuh, diplastikin!
Di kota Konya, kita makan di restaurant yang usianya sudah 800 tahun. Angkerkah?
Of course nggak. It is beautiful!! Di manage dengan baik, dan dijaga kelestariannya. And the food was good!
Kita tiba di Mevlana Museum. Mevlana ini adalah pendiri aliran Sufi. Herannya Sufi ini walaupun Muslim, tapi percaya akan adanya after life dan reinkarnasi. Interesting! Oh iya, Whirling Dance juga merupakan budaya Sufi. Before we enter the museum, bungkus dulu sepatu dengan plastik. And my bootsss..., kenapa jadi kayak sepatu Alladin ?
Di bagian dalam museum, kita nggak boleh foto. Jadi, ini aja nih, foto replika Tasbeh 990 buletan. Bayangkan, doa pakai ini, dari pagi, kelarnya jam brapa ya?
Bagian luar museum. Lihat kubah hijau ? Hijau dalam agama Islam melambangkan kesucian. Dan disitulah letak makam dari Mevlana.
Highlight of the trip: Cappadocia. It's not even 6 AM in the morning, and the weather was -1 degree celcius, and we're ready for our Baloon Ride!
Balon warna warni, siap terbang!
Our one and only good picture with us in it hahahaha... Di sini posisinya masih nggak terlalu tinggi.
Beautiful!!! Masih ada snow, ada karang, dan ada balonnnn!! Kita naik sampai ketinggian 1,000 meter dari permukaan tanah.
Setelah 1 jam baloon ride, kita sama-sama minum champagne!! (and Sour Cherry Juice for the kids :P)
Goreme Open Air Museum. Dahulu, ini adalah pusat pendidikan untuk Biarawan. Mereka membangun berbagai ruangan di dalam batu karang vulkanik. Ada gereja-gereja kecil di dalamnya. Tapi sayang, tidak boleh ambil foto di dalamnya.
Saya nginjek-nginjek karpet ratusan jutaaaa ! heheheheheh...
Karpet sepetak ini.... harganya: USD 24,000 AJEEEE...... *guling2 ngais2 tanah, ngarep berlian muncul...*
Contoh makan siang di Turki. Nasi, dan ikan. It was good! I love Turkish food! I gained 2 kgs during the trip!
The Underground City. Ini adalah salah satu dari Underground City di Cappadocia. Tempat ini digunakan oleh orang-orang Kristen untuk berlindung dari tentara Romawi. Dalamnya sampai 4 lantai dan jalurnya: MUMET! Jangan coba-coba jalan sendiri. Udah masuk, ga bisa keluar lagi.
Kastil di Cappadocia. Kok bisa ya jaman dulu orang hidup di dalam batu ??? And they're not flinstones! No dinosaurus!
Malam hari, nonton Folk Show, unlimited drinks! Saya minum Birrrr !!! (Boong deh, saya ga doyan bir, itu saya minum teh apel di depan saya. Birnya buat gaya doang).
Whilrling Dance..... muter muter muter... yang nonton aja ngantuk!
Belly Dancing, yang ini yang nonton bangun lagi!
Beautiful hand made and hand painted pottery in Cappadocia. Ternyata di luaran banyak palsunya!! Sedih... dah keburu beli, dan di luaran harganya bisa sepersepuluhnya... Eh tapi gpp, beli yang asli!! Anti pembajakannnn!!
Kemal Ataturk Mausoleum (makam) di Ankara. Tau kan siapa Kemal Ataturk ? Dia adalah bapak bangsa Turki. Setelah perang dunia ke 1, saat Sultan dibodoh2in oleh negara lain, Ataturk berjuang supaya Turki bisa tetap berdiri. Dia mendidik kaum perempuan sederajat dengan laki-laki, dan membuat bahasa Turki menjadi mudah dimengerti dengan huruf latin. Bravo Ataturk!!
Pergantian guard pukul 3 sore. Ganteng-ganteng, tinggi-tinggi!
Citadel Ankara alias Ankara Castle. Sayang banget, kastil ini sekarang diisi sama gembel dan pencopet. Guidenya sendiri sampai malu, dan pesan banget sama kita-kita untuk hati-hati.
Back in Istanbul! We took Bosphorus Cruise alias cruise melalui selat Bosphorus, dan ini adalah foto Galata Tower yang kita ambil dari dalam kapal. So, jadi tau kan dari mana klub bola Galatasaray dapat nama ?
Summer Palace Sultan, yang akhirnya jadi hotel mewah tempat wedding.
Grand Bazaar! Tempat turis belanja. Saya gak demennnn... gede banget, barangnya sama semua, gak jelas mau nawar brapa, dan bikin sakit kepala!
Taksim Square, where the Turkish shop! Nahhhh ini baru saya suka!! Mendingan belanja di toko yang jelas, harganya jelas! And we got to experience the real life of Turkish people!
Our wonderful guide, Metin! Thank you for being a great guide!

Yak, PUAS PUAS PUAS ???? Gile, cape banget milih dan uploadnya! Banyak banget kan fotonya ? Semoga komputer anda-anda semua kagak ngehang!

Oh iya, satu yang perlu dicatat dari Turki. Turki itu negara Muslim sekuler. Pemerintahnya ngga beragama, alias gak mau tahu soal agama.  Anjing berkeliaran di mana-mana termasuk di depan mesjid, dan temenan sama kucing. Mau puasa atau ngga puasa, itu urusan pribadi. Di tivi, artis-artisnya berpakaian seksi pun nggak ada yang protes. Tapi, negaranya maju! Orang-orangnya tertib. I think we should learn from them... Beneran!