Posts

Showing posts from October, 2011

Cowok apa Banci ?

Jadi saya ada temen laki-laki namanya si X. Kemudian banyak temen-temen yang tau, kalo temen kita cewe yang namanya si Y itu suka sama si X.

Suatu hari, saya, si X, dan beberapa teman lainnya, pergi makan bareng. Si Y nggak ikut. Kemudian di tengah-tengah makan itu, si X mulai bercerita, kalau si Y ngejar-ngejar dia, gesture-gesture apa saja yang sudah dilakukan oleh si Y, intinya si X ini pamer-pamer banget kalau dia itu dikejar-kejar sama si Y, tapi dengan nada mencemooh dan merendahkan si Y.

Kita sebagai teman-temannya, terus terang mendukung-dukung aja sih kalau si X ini jadi sama si Y. Karena ya memang cocok juga. Si X ini tipe celamitan, dan si Y ini tipenya tegas, jadi bisa saling melengkapi. Secara umur, mereka sudah sama-sama matang, di atas 40 untuk si X dan di atas 35 untuk si Y. Walaupun namanya jodoh di tangan Tuhan ya, tapi kita melihat kalau mereka oke-oke saja jalan bareng.

Tapi statement yang paling bikin saya sebel adalah, si X ngomong dengan sombongnya, "Hah …

Bergaya Dikit

Tadi siang, temen saya yang akhir Juli kemarin nikah di Perth ngirimin link ini.

Terus di dalemnya ada satu paragraph, isinya ini:

As a part of the second set the quintet were joined for two songs by a friend of Christina’s from Indonesia, Leony. She sang the ballad “The Nearness of You” which Daryl and Christina plus other family members danced appreciatively to. Leony’s voice and intonation was superb and was the perfect addition to provide that intimate moment. The song was so well received that Leony was talked into singing another song “It Had to be You” impromptu with the band backing.

Wahahahahahaaha.... *ketawa geli...*

Perilaku (salah satu) Orang Indonesia Yang Berobat di Singapura

Gara-gara baru balik dari check up kemarin, saya jadi ingat satu cerita yang saya simpan cukup lama, dari April tahun lalu tepatnya.

Sekelompok ibu-ibu berpakaian perlente dengan gaya rambut wah dan pakaian yang ehem-ehem memasuki klinik dokter saya. Beberapa ibu itu, juga ditemani remaja putri mereka, yang saya kira pakaiannya gak kalah ehem-ehem sama emaknya. Bayangkan para remaja putri itu, mau ke dokter, tapi pakai rok mini ketat, jaket berlapis, sepatu wedges super tinggi, ataupun high heels 12 cm dan tas bermerek mentereng. Ngerti juga sih, berhubung rumah sakitnya lokasinya di deket Orchard Road, mungkin mereka juga mau nampang yah.... (plus siapa tau ada dokter muda yang kecantol hahahahah).

Waktu itu, saya sedang menunggu hasil check up dan mau berkonsultasi dengan dokternya. Seperti biasa, yang namanya ke dokter ya saya berpakaian biasa saja, pakai celana jeans dan kaus, juga sepatu teplek, biar gampang kalo mesti buka baju pada saat di X-ray. Jadi, melihat pemandangan ibu-i…