Saturday, July 23, 2011

Waktu Dia, Bukan Waktu Kita

Percaya nggak, Tuhan itu pasti memberikan yang terindah pada waktunya ?

Contoh:

1. Sebelum paru-paru kanan saya diangkat, saya diberi kesempatan oleh Tuhan untuk pergi ke Tanah Suci di musim dingin, di mana suhu di puncak Gunung Sinai mencapai -6 derajat Celcius, dan pendakian begitu sulitnya. Saya diberi kesempatan merayakan Natal di sana. Akhir Tahun 2008, paru-paru kanan saya sudah tidak berfungsi, dan Tuhan kasih saya pergi di bulan Desember 2007!! Mepet banget kan waktunya ?? Beneran kan ? Indah pada waktu-Nya.


2. Pertengahan tahun 2009, saat saya mengira saya akan menuju tahap serius dengan mantan pacar saya, Tuhan kasih saya tanda-tanda, kalau memang orang tersebut bukan yang terbaik untuk saya. Dan memang terbukti nyata, dari perbuatan-perbuatan jahatnya yang menggila setelah saya putus hubungan. Ditambah lagi, setelah saya putus dari dia, banyak sekali teman-teman yang support dan memberikan dukungan penuh untuk saya, dan makin terkuak kejahatannya yang dilakukan terhadap saya maupun terhadap orang lain. Walaupun saat hubungan kita berakhir sedihnya bukan main, tapi bayangkan kalau saya sampai menikah sama dia, bisa pingsan berdiri!! Tuh, lagi-lagi, Tuhan tetapkan indah pada waktu-Nya.

3. Awal 2010, saat itu saya mau operasi di Singapore dan dijadualkan di bulan Februari. Tetapi ternyata dokternya berhalangan, sehingga operasi saya diundur di bulan Maret. Setelah saya operasi itu, di saat saya masa pemulihan di Singapore, saya bertemu dengan seseorang yang spesial dalam hidup saya. Waktu saya bertemu dengan dia, dia baru sebulan putus dari mantan pacarnya sebulan yang lalu! Dan pas operasi saya diundur 1 bulan. Jadi, rupanya Tuhan kayak mengatur, supaya saya bertemu dengan dia, saat kita berdua lagi jomblo! Nahloh... Tuhan memang hebat kan ???

Nah, makanya, buat semua orang yang di sana, yang sedang berharap sesuatu namun belum kesampaian, atau merasa hidup ini kok menyedihkan, PERCAYA deh! Kalau Tuhan pasti kasih yang terbaik, tapi tinggal terserah Dia mau kasihnya kapan.

PS: buat yang tau mantan saya siapa yang di point no. 2 itu, bantu deh doakan dia dan keluarganya supaya bertobat!! I'm serioussss!!

17 comments:

  1. setuju banget kalo emang semua itu akan berjalan lancar pada waktu Nya, bukan pada waktu kita ya... :)

    jadi... udah mau bagi2 undangan ya? hehehe

    PS. semoga ya mereka bisa bertobat! sampe sekarang gua gak abis pikir lho kok bisa begitu.... :(

    ReplyDelete
  2. @Arman: Amin amin... Lah, kok nanya undangan ?? Ngga nyambung nihhhhh ckckckckck...

    ReplyDelete
  3. Setujuuu banget ama u Le, semuanya diberikan tepat pada waktuNya...tinggal tergantung kitanya sabar apa enggak. N pada wkt kita dalam tahap menunggu tuh, huahhh rasanya ampun2 deh (keliatan ga sabarannya ya hahaha)...Thank God u bisa lepas dari sang mantan...

    ReplyDelete
  4. Gw percaya pol! Sama waktuNya Tuhan..memang Tuhan itu jarang kepagian tapi ga pernah terlambat!

    ReplyDelete
  5. Iya Ny, waktu dan berkat Tuhan kadang ga terduga, tapi janji Tuhan selalu yang terbaik buat kita yah. Kadang gemes dan penasaran kalo apa yang udah kita rencanain gagal, tapi di balik itu Tuhan punya surprises demi surprises yah, hehehhe.
    Semoga mereka bertobat yah.

    ReplyDelete
  6. @Katrin: Bener Kat, intinya, kita gak boleh menyerah, harus sabar, dan tetap berusaha. Jangan pasrah lantas ga ngapa2in juga heheheh...

    @Pinkbuble: Asik deh kalimat elu, jarang kepagian, tapi ga pernah terlambat. Tosss!

    @Daadaachan: I guess dalam hidup ini, kita gak boleh expect too much dari manusia. Yang bisa kita harapkan 100% cuma Tuhan aja yah :)

    ReplyDelete
  7. Bener ya, Le. Habis gelap terbitlah terang:)

    ReplyDelete
  8. @Once_Alifetime: Yes, kayak Ibu Kartini hehehehe. Tapi beneran kok :)

    ReplyDelete
  9. yes g percaya Tuhan akan kasih yg terbaik buat kita , cuman waktunya kapan yg kita ga tau .
    pokoknya semua akan indah pada waktunya .
    semoga org yg lo sebut bisa bertobat yah

    ReplyDelete
  10. Semangat!!!! ^_^ This posting is very inspiring. ^_^

    ReplyDelete
  11. @Veny:Sip Ven, iya, semoga bertobat bukan cuma di mulut, tapi di dalam seluruh perbuatannya yah.

    @Fely Funakoshi: Sama2! Semoga bisa kasih semangat buat kamu juga.

    ReplyDelete
  12. wow, Roma 8:28 bangeeet

    buat mantannya:
    Gal 5:19-21
    Roma 6:23
    Roma 9-10

    ReplyDelete
  13. Sorry, yg terakhir harusnya Roma 10:9-10

    ReplyDelete
  14. @Anonymous: THANKSSSSS!! Aku tulisin yah...

    Rome 8:28: (28) Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

    Gal 5:19-21: (19) Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, (20) penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, (21) kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

    Rome 6:23:(23) Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

    Rome 10:9-10: (9) Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (10) Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

    Btw, yang ayat terakhir itu, gimana yah, kalau ada orang yang cuma di mulut doang cuap-cuap, tapi di hatinya tidak seperti itu. Sedih deh sama orang yang mengatasnamakan Tuhan, tapi sebenarnya perbuatannya sendiri jauh dari kehendak-Nya.

    ReplyDelete
  15. lebih bagus ga ditulisin, jadi yang penasaran bisa baca sendiri and bisa di reveal lebih lagi sama Dia. hehe.

    Kita dibenarkan kan dengan iman, jadi kalo org itu cuma ngomong doang... yah hati" aja.. haha.
    (1 samuel 16:7)

    Anyway, kalo orang itu emang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, dia bakal tobat automatically (secara dia percaya bahwa Yesus punya otoritas jaooooh melebihi Presiden)

    ReplyDelete