Thursday, June 24, 2010

Happiness is Walking Hand in Hand

Percaya nggak sama kutipan di atas? Kutipan tersebut saya ambil dari Charles M. Schulz, si kreator dari Peanuts. Buat yang nggak kenal Peanuts, pasti kenal dong yang namanya Snoopy ? Si anjing beagle putih dengan kuping hitam dan totol hitam di punggungnya ? Geng-nya si Peanuts itu, ada Snoopy, kemudian si Woodstock (burung kuning kecil), Charlie Brown (bocah kecil botak dengan kaus kuning, pemilik Snoopy), Sally (gadis kecil berambut kuning dengan baju polkadot pink, adiknya Charlie), Lucy ( gadis kecil rambut hitam yang sok tahu dan sok pintar, teman baik Charlie Brown), Linus (bocah kecil yang suka mengemut jempolnya dan tidak bisa lepas dari selimut kesayangan, adik dari Lucy), dan tokoh-tokoh lain. Terus terang, Snoopy adalah tokoh favorit saya di dunia comic strip. Bukan kebetulan, kalau saya shio anjing, dan bukan kebetulan kalau saya memang hobinya sama dengan Snoopy yaitu makan dan malas-malasan. Hahaha....

Balik lagi ke kutipan tadi. Kalau saya percaya sekali, kebahagiaan itu adalah jalan dengan bergandengan tangan. Tidak ada orang yang jalan bergandengan tangan, dalam keadaan marah marah. Kalau marah-marah, pasti pisah, jalan sendiri-sendiri. Kutipan tadi begitu simple, tapi begitu mengena di hati saya. Coba kita mundur ke belakang. Berapa sih di antara kita, yang pas sudah menginjak remaja, jadi malas kalau gandengan sama orang tua kita? Maunya jalan sendirian aja. Malu kalau masih gandengan sama mama atau papa, soalnya pikiran kita, kita kan kita udah gede. Padahal, berpegangan tangan itu kan tanda cinta dan sayang dari orang tua kita. Kebayang nggak sih, sebenernya mereka kecewa saat kita sudah nggak mau digandeng lagi ? Makanya, mumpung kita masih sempat pegangan tangan sama orang tua kita, coba deh sekali-kali jalan, trus pegang tangan mereka, kalau perlu rangkul. Itu rasanya pasti hangat banget.

Terus, kutipan itu juga berlaku buat orang yang pacaran. Kalau kita lagi pedekate, atau dalam hal ini yang cewe lagi didekatin cowok. Bagaimana nunjukkin kalau yang ceweknya juga tertarik ? Ya dengan pegangan tangan itu. Misalnya, cowoknya tertarik ke ceweknya. Pas lagi jalan itu, cowoknya ngasih tangannya buat dipegang ceweknya. Gimana perasaan cowoknya pas ceweknya balas megang ? Duh, pasti nggak kira-kira kan senengnya. Serasa dunia milik berdua. Padahal baru pegangan tangan aja loh! Mulainya pasti dari pegangan tangan. Gak ada tuh orang pacaran, mulainya dari tomplok-tomplokan, atau cium-ciuman (kecuali ada yg extreme ya hahahaha). Makanya, “happiness is walking hand in hand”, bener banget kan ?

Banyak sekali hal-hal yang sebetulnya sangat sederhana, tetapi mampu membuat kita bahagia. Tinggal bagaimana kita mesyukuri hal-hal sederhana itu saja. Nah, sebagai penutup entry kali ini, saya kasih teks lagu “Happiness Is”. Lagu ini dinyanyikan oleh Al Jarreau untuk soundtrack Broadway show-nya Peanuts Gang yang judulnya “You’re a Good Man Charlie Brown”.

Happiness Is

Happiness is two kinds of ice cream
Finding your skate key, telling the time

Happiness is learning to whistle
Tying your shoe for the very first time

Happiness is playing the drum in your own school band
And happiness is walking hand in hand

Happiness is five different crayons
Knowing a secret, climbing a tree

Happiness is finding a nickel
Catching a firefly, setting him free

Happiness is being alone every now and then
And happiness is coming home again

Happiness is morning and evening
Daytime and nighttime, too

For happiness is anyone and anything at all
That's loved by you

Happiness is having a sister
Sharing a sandwich, Getting along

Happiness is singing together when day is through
And happiness is those who sing with you

Happiness is morning and evening
Daytime and nighttime, too

For happiness is anyone and anything at all
That's loved by you

Thursday, June 10, 2010

Kabar Burung

Beberapa hari terakhir ini, mata saya dibuat capek dan pikiran saya dibuat bosan. Mungkin hampir semua orang sudah tau, berita paling hot yang beredar di masyarakat akhir-akhir ini tuh adalah berita soal video porno mirip artis Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari. Berita ini sudah menjadi issue nasional, bahkan internasional. Di Twitter aja, si Peterporn sudah jadi topik nomor wahid.

Bayangkan, pagi-pagi, teman saya yang berdomisili di luar negeri, sudah menyapa saya, menanyakan, "Eh Non, gimana tuh kabar "burung"nya Ariel ?" Saya tuh sampe ngakak dibuatnya. Karena di sini, si burung bisa diartikan ambigu. Paham dong maksud saya? Bisa jadi kabar burung adalah kabar yang beredar dan belum terbukti keberadaannya, atau bertanya soal burungnya si 'Ariel' itu, yang memang kita tidak tau kabarnya di mana sekarang.

Terus terang, sampai blog ini diturunkan, saya tuh masih tidak mengerti. Kenapa hanya Cut Tari saja yang berani membuat jumpa pers. Di dalam jumpa pers itu juga dia tidak membantah 100%. Dia hanya memakai alibi, kalau suami dan keluarganya tidak percaya, dan tetap mendukung dia. Bisa dilihat kan ? Suami dan keluarga memang boleh tidak percaya, tetapi dari Cut Tarinya sendiri, tidak ada pembelaan 100% kalau itu benar-benar bukan dia. Sisa dua orang lainnya kemana ya ? Tidak ada pernyataan apapun! Kalau memang mereka berdua itu mau membantah, mestinya dari awal-awal lapor ke polisi untuk pencemaran nama baik. Tapi susah sih ya, udah hampir bisa dipastikan kalau itu video memang dibintangi oleh para artis tersebut.

Satu hal yang pasti, kasus video porno ini, membuat orang-orang justru bersatu loh! Maksud saya adalah, bersatu di berbagai tempat, untuk bekerja sama mendownload video dan membahasnya! Bayangkan, jika anda bicara politik di kantor, tidak semua orang bisa nyambung. Bicara ekonomi juga begitu, berapa besar sih bagian dari penduduk Indonesia yang peduli soal ekonomi ? Tetapi soal video porno ini, dari bawahan sampai atasan, bisa berada di dalam satu lingkaran yang sama! Bisa sambil cekakak cekikik membahas videonya, atau bahkan nonton bareng. Keren kan ? Boleh nggak kita nominasikan video porno artis-artis ini menjadi alat pemersatu bangsa ? *Tumben si Noni nyindir abis-abisan nih*

Sebenernya, kalo saya lihat, videonya lumayan kok. Lumayan buat REFERENSI bagi pasangan yang menikah, atau yang mempersiapkan diri buat menikah. Katanya si Dr. Boyke aja, si 'Ariel' ini permainannya bagus, udah kayak bintang porno. Cuma katanya sih, seperti pake obat kuat. Nah, buat bapak-bapak, bisa tuh belajar tekniknya tuh (bukan obat kuatnya yah). Dan katanya kan si 'Luna' juga luwes banget tuh, bisa ditiru sama ibu-ibu untuk membahagiakan suami. Tapi AWAS! Jangan video tersebut dipakai buat legitimasi, kalau seks bebas itu boleh. Apalagi buat anak-anak tuh, para orang tua mesti kasih perlindungan extra ketat tuh. Masak katanya di HPnya anak-anak ditemukan video-video porno tersebut pas dilakukan razia. Doh! Mau jadi apa dunia ini!

Oh iya, di balik gemerlapnya omongan soal video, I would like to say, A VERY VERY HAPPY BIRTHDAY to my Dear Brother. 8 Juni lalu, dia baru saja memasuki usia ke 26. Lucunya tahun ini, pas pukul 12 malam di tanggal 8 itu, dia malah masuk ke kamar saya, kemudian memeluk saya erat-erat. Dan dia bilang, "Terima kasih ya Ci, sudah menjadi Cici yang terbaik buat aku." Huksss...terharuuuu... Padahal, saya belum sempat mengucapkan Happy Birthday. Buat adikku tersayang, semoga kamu panjang umur, sehat, sukses, juga bahagia selalu. Dan nggak lupa, semakin dekat sama Tuhan. Makan-makannya weekend ini aja ya, kita semua lagi pada sibuk nihhhh... hehehehehe...

Tuesday, June 01, 2010

Minggu Asik

Saya biasanya jarang loh, posting pengalaman 1 hari gitu. Udah jarang lah...soalnya rada-rada males cerita ngapain aja. Biasanya 1 topik doang yang saya angkat, trus udah deh, dikembangin topiknya. Tapi kali ini gatel juga buat cerita, pas hari Minggu kemarin ngapain aja.

Minggu pagi sampai siang sih di rumah aja. Minggu aja tuh kurang tidur loh, lantaran ada temen yang curhat sampai pukul 3 pagi, trus pukul 8-an udah dapet sms, jadinya gak bisa tidur lagi. Siang-siang abis makan pukul 12.30, bobok lagi deh sampe pukul 3 sore. Habis gitu, langsung siap-siap buat ke Gereja pukul 4.

Hari ini rada-rada special. Kenapa ? Si Mama yang ngebet banget nonton Ari Lasso, akhirnya ketemu juga sama idolanya! Iya... my almost 54 yrs old mom, is a big fan of Ari Lasso. Dulu itu pas kita di Bali, nyokap sempet kesel karena gak bisa nonton shownya si Ari lantaran saya sakit pilek berat. Lagian, di Bali shownya di Kamasutra, pastilah rokok di mana-mana. Gak seru kan?
Nah, kalau kemarin itu, kita beruntung banget, bisa nonton Ari Lasso GRATIS! Acaranya namanya Sunday Break Out, lokasinya di FX Mall. Mama tuh udah ngincer banget pengen nonton acara ini, gara-gara ngelihat iklannya di koran. Terus jumat kemarin pas kita ke FX buat nonton Shrek, dipastikan lagi kalau shownya bakalan bener-bener ada hari Minggu. Ya udah deh, tambah ngebetlah beliau.

Padahal, hari itu lagi ada pertandingan Persija lawan Arema di Senayan. Tau dong kalo Jakmania lagi keluar kampung itu gimana rusuhnya? Sampe di BB aja udah ada pesan supaya gak main ke Senayan area. Tapi, semangat menonton Ari Lasso rupanya sudah mencapai titik kulminasi buat si Mama. Jadi, sebodo amat, pokoknya kudu ke FX Mall Senayan!

Sepulang Gereja, melajulah kita ke sana. Duh, jalanan sepi bangettt... bener-bener kayaknya orang keluar rumah tuh dikit ya. Mungkin ditambah perasaan deg-degan takut rusuh. Akhirnya sampai juga kita di FX. Panggung sih udah disiapin, tapi kok sepi amaaattt...huks... Kita makan dulu di Foodism yang surprisingly very good! Udah lama gak pernah makan di Foodism, dan kita belum pernah coba yang di FX. Biasa kita makan yg di Senayan City. Kemarin itu kita pesen Penne with Tuna, Grilled Fish with Tomato Salsa, dan Salted Egg Spaghetti with Tiger Prawn. Semuanya yummy.



Habis gitu, langsung deh menuju ke lantai 1. Sebagai keluarga non-jaim, kami langsung aja ngedeprok di lantai! Hahahahaha... Daripada berdiri kan pegel gitu loh! Acara dibuka dengan penampilan dari Dare to Dance. Keren sih, tempat anak muda nyalurin bakat dance gitu. Almost all of them are very2 talented. Ada anak kecil umur 9 tahun, jago banget breakdancenya. Selanjutnya, ada band Superkids yang isinya anak anak umur 12 dan 13 tahun, tapi juga sangat-sangat talented. Permisi ya Oom Dhany Ahmad, kayaknya Lucky Laki perlu deg-degan sedikit sama talentanya anak-anak superkids. Bisa dibilang dahsyat banget permainan gitar, bass, dan drumnya.

Setelah menunggu satu setengah jam, sampailah kita pada: ARI LASSO!! Mendadak semua penonton berdiri merapat ke panggung. Saya juga jadi ikutan berdiri, dan terus berdiri sampai acara selesai. Yeaahhhh.... Si Mama paling semangat teriak manggilin: "ARI ARI ARI ARI ARI !!" Sampe saya sebagai anaknya rada-rada melongo. Asli, malam itu Ari Lasso MANTAB ABIS. Penonton yang cuma sekitar 200-300 orang nggak menurunkan semangatnya. Apalagi syukurnya, yang nonton itu semua beradab. Walaupun ya masih ada lah anak-anak alay yang numpang nonton doang, tapi sebagian besar isinya adalah manusia-manusia manis yang tidak mengerikan. (ASLI concern saya nonton gratisan itu adalah takut ketemu manusia-manusia menyeramkan including copet).


Tapi kemarin, ketakutan saya tidak terbukti. Acara seru, santai. Saya berasa lagi nonton konser pribadi lantaran jarak saya ke panggung sangat dekat. Seluruh lagunya bisa saya ikuti, jadi serasa choir bersama dengan penonton yang lain. Pokoknya asik banget, pacenya cepet, dan seluruh lagu yang dibawakan hits semua. Mengejar Matahari, Arti Cinta, Menjaga Hati, Mana Kutau, Aku dan Dirimu, Cintailah Aku Sepenuh Hati, Rahasia Perempuan, Misteri Ilahi, dan akhirnya ditutup dengan Hampa, yang merupakan lagu favorit mama.

Gak berasa, tau-tau udah pukul 9.30 malam. Acarapun selesai. Yang saya bingung, kok bisa ya saya tahan berdiri gitu, sambil sing along teriak-teriakan, dan nggak berasa lelah sama sekali! Bener-bener deh, kaki saya juga gak terasa sakit, padahal sepatu saya tinggi loh. Puji Tuhan dikasih fisik yang sehat, dan semangat yang tinggi. Yang lucu, pas sesudah show, baru terbuka 1 fakta. Ternyata mama saya ngefans sama Ari Lasso cuma gara-gara lagu HAMPA ! Jadi lagu yang lain, beliau gak tau hahahaha... tapi ikut jingkrak-jingkrak aja. Intinya, kemarin itu, benar-benar akhir long weekend yang mengesankan.

TAMBAHAN:


Oh iya, promosi dikit boleh ya. Saya mau promosi sepatu favorit saya untuk sehari2, selama saya di Amerika maupun di Indonesia. Saya bukan brand ambassadornya merek sepatu tersebut ya, tapi saya cuma mau berbagi aja.

Mereknya adalah: UNISA. Dicatet baik baik. Buat ibu-ibu dan remaja putri yang ingin sepatu berkualitas, silakan ditengok. Memang harganya tidak terlalu murah, but it's worth every penny. Saya punya sepatu UNISA cuma 2 pasang. Yang pertama saya beli di San Fransisco tahun 2004, modelnya stiletto, saya pakai sebagai power shoes, untuk selalu look sharp saat saya interview dan akhirnya dipakai bekerja sehari-hari. Walaupun bentuknya stiletto, berdiri 3 jam pakai sepatu itupun saya tahan saking nyamannya. Sayang sekali, sepatu tersebut terpaksa dipensiunkan di tahun 2008, karena saking seringnya saya pakai (sole sudah ganti 3 kali), akhirnya dasar sepatu terbelah dua dan tidak terselamatkan lagi.

Sampai saat itu, saya belum menemukan kembali power shoes merek UNISA tersebut, sampai akhirnya, saudara saudariku, sepatu tersebut saya temukan di: Metro department store bagian designer line dan M Pacific Place (yang sekarang ganti nama jadi Metro juga). Harga berada di kisaran 1-2 juta rupiah per pasangnya, tapi beneran kalau buat saya, NGGAK RUGI. It's better to have one great power shoes daripada 10 pasang tapi gak enak dipakai. Dan bukti nyatanya, kemarin pas nonton sambil berdiri, dengan tinggi sepatu 10 cm, saya tetap merasa nyaman, dan karena tinggi itu, saya jadi gak perlu jingkat2 buat ngeliat mas Ari. Hahahaha.... Ya dah sekian promosinya. Biasanya saya jarang loh promosi. Tapi berhubung merek sepatu ini mungkin gak terlalu familiar, jadi gak ada salahnya ya... Monggo di test.