Saturday, August 15, 2009

Jangan Menyerah

Posting ini saya dedikasikan untuk Tante saya tercinta, yang sedang berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Jika dibandingkan dengan penderitaan yang saya rasakan, rasanya kok saya tidak ada apa-apanya dibanding dengan beliau. Selama beberapa tahun terakhir ini, beliau telah mengalami penderitaan berulang. Apa yang saya maksud dengan penderitaan berulang ? Sejak Tante saya ditetapkan menderita penyakit kanker, dia sudah dinyatakan sembuh, kemudian penyakitnya kembali lagi, dinyatakan sembuh lagi, dan akhirnya di kanker itu kembali lagi untuk yang ketiga kalinya.

Di setiap langkah perjuangannya, Tante saya menjalani kemoterapi, yang membuat dia kehilangan berat badannya secara drastis, membuat wajahnya pucat, rambutnya rontok, dan kondisi tubuhnya luar biasa drop. Sekian kali ronde-ronde terapi itu dijalaninya, tetapi saya tidak pernah melihat yang namanya kegelisahan, kesedihan, ataupun kemarahan terpancar dari matanya. Yang saya lihat adalah sebuah ketegaran luar biasa, semangat yang sungguh berkobar, dan cintanya yang tidak pernah putus terhadap orang-orang disekelilingnya.

Tante saya adalah seseorang dengan karya yang luar biasa. Dari sejak beliau mengabdi sebagai perawat di sebuah rumah sakit di Jakarta, sampai menjadi aktivis di salah satu yayasan sosial, saya yakin sudah begitu banyak orang yang merasakan sedikit banyak percikan kasih sayangnya. Disaat saya mengalami beberapa kali masa-masa sulit, beliau adalah teman curhat saya, dan ditengah sakitnya, beliau masih terus membuka hati untuk mendengarkan cerita keponakannya ini. Bahkan beliaulah yang selalu memberikan saya semangat dan dukungan yang tak henti setiap kali saya menghadapi masalah. Dengan segala keterbatasan yang dia miliki, dia adalah seorang tokoh yang harus saya teladani.

Dan saat tadi saya melihat dia tertidur lelap saat saya mengunjunginya di rumah sakit, tiba-tiba saja saya seperti melihat salah satu orang terkuat di dunia. Saat dia kaget terbangun mengetahui kalau saya sudah nongkrong di situ selama lebih dari setengah jam, saya melihat wajahnya berbinar-binar, padahal dia baru saja menjalani transfusi darah karena kemarin HBnya drop mendadak. Tadi kita bercerita banyak, soal hidup, soal harapan, soal kematian dan berbagai hal acak lainnya. Hari ini makannya mulai banyak, berbeda sekali dengan saat saya mengunjunginya 2 hari yang lalu. Waktu itu tak ada yang membuat dia nafsu. Kali ini nasi lembek dicampur kuah daun singkong dan bandeng presto dilahapnya sampai habis. Sebelum makanannya datang, dia sempat ngomong, kalau dia pingin makan yang berkuah dan tradisional, seperti nasi beberapa sendok dicampur kuah lodeh atau kuah sayur asem. Dan syukurlah, menu hari ini cocok rupanya dengan apa yang dia inginkan. Dan setelah itu semangatnya semakin bertambah, duduknya pun bertambah tegak di ranjang.

Pesan yang dia berikan kepada saya hari ini, adalah untuk jangan pernah menyerah. Kita boleh sakit atau disakiti, tetapi hidup kita ini pasti punya tujuan. "Tuhan pasti tidak pernah merem, Non," itu katanya. Hidup harus tetap semangat, toh nanti kita akan mati pada akhirnya. Dan di saat penyakit terminal menyerang, hidup itu bagaikan menghitung hari. Bahkan di saat ajal mulai menjemput, perasaan kalau Tuhan menghampiri akan sangat kuat. Namun, jangan pernah menyerah sebelum waktunya, apalagi jika Tuhan masih memberi kita kesempatan untuk berjuang.

Berikut ini kutipan syair lagu yang turut menginspirasi saya akhir-akhir ini:

Jangan Menyerah - D'Masiv

tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi

kita pasti pernah
dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini
tak ada artinya lagi

reff1:
syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik

tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi

Tuhan pasti kan menunjukkan
kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar
dan tak kenal putus asa

3 comments:

  1. moga2 tante lu cepet sembuh ya ny...

    ReplyDelete
  2. wahh semoga tantenya cepet sembuh tuu iia...
    tp badewe... saiia sukanya Dream Theater... gmn dund?!?!?

    ReplyDelete
  3. Mudah-mudahan setelah ini, kankernya gak datang lagi.

    Tough ya dia..

    ReplyDelete