Tuesday, November 18, 2008

Hidup Tanpa Internet

Kemarin pagi, tiba-tiba network di bagian finance mati total. Dengar-dengar sih bukan karena jaringan internetnya yang mati, melainkan memang koneksi di bagian finance dicabut untuk maintenance. Buktinya, di bagian marketing dan lain lain alias di sisi gedung sayap barat, masih baik-baik saja. Awal-awalnya, dimulai dari YM yang kedip kedip, mati nyala-mati nyala dan bikin stress kita, karena baru nulis message satu, tiba2 mati lagi, sehingga gak jelas apakah messagenya sampai atau tidak. Akhirnya sampailah kita kepada tahap pasrah dimana seluruh jaringan betul-betul tidak jalan, termasuk jaringan email internal. Bahkan mau ngeprint di network printer saja tidak bisa. Otomatis, kegiatan hanya berpusat di mengerjakan laporan yang ada saat itu saja, tanpa tambahan informasi yang bisa ditarik dari luar.

Saya sendiri sih berhubung data-data sudah lumayan banyak yang terkumpul, mulanya hanya terganggu sedikit saja dengan ketidakberadaan internet. Tapi lama-lama, setelah data dicompile dan banyak kesalahan di sana sini, dan tidak bisa menghubungi si pembuat data, rasa frustasi mulai menyerang.... Dan ternyata bukan saya saja yang terserang rasa frustasi, melainkan juga beberapa orang yang tidak bisa ngeprint, tidak bisa mengirim, dan menerima data, bahkan sekretaris bos saya bilang: "Apalah artinya hidup ini tanpa internet...." Yang disahuti oleh orang disebelahnya:"Jadi prioritas lu ke kantor ngapain? Main internet, baru kerja ya ?", dan dibalas oleh sang sekretaris:"Lah, kok elu tau ?"

Baru akhirnya saya menyadari, kalau di kantor ini tidak ada internet, bakalan garingnya setengah mati. Dulu saya pernah mendaftar di suatu company, kemudian saya tanya dengan detail fasilitasnya apa, dan saat dia bilang tidak bisa browsing internet, minat saya langsung berkurang. Saya sih tidak tahu kebiasaan di Indonesia itu seperti apa, tapi memang ada benarnya tindakan dari beberapa perusahaan, bahwa fasilitas internet sebaiknya tidak terlalu dibiasakan di Indonesia, karena terkadang orang Indonesia seperti baru dimelekkan matanya oleh Internet. Buktinya, di saat jam kerja, saya melihat beberapa staff sedang main game! Tapi di sisi lain, Internet itu penting juga, untuk menggali informasi baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk yang berkaitan penting dengan pekerjaan yang kita lakoni.

Oh iya, Internet juga penting buat refreshing. Terkadang, setelah penat berkutat dengan angka-angka, browsing 15 menit saja, sudah membantu memulihkan otak dari kelelahan. Apalagi kalo lagi bener-bener mumet, nah... nulis blog aja kayak sekarang...trus di post deh hihihi...

2 comments:

  1. iya bisa gila kali kalo di kantor gak ada internet. hahaha

    ReplyDelete
  2. iya kadang kasian ama kantornya. 6 jam diisi dg internetan, 2 jam baru deh kerja.

    ReplyDelete