Tuesday, April 15, 2008

Catatan Singkat Mengenai Kenaikan Berat Badan

Gara-gara kemarin sakit itu, nafsu makan saya jadi agak tidak terkontrol. Apalagi ada alasan untuk makan banyak alias: lagi sakit, jadi harus komplit gizinya. Pertama-tama yang paling saya tidak bisa kontrol adalah makan karbohidrat. Tiba-tiba saja, saya jadi suka banget sama roti-roti, nasi, dan bakmi. Minggu lalu, sore sekitar jam 5 sore, perut ini mulai lapar. Saya dan Mama yang sedang berada di Pasaraya Grande langsung ke foodcourt dan rencananya sih mau icip-icip saja dan share-share makanan. Endupnya, saya makan 2/3 porsi Beef Gyros, 1/2 mangkok Bibimbap, dan 1 Rotiboy! Pulang ke rumah, badan rasanya kok masih kurang enak, jadi sekitar pukul 6-an, saya tidur ! (Abis makan langsung tidur, perfect banget kan untuk nambah berat badan). Malamnya sekitar pukul 9 saya bangun. Perut lapar lagi dan tiba-tiba ngidam Mie Pangsit. Jadilah si mama menelepon ke restoran bakmi di dekat rumah untuk pesan 1 Mie Pangsit. Dan di pukul 10 malam, dengan nikmatnya sambil nonton tivi, saya dengan sukses menghabiskan 1 porsi Mie Pangsit...nyam nyam!

Jumat kemarin sepulang kerja, nonton bareng di Blitz GI sama teman-teman kantor. Sepulang nonton, kita makan di foodcourtnya GI, dan mereka pada bengong melihat pesanan saya. 1 porsi Spaghetti Bolognaise, 1 porsi Melting Chocolate Cake, dan 1 gelas Orange Juice. Si Leony yang biasanya lumayan menjaga asupan makanan, hari ini agak menggila sedikit. Sabtu siang makan di rumah aja sih, tetapi Sabtu malamnya pas makan di Aji Tei, saya pesan 1 porsi Beef Tonpeyaki, 1 California Maki, dan masih menghabiskan 1/3 porsi Unagi Don punya Mama. Plus penutupnya, masih pesan Mango Parfait! Minggu siang, karena saya bangun kesiangan dan sorenya harus tugas main organ di gereja, kita nggak kemana-mana. Sepulang gereja, pergi bertiga dengan Mama dan sepupu saya ke Penang Place. Saya pesan 1 porsi Nasi Lemak Komplit (Kari Ayam, Rendang Sapi, Otak-Otak, Sambel Udang, Telur Dadar, Ikan Bilis Kering), plus menu yang di share adalah Roti Canai, Ayam Mangga, dan minumnya 1 gelas Teh Tarik panas. Sudah makan segitu, masih ditambah lagi dengan penutup Bubur Cha-cha (Malaysian Style yang isinya komplit dengan ubi dan talas).

Yah, demikianlah, kenaikan berat badan ini makin terasa, terutama di daerah perut yang semakin membuncit. Dan siang ini, saya akan berangkat lagi ke Lampung tercinta. Dan seperti biasa, di Lampung, we cannot really control what we eat, as everything is being provided in front of our face in the massive amount. DARN !

3 comments:

  1. ya ampun leony...orang sakit itu gak nafsu makan, dia kok malah naek kekekkek *sambil lirik perut

    ReplyDelete
  2. neng leony gemuk dikit gpp lah..tambah chubby makin oke khan? :p

    ReplyDelete