Friday, March 28, 2008

Uhuk - Uhuk Part 2

Setelah saya menulis soal uhuk-uhuk minggu lalu itu (hari Selasa), hari Rabunya ternyata saya sudah mencapai titik di mana saya sudah tidak kuat lagi. Pagi itu badan saya lemas luar biasa, tidak bisa bangun lebih tepatnya. Namun karena banyak kerjaan, akhirnya saya memutuskan untuk berangkat juga dan sekitar pukul 11 siang, sampai juga di kantor. Sorenya saya memutuskan untuk ke dokter, dan akhirnya dikasih resep yang terdiri dari 4 macam obat warna warni. Malam itu seharusnya saya latihan koor terakhir untuk Jumat Agung, tetapi dengan segala kekuatan yang tersisa, saya meminta mama menelepon sang konduktor dan melaporkan kalau saya tidak kuat lagi untuk datang latihan. Benar saja, sejak kembali dari dokter dan mengkonsumsi obat batch pertama, saya langsung tidur. Sekitar jam 10 malam, saya dibangunkan mama untuk makan sedikit dan meminum obat batch kedua, lalu dengan suksesnya saya tidur lagi, sampai pagi! Jadilah saya skip latihan terakhir yang katanya sih sampai dikunjungi oleh pastor kepala demi melihat kesiapan koor kita. Hiks hiks...

Untunglah kita menghadapi long weekend yang dimulai dengan libur di hari kamis. Jadinya pagi-pagi saya bangun dengan keadaan sedikit lebih segar. Pagi setelah sarapan roti, saya minum obat lagi. Tetapi mama curiga, kenapa dari antara 4 macam obat itu, ada 1 macam obat yang isinya hanya 6 butir saja, sementara yang lain ada 15 butir. Dengan keadaan setengah panik, mama kembali menelepon dokter, ternyata obat yang 6 butir itu adalah obat tidur. Ya ampun, pantesan saya langsung tidur semalam dengan sukses, dan paginya saya mulai ngantuk lagi. Jadilah sekitar jam 10 pagi saya ketiduran lagi, dan kemudian bangun untuk mengikuti misa Kamis Putih. Setelah misa, kebetulan ada janji ketemuan dengan teman di Bakoel Koffie, Cikini. Jadi sore itu ngobrol-ngobrol dikit, lalu balik lagi ke rumah untuk jemput mama yang habis misa juga di gereja deket rumah. (saya nggak minum kopi kok, tau diri heheheh..Cuma minum 1 cangkir Hot Chocolate sama 1 botol Air Mineral Equil). Karena tenggorokan sepertinya makin parah, saya jadi pinginnnn banget makan yang sup-sup, dan akhirnya berangkatlah kita ke Pho 2000, Senayan City untuk makan malam. Karena besoknya alias Jumat Agung saya tugas menyanyi, jadi mama menyarankan untuk tidak minum obat tidurnya, tetapi tetap minum sisanya, supaya besok tidak ngantuk dan teler saat menyanyi di gereja.

Akibatnya: Saya tidak bisa tidur sama sekali! Mungkin saya hanya tidur total selama 2 jam saja. Setelah di teliti, ternyata sisa obat yang saya minum sepertinya ada suatu zat yang membuat kita menjadi tidak bisa tidur dan membuat jantung deg-degan seperti caffeinne. Selain itu, karena kurang istirahat, suara juga masih tidak pulih, dan setelah tugas Jumat Agung itu, suara saya malah betul-betul hilang, padahal saya sudah membawa perlengkapan perang berupa 1 termos berisi air hangat untuk diminum selama misa (maaf ya, harusnya saya puasa alias ngga boleh minum, tetapi situasi dan kondisi tidak memungkinkan). Berita baiknya adalah, selama misa berlangsung, saya tetap bisa bernyanyi dengan cukup baik. Jumat malam itu, saya serba salah, apakah memakan obat tidurnya lagi atau tidak. Akhirnya saya putuskan memakan obat tidurnya lagi, tetapi sepertinya tidak terlalu berpengaruh karena tetap saja rasanya deg-degan nggak karuan, sampai besok paginya alias hari Sabtu Suci.

Seperti diketahui, sudah dua hari saya tidak mendapatkan pasokan tidur yang cukup. Tetapi anehnya saya segar-segar saja, walaupun tenggorokan kacau balau dan hampir nggak keluar suara. Sabtu siang itu saya tugas nyanyi lagi di gereja. Tetep bawa senjata termos isi air anget dong! Eh malah ada yang minta loh, mungkin ngiler juga ngelihatin saya nyeruputin air suam-suam kuku. Pas Sabtu itu, saya menyanyi dengan terbatuk-batuk, tetapi yang namanya usaha diberkati sama yang di Atas, jadilah saya tetap bisa menyanyi dan menggapai nada-nada tinggi *buat yang tau lagu For the Beauty of The Earth, sopranonya setinggi apa, nah bisa dibayangin deh*. Seneng banget karena koor kita banyak dapat review yang bagus alias positive, malah ada yang langsung menghampiri untuk order acara kawinan dan krisma.

Setelah misa selesai, bersama teman-teman choir kita makan bareng di restaurant Randevouz dengan menu yang buanyak banget, kemudian beberapa dari kita alias enam orang lanjut ke Pacific Place untuk alasan yang tidak jelas alias menghabiskan waktu saja. Ujung-ujungnya, kita makan dessert ala Jepang di Aji Tei sambil ketawa-ketawa terus sampai perut dan leher pada sakit. Eh, masih lanjut lagi pula dengan nonton Vantage Point di Blitz Megaplex. Buat yang belum nonton Vantage Point, very recommended dah! One of the best movies so far this year. Ada tiga hal penting yang bisa kita petik dari film tersebut: 1. Kalau mau beli handycam tahan banting, belilah merek Sony; 2. Kalau mau beli mobil tangguh, belilah merek Opel; 3. Kalau mau beli handphone keren, belilah Sony Ericsscon. Heheheh...bingung kan? Makanya nonton dulu deh filmnya. Malam itu saya sampai ke rumah pukul 12 kurang, dan karena capek kurang tidur selama 2 hari, akhirnya saya bisa bobo dengan sukses. Horeeee...!!

Minggu pagi, Happy Easter semua! Semoga kebangkitan Kristus juga membangkitkan rasa kebersamaan kita sehingga kita sebagai ciptaan Tuhan bisa bersahabat dan hidup dengan damai. Pagi ini bangun lebih segar, tetapi bingung mau ngapain. Akhirnya setelah bingung-bingung, paksa mama untuk dandan dikit, dan kita yamcha di Samudra BRI II. Makan berdua mungkin habis 9 porsi icip-icip. Udah gitu yang parah adalah, kita makan ngebut banget, kayak udah dua hari nggak makan. Habis makan, lanjut lagi ke Grand Indonesia dan liat liat jadual di Blitz, ternyata pas banget ada Spiderwick Chronicles main pukul 14.30, jadilah saya dan mama langsung nyambung nonton. Setelah nonton, bingung lagi mau ngapain, pulang deh. Sampe rumah nggak berapa lama, kok udah nggak betah lagi, lagian perut rasanya sudah manggil untuk dinner. Jadi the long weekend itu kita tutup dengan makan di Gado-Gado Boplo Wahid Hasyim dengan menu gado-gado lontong, tahu telor, dan cincau hijau. Hari Minggu malam, saya minum obat lagi..akibatnya: Lagi-lagi nggak bisa tidur! Sampe pagi!

Hari Senin pagi, kepala saya sudah mulai kliyengan. Batuk juga nggak sembuh-sembuh. Pagi-pagi masuk kantor, lalu meeting seharian. Selama meeting, mulai terdengar uhuk-uhuk berkepanjangan yang tidak dapat dikontrol. Sampai saya betul-betul tidak enak hati sama para peserta rapat. Beberapa kali saya bolak balik ke kamar kecil dan berharap setelah dahaknya keluar, saya tidak batuk lagi, tetapi rupanya tidak mempan. Obat dari dokter juga sudah habis tuntas, tetapi kok batuknya tidak sembuh-sembuh. Sekitar pukul 3.30 sore, pak bos menawarkan saya untuk pulang, tetapi saya tidak enak hati kalau pulang lebih awal, akhirnya jam 5.30 sore barulah saya menuju ke rumah. Malam itu saya betul-betul lemas dan tidak kuat lagi. Mulai sekitar jam 7 malam, saya sudah terkapar dengan sukses di atas ranjang, dalam keadaan keluar keringat dan kepanasan padahal AC di kamar dingin bukan main.

Hari Selasa, karena kondisi yang betul-betul drop, saya memilih untuk istirahat di rumah. Saya ini lumayan tipe ngeyel dan susah banget istirahat, tetapi hari itu ngalah deh. Pagi itu saya minta mama untuk telepon pak bos karena saya nggak kuat, dan kata mama, nggak usah dibilang apa-apa, pak bos sudah komen sendiri kalau saya pasti sakit hehehe. Kerjaan saya seharian itu tidur melulu, tapi rasanya sudah tidur segitu banyakpun, ngantuk terus. Sorenya saya masak comfort food, baked pasta with tomato sauce and looootttssss of cheese. Habis makan itu rasanya damaaaiii... dan ngantuk lagi...

Hari Rabu sebenarnya kondisi masih belum pulih, tetapi karena tuntutan pekerjaan (lebih tepatnya karena hari Kamis ada meeting dengan Big Boss), saya masuk juga untuk memastikan kalau data-data sudah siap dan bisa di review. Rabu sore itu sebetulnya saya ingin ke dokter lain lagi untuk mencari opini tambahan, tetapi begitu pulang kantor dan lewat di depan rumah dokternya, saya langsung mengurungkan niat. Bukannya saya nggak mau ke dokter, tetapi orang Jakarta kayaknya sedang sakit semua, sampai antrian dokter begitu panjangnya. Malam itu saya juga harus datang ke latihan koor karena kita akan tugas lagi hari Minggu ini. Hari itu saya sudah niat lagi, pokoknya ngga boleh nyanyi. Tapi namanya panggilan alam, tetep aja nyanyi-nyanyi dikit, apalagi begitu ngeliat soprano, kok hanya 2 orang, jadi nggak tega. Malam itu kata mama sih di dalam tidur saya uhuk-uhuk terus. Tetapi saya sudah ngga sempat mikir, karena berasanya saya lebih pulas. Mungkin kecapekan kali ya.

Kamis kemarin, dengan semangat 45 berangkat ke kantor dan berharap rapat segera di mulai dan hari segera berlalu (supaya Jumat bisa tenang, nggak perlu mikirin apa-apa lagi). Pagi-pagi dapat berita, rapatnya diundur jadi Pukul 1 siang. Wah, alamat sampai malam nih. Pukul 1 siang, kita semua sudah menunggu di boardroom, eh ternyata Pak Chairman baru masuk sekitar pukul 1.45. Rapatpun di mulai, tetapi karena Pak Chairman sibuk keluar masuk, rapatnya jadi putus sambung. Pukul 5.10 beliau mengatakan kalau rapatnya disudahi dulu dan dilanjutkan besok pagi, padahal baru seperempat agenda saja yang selesai. Hiks hiks hiks.... itu berarti, hari ini masih teteupppp... meeting lagi. Leher ini juga teteupppp...batuk lagi... nggak sembuh-sembuh! Padahal sejak obat dokter habis, sudah mengganti haluan dengan minum obat batuk formula yang katanya bagus itu.

Doakan saya yah, semoga lekas sembuh nih... Sudah nggak tahannnnn.... HIKSSSS...

6 comments:

  1. lho masih uhuk uhuk toh ?? wah harus ambil cuti and bed rest tuh hehehe

    semoga cepat sembuh ya. minum obat yg rajin

    ReplyDelete
  2. hehe tau gak obatnya apa ny?
    long weekend!

    hahaha. pas long weekend seger kan? nah perlu long weekend lagi berarti tuh... :D

    gua jadi pengen gado2 boplo juga deh... :P

    ya udah, moga2 cepet sembuh ya..
    have a great weekend!

    ReplyDelete
  3. Semoga cepat sembuh, Ni...

    btw, sukses juga koornya...hebat!

    ReplyDelete
  4. Hello I just entered before I have to leave to the airport, it's been very nice to meet you, if you want here is the site I told you about where I type some stuff and make good money (I work from home): here it is

    ReplyDelete
  5. leony, waduh iya tuh kudu istirahat! that's the best medicine. i am sure your workload in office can be arranged... it needs coordination but one day, it will be other's turn to fall sick so...

    btw, for the beauty of the earth.. yo'i tinggi bener sopran nya dan mesti precise juga (full concentration!!) hehe. dulu gua nyanyiin buat archbishop nya singapore: tapi bukan solo seh haha

    ReplyDelete
  6. Kak Leony...what an interesting post!! Hahaha!! Actually, keren juga kalo ada "uhuk uhuk part 3" soalnya kan bakalan jadi "uhuk uhuk TRILOGY", but that means that you'll stay sick, so I hope there's no part 3, then. Hahaha...

    BTW, thanks for leaving comments on eatlikeacow. And thanks for recommending Vantage Point, just watched it today and it was quite interesting!

    I'd have to say that your 'uhuk uhuk' timing couldn't be more perfect! Jadi pas nyanyi menderita bgt dong!!

    In the meantime, happy easter, good luck with the choir, dan semoga lekas sembuh. Parokinya dimana kak?

    ReplyDelete