Thursday, September 14, 2006

Romusha....

Pertama-tama, maaf kalau ceritanya panjang banget... kalau mau baca silakan, kalau nggak mau, ya dilewatkan saya... mungkin isinya kurang menarik, apalagi kalau anda lagi stress, nanti bisa tambah stress. Selamat menikmati hihihihi...

Sepertinya bos bos dan scheduler tau saja kalau saya mau liburan sebentar lagi. Minggu lalu hari kamis, tiba tiba saya dapat email kalau saya harus melakukan inventory di salah satu toko pakaian di Brookfield Mall pada hari Minggu. Padahal saya juga masih ada kerjaan lain yang saya harus kerjakan weekend itu juga supaya saya tidak membawa beban gila gilaan sebelum pulang kampung. Rencananya sih saya akan kerja di kantor hari Sabtu dan minggunya santai santai, tetapi ternyata minggu juga harus kerja. Manager saya sudah bilang, inventorynya ini adalah inventory kejutan, jadi karyawan tokonya tidak ada yang tau kalau saya akan datang tiba tiba dan melakukan audit terhadap inventory mereka.

Sabtu kemarin, saya malas luar biasa. Teman saya chatting pagi pagi dan kita sepakat mau shopping dan nonton bareng aja. Saya pikir, boleh juga daripada stress mikirin kerjaan terus. Toh kerjaan yang hari Sabtu saya hanya butuh waktu kira kira 3 jam, jadi saya bisa jadikan satu di hari Minggu sebelum inventory toko baju. Sabtu itu kita gila gilaan. Dimulai dari makan siang bareng, lalu nonton "Little Miss Sunshine" (highly recommended !!), lalu jalan-jalan di dalam mall, lalu cari sepatu di toko lain di luar mall, lalu ke mall lainnya, dan diakhiri dengan makan malam di kedai frozen custard.

Hari Minggu, saya ke gereja pukul 9 pagi. Pukul 2 siang, saya sudah ada di kantor, sendirian !! Setelah kerja selama 3 jam pukul 5 sore, saya berangkat dari kantor ke mall. Pukul 5.30 sampai di mall, cari tokonya, lalu 5 menit sebelum jam 6, tadaaa....SURPRISE !! Sang auditor nongkrong di depan tokonya. Jadilah manager tokonya sumpah serapah dan stress berat. Dari 300 cabang toko yang dimiliki oleh perusahaan pakaian ini, hanya 25 yang dipilih, dan tokonya dia termasuk di dalamnya.

Saya mulai interview managernya dikit2, lalu melakukan beberapa tes juga. Kata manager tokonya sih, paling malam pukul 10 juga sudah kelar. Baguslah, dalam hati saya karena saya malam itu memang belum sempat makan. Nah, toko ini tuh mempekerjakan specialist inventoris untuk melakukan penghitungan pada hari itu. Saat team specialistnya datang, saya kaget juga sih. Semuanya orang item, mukanya pada kayak nggak niat bekerja. Betul aja, banyak banget kesalahan penghitungan yang mereka buat.

Pukul 11, boro boro kelar, makin banyak kesalahan yang ditemukan. Jadilah mereka harus hitung ulang berkali kali. Bayangkan deh, toko baju begitu besar, barangnya ada ribuan, mulai dari pakaian dalam, aksesoris, jeans, shirt, sampai parfum. Dan yang paling tidak menyenangkan adalah, tingkah laku para anggota inventoris itu. Bukannya saya rasis, tapi tingkah laku mereka sudah kayak slacker, nggak ramah sama sekali, dan marah2 pas kita suruh hitung ulang, padahal itu kesalahan mereka. Seandainya mereka hitung dengan benar kan kita nggak perlu sampai malam begini. Pukul 12.15 subuh, saya sudah nggak tahan. Mata sudah berkunang2, akhirnya saya pulang dengan beberapa test yang belum selesai. Saya bertekad untuk kontak mereka saya besok pagi untuk follow up. Malam itu juga saya sms teammate saya untuk client yang hari Senin (I'm gonna call it client blower kompor) kalau saya bakalan terlambat, karena badan saya betul2 rontok. Saya janji sampai di sana pukul 9 pagi.

Senin pagi, saya bangun pukul 7.45. Perjalanan ke client blower kompor memakan waktu 50 menitan (sekitar 70km). Ternyata oh ternyata, saya lupa kalau saya ada janji dengan client blower kompor untuk melakukan another inventory pada pukul 8 pagi !!! Jadilah saya kalang kabut dan langsung telepon ke client saya, bilang kalau saya tidak akan bisa make it karena saya kecapekan malamnya. Untung clientnya ternyata bisa reschedule jadi hari Selasa. Hari Senin itu saya juga harus follow up dengan client yang toko baju itu untuk testing yang kemarin belum selesai. Ternyata oh ternyata, workpapernya ketinggalan di rumah !! Ampun deh, not my day banget hari itu. Udah gitu, harga barang di toko itu bakalan berubah pas hari selasa, jadi saya harus follow up dengan testingnya senin malam itu juga. Siang itu saya nggak bisa ngontrol diri. Saya makan cheeseburger, french fries, minum diet coke, dan makan es krim !!!

Senin malam pas sampai rumah, saya masih berkutat di depan komputer untuk follow up dengan si client toko baju. Selasa pagi, saya akhirnya kesampaian untuk bisa melakukan inventory di client blower kompor. Pukul 8 pagi ketemu dengan contact personnya. Tau nggak pas ketemu dia bilang apa ?? "Waduh, kalau kamu jadi bawahan saya, udah janji lalu batal kayak gitu, kamu sih bakalan saya pecat !!" Ngomongnya sih sambil kedipin mata, tapi tetep aja !! He didn't know what I've been through...

KURANG AJAR... DARN IT DARN IT DARN IT !!

3 comments:

  1. under pressure....kata kang freddie mercury.

    dicatet di HP, say. sejam sebelum waktunya. ntar khan bunyi kliniiingggg...hehhehe

    jd hari ini udah nyantai ?

    ReplyDelete
  2. aduh nak, tabah ya. g bisa a bit down kalo dibilang gitu. tapi ya life goes on. haha.

    anyway, dulu pas g masih kerja, tiap mau mudik (ga pernah sampe 3 minggu lho padahal) g juga kerja kayak romusha sampe bego.

    hehe so enakan sekolah apa kerja?

    ReplyDelete
  3. namanya appointment neng, lain kali jangan sampe lupa. sukses buat kerja berikutnya!

    ReplyDelete