Saturday, June 17, 2006

Buat Yang Rindu hehehe....

Duh, lagi lagi hampir seminggu saya tidak mengupdate tulisan ini. Bahkan terang2an ada yang udah kangen sama saya hihi..jadi malu (*wink2 ke Yulie...*). Saya nggak lari kemana kok. Cuma memang bener, kalau saya lagi sibuk minta ampun. Inget kan Sabtu minggu lalu itu saya baru pulang dari Green Bay mengikuti charity event yang namanya Bellin Run ? Nah, saya cuma tinggal semalam saja di rumah, habis gitu Minggu siangnya sudah cabut lagi ke Chicago dalam rangka training.

Bagi saya, training ini selain untuk belajar dan membekali diri dengan pengetahuan baru, ajang ini juga menjadi ajang penambahan lemak. Maklum, dari pagi sampai malam, kita disupply dengan makanan2 enak. Begitulah senangnya kalau kita datang dari luar kota, untuk makan malam kita boleh memilih makan di manapun yang kita mau dengan catatan tidak boleh keterlaluan. Tapi yang namanya bule2 itu, paling senang memanfaatkan kesempatan di dalam kesempitan. Saya nggak mau ngomongin soal trainingnya, mendingan ngomongin soal makanannya hehehe (yang ini lebih menarik deh dijamin).

Malam pertama hari Senin, kami masih normal2 saja. Makan di Red Fish, menunya masakan New Orleans gitu, kalau nggak salah ber-8 habis 400-an dolar. Lalu hari kedua kami menggila, makan malam di Melting Pot alias restaurant fondue, kami semua memesan Big Ultimate duo yang terdiri dari appetizer: 2 jenis cheese fondue (Wisconsin Trio dan Mexican Fiesta) yang kami makan dengan roti dan sayuran yang dicelup2 ke kejunya. Lalu datang menu kedua yaitu salad. Menu utamanya, kami memilih 2 cara memasak yaitu goreng dan rebus. Isinya: tiger shrimp, lobster, filet mignon, sesame beef, mahi-mahi, salmon, tuna, chicken, portabella mushroom dan bottomless vegetables. Dessertnya itu 2 jenis chocolate fondue: White chocolate Amareto and Dark chocolate Turtle, yang dicelup ke dalamnya ada fresh strawberries, pinnaple, pound cake, brownies, graham crackers marshmellow, oreo marshmellow, dan nggak lupa cheesecake. Ber-5, kami habis 450 dolar. Maklum salah satu teman saya ada yang tidak tahu diri, pesan wine yang per gelasnya 15 dolar, dan dia minum 3 gelas. Kesian deh orang-orang Wisconsin sini, ketemu makanan gratis langsung kalap, pesan yang mahal.

Hari ketiga, kami makan di Harry Carry's Italian Steakhouse. Kami makan berlima dengan instruktur kami. Karena saya sudah agak eneg makan daging sapi, saya memilih pesan fetuccinne saja dengan scallop and gulf shrimp, lalu dessert tiramisu. Teman2 saya semuanya pesan steak. Ada yang filet mignon, kansas strip, dan porterhouse. Terus terang, orang orang lain tuh pasti untung kalau bawa saya ikutan makan bersama mereka karena mereka pasti pesan alkohol mahal mahal, dan saya kan nggak suka, tapi bonnya kan buat berlima. Kemarin itu mereka pesan 1 botol Chianti Italian wine harganya 50 dolaran. Makan berlima habis 370 dolar, masih mendingan daripada hari sebelumnya.

Hari keempat, kami tidak makan malam karena hari itu ada happy hour di Navy Pier untuk seluruh peserta training. Biasa lah..beer gratis, wine gratis, lalu makanannya biasa saja. Burger, pasta salad, chicken sandwich dan chips. Enak juga sambil nongkrong2 di tepi danau Michigan. Tapi memang kemeriahan bukan dimulai dari situ. Pukul 8 malam, perjalanan dilanjutkan ke Zella Bar di daerah Lincoln Park. Di sinilah baru yang pemabuk berkeliaran. Minum sudah tidak terkontrol, orang-orang saling membelikan minuman. Shots, heavy liquor, dan bir sudah pasti jadi andalan. Saya sendiri nggak sampai minum banyak2 karena saya nggak tahan sama alkohol. Saya minum 3 Midori dan 1 Amaretto Sour, cukup saja untuk membuat saya keliyengan sedikit. Yang lain masih lanjut sampai pukul 2 pagi, saya dan 2 teman lain meninggalkan lokasi pukul 12 malam.

Hari kelima adalah hari terakhir training. Sesudah gila2an semalam, pagi pagi kami semua sudah siap di kelas. Ketangguhan bule2 itu memang luar biasa, nggak ada satupun yang nampak hangover. Oh iya, selama lima hari kita training, setiap harinya dibagikan check $25 untuk 2 participant yang aktif di kelas. Karena saya bawel, saya dapet 2 checks, 1 untuk hari Selasa, dan 1 untuk hari Rabu. Untuk hari kamis, saya sudah nggak enak sama yang lain, akhirnya saya kasih tiket saya ke temen (cheating dikit), supaya dia bisa kebagian check juga...akhirnya dia dapet..duh ikut seneng deh. Pulangnya, saya sempetin mampir di Nordstrom yang lagi sale...wuih..saya kalap lagi deh...

Ngomong2 saya heran banget deh. Muka saya nih gampang dikenalin atau apa ya.. masak setiap kali saya nginep di hotel di downtown Chicago ini, semuanya kenal sama saya dan sok akrab semua, mulai dari petugas valet parking 3 orang, sampai waitress di breakfast room manggil saya pakai nama. Padahal terakhir saya nginep di hotel ini tuh Oktober tahun lalu. Bahkan pas shift si waitress berakhir dan dia ketemu saya pas saya lagi jalan kaki di Michigan Avenue, dia masih kenalin saya dan say hi Leony, nanya: kok tadi pagi nggak breakfast ?? Nahloh.... saya kali ya yang kecerewetan dan keseringan hai hai ke orang orang. Bingung bingung....

4 comments:

  1. wah gila say, makan enak mulu hihihi..udah nimbang ?

    ReplyDelete
  2. buseddd...

    dikaw ikut work training ato food testing training say hehehee

    tampank orbek susah juga yah say, kemana2 disapa orank hihihi

    laen kali poto2 donk!!!!!!! pengen liat!! all the food sounds yumm yummy

    say, dulu gua taon 99 pas ke chicago pernah makan sekali di resto asia, malaysia resto kayanya yah, banyak asian cuisine and gua masih inget, pada order 'nasi lemak' sampe temen2ku yg ga ikut juga order nasi lemak sana buat bawa pulank...

    cman dah lupa namanya!! ntah masih ada ato nggak...

    kalo di kotamu ada rest indo ga??

    *jadi pingin euy ke 'melting pot'... ada gak yah resto fondue disini... *

    ReplyDelete
  3. waaah.. makan terus :D jadi pengen *ngiler*. BTW, aku dulu pernah training di Hotel. Waktu itu ada class yang namanya hospitality. Nah di kelas itu kita diajarin untuk selalu inget ma orang termasuk tampang and namanya. Jadi jangan heran say, it's part of their job to remember hehehehe

    ReplyDelete
  4. Dian >> Timbangan aye nggak naek sedikitpun. Kayaknya gara gara banyak jalan kaki di Chicago.

    Yul >> Udah dijawab kan soal resto Malaynya. Nanti deh, aku buka resto di Indo yah hehehe... (cuman pasti kalah sama resto shabu2 all you can eat ala Indo).

    Diyan >> Wah, kalo gitu karyawan hotel itu hebat pisan yah. Sampe di jalanan dia masih inget. Krn kan hotelnya tuh sold out loh seminggu itu dan penuh bener setiap hari di breakfast room.

    ReplyDelete