Tuesday, May 09, 2006

The Missing Link

Beberapa hari yang lalu, setelah lumayan bersusah payah memindahkan entry2 saya dari Xanga ke Blogspot, saya menyadari, kalau ternyata ada suatu kejadian yang lumayan aneh. Ada tenggang waktu antara bulan Oktober 2003 dan bulan May 2004 di mana saya tidak menulis satu entry pun. Ada apakah gerangan ? Apakah saya memang bosan dengan kehidupan ngeblog untuk sementara sehingga saya betul betul tidak berniat untuk menulis satu entry pun ?

Sayapun berpikir dan berusaha mengingat-ingat, sebetulnya apakah yang terjadi selama itu, sehingga tidak ada barang satu hari pun saya menulis entry. Supaya blog ini menjadi lebih komplit, saya akan menuliskan sekelumit saja yang terjadi selama saat itu.

Minggu pertama bulan Oktober, saya mengalami sakit pinggang yang luar biasa. Setelah dibawa ke dokter dan di x-ray, ternyata di saluran urethra saya mengalami penyumbatan karena ada batu ginjal yang nongkrong. Saya bolak balik ke dokter berkali kali, dan setiap kali saya diberi obat untuk mencoba menghancurkan batu ginjal itu sebelum prosedur selanjutnya dilakukan. Obatnya itu bisa membuat kita bolak balik kamar mandi setiap setengah jam sekali. Ternyata bukannya hancur, pindah pun tidak. Akhirnya diputuskan kalau saya akan melakukan cytoscopy alias operasi penembakan batu ginjal dengan menggunakan laser. Karena dokternya sibuk, prosedur baru akan dilaksanakan pada akhir November sebelum thanksgiving. Jadilah selama dua bulan itu, derita terus berjalan. Di kelas, saya berusaha untuk mengikuti semua pelajaran dengan sebaik baiknya ditengah bolak balik kamar mandi dan kadang sakit pinggang tiada tara yang menyebabkan saya harus istirahat di rumah. Di akhir November, begitu operasi selesai, boro boro saya diperbolehkan tinggal di rumah sakit barang satu malam. Hari itu juga, saat saya baru sadar dari pembiusan, dengan alasan tidak ada ruangan sisa di rumah sakit, saya dibawa pulang ke apartemen oleh teman2. Masa penyembuhan berlangsung di saat ujian final membabi buta. Jadi bisa dibayangkan, betapa bahagianya saya saat liburan Natal tiba, dan saya bisa pulang ke kampung halaman ! Selamat tinggal 2003, selamat datang 2004.

Liburan yang menyenangkan berakhir, sayapun kembali ke Madison untuk melanjutkan tahun terakhir sekolah. Hari pertama saya lalui dengan menyenangkan. Tiba tiba di hari kedua, bintik bintik kecil menyelimuti badan saya. Ada apa gerangan ? Saya langsung ke dokter, dan ternyata... Jreng jreng... Saya kena CACAR AIR !! Bayangkan, seorang anak berumur 21 tahun yang terkena cacar air. Setelah di teliti, sumbernya adalah gara gara saya salaman dengan oom saya yang baru sembuh cacar, saat menghadiri pesta perkawinan di Jakarta. Di Amerika sini, cacar air adalah barang yang langka. Dokter dan suster di University Health Service panik berat karena kasus cacar air jarang sekali terjadi. Sayapun diisolasi, tidak boleh keluar rumah selama tiga minggu. Boro boro bisa ke kampus, keluar apartemenpun dilarang. Gatalnya luar biasa, apalagi di saat cacarnya mulai mengering. Seminggu sekali teman saya mengantarkan barang belanjaan titipan yang dia letakan di depan pintu. Jadilah saya ketinggalan pelajaran, dan selama sisa semester itu, saya harus berjuang mati matian memperbaiki nilai ujian pertama saya yang jeblok karena cacar air. Semester itu akhirnya saya berhasil lalui dengan perjuangan extra. Bulan May yang saya nantikan tiba, 16 May 2004, saya berjalan melewati panggung wisuda, dengan senyum mengembang.

Setelah saya lihat lihat lagi, itulah dia kenapa saya tidak pernah mengisi blog di masa itu. Bukan karena saya malas, tapi hari hari saya dipenuhi dengan perjuangan untuk menggapai masa depan, mencoba bertahan di tengah terpaan kesehatan yang kurang mendukung di dua semester itu. Untungnya, Tuhan betul betul baik. karenaNya, entry entry di blog ini terus bertambah. Dan saya juga senang, karena cacar telah berlaluuuu !

4 comments:

  1. dear leony,
    health is not everything, but without it everything is nothing. :)

    sekarang udah sehat kuat ceria lincah bergairah kan?

    terus udah ngumpulan indomie dan detergen? eh di sini gak ada promo gitu ding... :D

    ReplyDelete
  2. Ci, aku salut sm perjuangan cici yg bs bagi waktu meskipun dlm keadaan sulit sekalipun. Fakta tsb bs jd pemicu semangat bagi siapapun termasuk Ardi selaku ade cici. Intiny sakit bukan jd alasan buat kt meraih sukses. Tentuny itu tidak lepas berkat doa yg selalu cici haturkan kpd Tuhan selama cici sakit ditambah doa dr orang2 yg menyayangi Cici.
    Semoga cici selalu sukses dlm cita dan cinta. Amin.

    ReplyDelete
  3. leony, emang dulu waktu sekolah disini, gak disuntik cacar dulu ya ? aku suntik tetanus aja. karena wkatu kecil udah disuntik cacar. eh beda ya cacar air itu chicken pox bukan yak ?

    ReplyDelete
  4. Mbah Kemplu >> Iyah, saya sudah sangat lincah dan bergairah, seperti dalam iklan iklan sabun di Indonesia kalau ceweknya pas habis mandi.

    Ardi >> AMINNNNN !!

    Dian >> Aku dulu nggak disuntik cacar, sekolahnya nggak minta. Yoi, cacar air itu chicken pox.."pox pox pox pox pox" ayam berbunyi !

    ReplyDelete