Thursday, March 09, 2006

Pengen Maraaaaahhh !!

Baru kali ini saya bekerja dengan atasan yang ngajubileh nyebelinnya. Karena saya bingung harus mulai dari mana, saya urutin saja satu persatu kekesalan saya.

1. Sebetulnya minggu ini saya nggak dijadualkan bekerja di client yang ini. Tapi gara2 si atasan jelek itu mengingingkan seseorang yang ada extra pengalaman untuk membantu dia dan satu staff lainnya, maka ditariklah saya untuk mulai bekerja pada hari Selasa. Dia minta saya sampai di client pukul 8 pagi, jadi saya berangkat pukul 6.45 dari rumah. Saya pikir, karena dia sudah dari kemarin berada di client, saya sebaiknya memang berangkat pagi, karena dia pasti sudah sampai duluan. Ternyata, dia baru sampai pukul 8:35 !

2. Saat mulai bekerja, dia tidak memberikan instruksi apa apa. Dia malah menyombongkan diri kalau di negaranya dia sudah jadi seorang senior manager, jadi kerjanya hanya merintah-merintah saja. Sementara karena sekarang dia ikut global exchange program, dia sengaja minta "diturunin" pangkat jadi senior (2 step dibawah senior manager) supaya dia bisa belajar lebih banyak. Padahal di kantor Amerika sini, senior manager itu justru kerjaannya banyak, dan harus bisa take control. Tapi dia, boro boro take control. Kerja aja ogah2an. Hari pertama kemarin, saya dan salah seorang staff lain dibiarkan bekerja sendirian. Kerjaannya dia ? Chatting dan browsing sambil dengerin musik. AMPUN !!!

3. Akhir hari pertama, saya melihat ada sesuatu yang nggak beres di dalam program kita. Pemilihan sample yang harusnya dibagi tiga (karena client ini ada 3 anak perusahaan) numplek jadi satu. Lalu saya kemukakan masalah itu ke dia, dan dia langsung panik berat ! Rupanya, pada awal memilih sample, bukannya dia yang melakukan, dia nyuruh orang lain yang baru mulai kerja untuk milihin buat dia. Saya sampe nggak tau mo ngomong apa lagi. Untuk menutupi kesalahan dia, dia minta saya pilih sample ulang, tapi saya bersikeras kalau itu nggak bisa dilakukan karena sample yang lama sudah keburu diproses. Akhirnya setelah perdebatan panjang, dia tetep aja keukeuh kalau misalnya dia minta saya nutupin kesalahannya dia, soalnya dia takut ketahuan sama manager. Lalu dengan berbagai triknya dia, akhirnya kami menambah sample baru dan yang jadi tumbal akhirnya saya. Staff yang lain juga kesal karena terpaksa kerjaan mereka harus diubah. Lalu apa yang si jelek itu lakukan ? Tetep aja chatting sambil ketawa tawa, tidak bekerja sama sekali !

4. Malamnya kami bersepakat untuk makan malam bersama. Baru sampai, yang langsung dilihat adalah menu minuman. Belum sampai 2 menit, dia sudah pesan satu botol red wine ! Boro boro nanyain yang lain mau minum wine apa, dia lagaknya kayak bos, langsung tunjuk aja.

5. Hari kedua, kerjaan saya masih bertumpuk. Karena tahun ini programnya sedikit berbeda, saya harus membuat laporan yang menghubungkan tahun lalu dengan tahun ini secara berbeda juga. Setelah saya hampir selesai, tiba tiba dia ngoceh sendiri: "Eh Leony, itu laporan yang tahun lalunya banyak yang di adjust loh, jadi jangan pakai laporan yang lama yah !" Saya betul-betul pingin marah saat itu. Saya langsung bilang ke dia: "Kenapa kamu nggak bilang dari kemarin ? Kamu harusnya take control dong terhadap semuanya ! Kamu sudah bikin pekerjaan kita sangat tidak efisien !" Dia lalu berusaha baik baikin saya. Dan pada jam makan siang tadi, dia minta maaf. Dalam hati saya, kalau memang kamu mau minta maaf, bantuin kita dong kerja. Jangan cuma chatting dan ngerokok doang !

6. Ini orang memang suka dengar musik. Saya masih nggak apa apa kalau dia dengerinnya pakai headphone. Tapi yang ini, walaupun dengerinnya pakai headphone, tapi kaki dan tangannya goyang sambil mengetuk ngetuk di meja. Meja jadi bergerak-gerak dan betul betul mengganggu konsentrasi. Eh, gilenya, tadi sore, dia cabut headphonenya, lalu dia betul betul menyalakan musiknya keras keras. Mending kalau musiknya bahasa Inggris. Tapi ini bahasa Spanyol ! Kok kesannya nggak menghormati orang lain yang ada di ruangan yang sama dengan dia. Kalau kami nggak bekerja seperti dia sih ngga apa apa. Tapi kami di sini meras otak. Betul betul luar biasa menyebalkan !

7. Dia nggak pernah meriksa pekerjaan saya sampai saat ini. Akhirnya tadi dia nengok ke monitor saya, lalu mengkritik pekerjaan saya. Padahal kerjaan saya itu sudah betul, hanya saja belum kelar sepenuhnya. Lalu dia mulai sok sok menunjukkan kebesarannya di hadapan co-worker yang satunya dengan ngasih tau kalau sebaiknya harus begini lah, begitu lah... kita sih iya iya saja. Tapi habis ngoceh ngoceh begitu, balik lagi dia ke depan komputer, dan browsing (or main game) !

8. Sekitar pukul 7.45 malam, saya bertanya kepada dia, apakah kami boleh pulang karena sudah capek. Lalu dia bilang: "Kalau kamu mau pulang silakan, tapi saya masih banyak kerjaan, dan saya bakalan pulang nanti maleman sedikit." Dia mau bikin skenario seakan akan kami itu pemalas, dan dia bekerja sampai malam. Padahal sodara sodari, boro boro dia kerja. Dia sebetulnya lagi chatting dengan temennya sambil cengengesan, dan pakai bilang lagi kerja. Lalu dia pake bilang gini lagi, "Kok kalian baru jam 8 kurang aja sudah minta pulang. Gimana kalau kerja sampai malem ? Bisa bisa kalian tewas semuanya!" Keterlaluan nggak sih ? Tinggal co-worker saya akhirnya nggak tahan dan bentak dia: "Eh, stop chatting ! Kita sudah capek!"

9. Akhirnya sesudah dia mematikan komputernya, dia nanya kepada kami mau dinner di mana. Lalu karena saya betul betul capek, saya bilang kalau saya mau beli to go saja dan makan di hotel. Eh komennya: "Ih, kamu payah banget sih, nggak ada semangat kebersamaan." Dalam hati saya: BODO AMAT !

Co-worker saya sebetulnya lebih kasihan lagi daripada saya. Dia sudah bekerja dengan si jelek ini selama 3 minggu. Saya saja yang dua hari sudah pengen nonjok. Si Co-worker tiap hari hanya bisa berkeluh kesah kepada saya soal kekesalannya. Untung tinggal sisa dua hari lagi... Duh, sabarlah Non.... Orang sabar disayang Tuhan.

2 comments:

  1. Halo, salam kenal dari LV ya...
    Antara lucu dan gemes baca artikel tentang bos nya...jadi keinget mantan bos saya...rasanya pengen di unyel-unyel...hehehe

    ReplyDelete
  2. u r so funny

    anggie

    ReplyDelete