Saturday, October 29, 2005

Tick and Tie





Bukan kutu ataupun dasi yang saya maksud dengan judul di atas. Tick and tie adalah istilah dalam dunia accounting yang artinya memberi tickmark/ tanda pada sumber dan menghubungkannya dengan tujuan. Misalnya menghubungkan dua laporan yang berbeda, menghubungkan hasil tahun lalu dengan tahun ini, dan sebagainya. Kalau perusahaannya besar, pekerjaan tick and tie ini adalah pekerjaan yang cukup memakan waktu. Mungkin agak sulit untuk menjelaskannya untuk pembaca yang bukan accountant atau financial officer. Pokoknya ini pekerjaan sebetulnya cukup simple, membosankan, menyebalkan, makan waktu, tapi kalau ketemu semua, bikin happy luar biasa deh !

Saat pertama ditugaskan, saya tidak tahu apa yang saya harapkan. Saya hanya diberi tahu kalau saya harus mentransfer laporan dari laporan ala Amerika ke laporan ala Jerman. Ditambah lagi, inilah kali pertama saya meratapi laporan ala Jerman yang lumayan ajaib. Urutannya bolak balik tak jelas, penyesuaian ada di mana mana. Jadilah pekerjaan extra berat untuk saya. Sebelum mulai, si manager sudah berpesan, kalau bagian ini adalah bagian yang lumayan berat, dan bisa memakan waktu beberapa hari untuk 1 anak perusahaan. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, bagian inilah yang paling tidak disukai oleh satu team. Makanya saya dikasih 2 minggu total untuk membereskan semua laporan ini. Lah, memangnya perusahaannya ada berapa ? Ternyata ada empat sodara sodari. Huaa...mau nangis rasanya... gimana mata saya nggak mau tambah rusak... sebelumnya sudah jelek, ditambah lagi saya harus memandangi berjuta2 angka di ribuan baris. Nasiibbb....

Ternyata, laporan pertama bisa saya selesaikan dalam waktu kurang dari satu hari. Demikian juga laporan kedua, ketiga, dan keempat. Si manager sangat puas dengan hasil kerja saya, dan saya begitu bersyukur karena akhirnya semuanya selesai. Tiba saatnya mata saya untuk beristirahat...legaa.... Kebetulan, di divisi lain, ada juga orang yang ditugaskan seperti saya (si Jerman nomor 4 dari entry sebelumnya). Dia bertanggung jawab untuk 1 anak perusahaan. Sudah 1 hari penuh dia berusaha untuk melakukan ticking and tying, tapi baru selesai 1/4nya saja. Menyadari hal ini, si manager dengan sigap langsung memanggil saya. Setelah dia menumpahkan "pujian" tak berapa lama kemudian, datanglah "tanda mata" dari si manager, "Leony, kamu tolong gantikan si Jerman no 4 ya. Saya menyadari kamu jauh lebih efisien. Bla bla bla bla...." HIKSSS.. baru saja saya berlega hati, eehhh malah dikasih "hadiah" yang sama sekali tidak diharapkan. Dasar !

Syukurlah dalam waktu 7 jam, pekerjaan buangan dari si Jerman nomor 4 itu bisa saya selesaikan. Dan hari ini, selesailah sudah pekerjaan saya di client yang satu ini. Saya yang seharusnya bekerja selama empat minggu, ternyata bisa pulang setelah tiga minggu. Kebetulan jadual saya minggu depan (yang harusnya untuk client yang ini) jadi kosong.. HOREE...bisa istirahatttt !! Tapi.... TUNGGU DULU ! Sebelum saya pulang, si Manager kembali memanggil.

"Leony, saya kira saya akan mengambil jadual kamu untuk minggu depan."

Saya cuma cengo, "Oh ya ? Di mana ?"

"Oh, di downtown Chicago, di sebuah law firm di Prudential Plaza, depan Millenium Park", dia membalas.

"Lalu tugas saya di sana apa ya ?"

Dengan tersenyum dia menjawab, "Sesuai keahlian kamu, ticking and tying"

AAAAAAAAAARRRRGGGGGHHHH !!!

No comments:

Post a Comment