Monday, October 03, 2005

Eh, Ketemu Lagi....

Karena lokasi hotel saya yang lumayan jauh dari Sears Tower, saya terpaksa menggunakan jasa taksi. Kenapa saya bilang terpaksa ? Soalnya menyetop taksi di Chicago pada jam jam sibuk di pagi hari itu susahnya minta ampun, dan alasan kedua, saya sebetulnya lebih suka jalan kalau saja jaraknya memungkinkan, karena cuaca memang sedang lumayan walaupun angin dingin mulai berkeliaran. Padahal, di Chicago itu taksi banyaknya luaaarrr biasa, bahkan sampai ribuan. Cuma saja penduduknya jauh lebih banyak, sehingga supply tidak dapat memenuhi demand.

Saking sulitnya mendapatkan taksi, kadang si petugas penyetop taksi di depan hotel sampai harus berjalan dan menunggu di ujung blok lalu menyetop taksinya dengan paksa dan naik ke dalam taksi. Kemudian si penyetop taksi itu berhenti di depan lobby hotel, dan menukar dirinya dengan penumpang yang sudah menunggu dari tadi. Bravo untuk si penyetop taksi, dan tentunya saya tidak ragu untuk menyelipkan tip di tangannya pada saat dia membukakan pintu.
Tapi kejadian unik berlangsung saat saya keluar dari Sears Tower. Seperti biasa saya menyetop taksi untuk kembali ke hotel. Kali ini taksinya merah, dengan sopirnya yang orang Afrika dengan nama yang super panjang (kedengerannya seperti Olamadehemadehi Olalalalaledungledung, agak maksa sih.. pokoknya panjang lah). Karena namanya itu, memori saya langsung bekerja. Dia sopir yang paling cekatan menurut saya selama saya naik taksi di Chicago dan paling jago mencari jalan pintas.

Rabu sore, saya keluar dari Sears Tower, dan saya kembali menyetop taksi. Tanpa sadar, saya masuk ke dalam, dan kembali terlihat kartu namanya: Olalalala.... Eh ketemu lagi ! Bayangkan, ada ribuan taksi di kota sebesar Chicago, dan saya bisa naik taksi yang sama dari asal dan tujuan yang sama selama dua hari berturut turut. Dan rupanya dia masih ingat dengan saya. Tanpa banyak tanya, kembali dia mengantar saya sampai tujuan. What a coincidence !

No comments:

Post a Comment