Tuesday, July 05, 2005

Tabasco, I Love You….Hari Kedua: July 1, 2005

Pagi ini petualangan dimulai dengan jalan kaki di pagi hari menikmati suasana New Orleans dan mampir di Café Du Monde untuk menikmati sarapan. Café Du Monde adalah salah satu café tertua di Amerika. Menunya sangatlah simple. Makanannya hanya 1 macam yaitu begnette alias donat Prancis yang diselimuti gula halus dan minumannya hanya kopi, susu, dan orange juice. Sangat sederhana memang, namun begitu special karena kita bisa melihat lalu lalang penduduk lokal, sambil ditemani pengamen yang memainkan lagu lagu jazz pilihan dengan kualitas yang tak kalah dengan pemusik papan atas. Kita pesan 2 porsi begnette, 1 large cup café au lait, dan 1 botol susu coklat. Setelah puas sarapan, kita kembali di hotel untuk menunggu jemputan dari rental car office.

Perjalanan dilanjutkan ke Avery Island alias Tabasco Factory. Jalanan ke sana cukup jauh, tapi terasa singkat karena speed limit highway di sini umumnya 70 miles/ hour. Wah, bisa dibayaingin kalau orang Chicago dikasih speed limit segitu, bisa pada terbang kali ye. Highway di Louisiana sangatlah unik karena dibangun di atas rawa2. Jadi highway itu bertumpu pada sederetan tiang tiang yang menancap di rawa. Kita berkesimpulan, mungkin ini salah satu highway paling mahal diantara highway2 lain di Amerika karena kondisi tanah di sini. Tiba di Avery Island, kita bayar tol 1 dolar untuk masuk ke kompleksnya (the only toll fee in Louisiana).

Tabasco Factory ternyata jauh dari bayangan. Kompleksnya tidak terlalu besar, tapi ternyata seluruh produksi Tabasco yang dijual ke seluruh dunia berasal dari sini. Perkebunan cabainya sendiri yang mereka sebut Tabasco Pepper itu tersebar di Amerika Selatan, namun bijinya tetap berasal dari Avery Island untuk menjaga kualitas. Pas masuk ke dalam, kita dipertontonkan video cara pembuatan Tabasco. Tabasco Pepper yang sudah dipanen dan diberi sedikit garam, hari itu juga dihaluskan dan dimasukkan ke dalam white oak barrel dan difermentasi selama 3 tahun. Lalu adonan cabai yang sudah 3 tahun dicampur dengan cuka dan diaduk selama 28 hari sebelum dimasukkan ke dalam botol, kemudian disebar ke lebih dari 160 negara di dunia. Usia Tabasco sudah mencapai 138 tahun. Memang luar biasa ! Setelah melihat ke dalam pabriknya, kita mampir ke Tabasco Company Store. Yang ajaib adalah, kita menemukan produk Tabasco yang benar2 nggak kita sangka ada di sana, yaitu Tabasco soy sauce dan Tabasco teriyaki sauce. Keduanya adalah produk untuk diekspor ke Jepang, lengkap dengan label berbahasa Jepang. Kita juga lihat ada steak sauce, jelly, jalapeno ice cream, dan permen rasa Tabasco..ckckck.

Puas main main dan coba coba berbagai rasa Tabasco, kita check in ke hotel kita di daerah New Iberia (10 mile dari Avery Island) lalu bersiap untuk makan malam. Berdasarkan rekomendasi dari resepsionis hotel, kita pergi ke Landry’s Grand Buffet. Di sini kita makan hidangan Cajun sampai kekenyangan. Jambalaya, Crawfish Etouffe, Corn and Crab Bisque, Cajun Shrimp, Cajun Catfish, Stuffed Crab, Cajun Chicken, and Cajun Boiled Crab. Kalau nggak salah, 9 ekor kepiting berhasil kita santap. Tapi pas liat meja meja sebelah kita..ampun deh, ada kali 1 orang makan 20 kepiting. Sampe bengong abis2an. Di ruangan sebelah, ada pemusik memainkan lagu lagu seru, ditambah orang orang berdansa. Genrenya sih katanya Cajun Music and Cajun Dance. Kedengerannya kayak musik Polka dicampur Country…nahloh… Habis dinner kita langsung kembali ke hotel dengan perut penuh. Selesailah hari kedua perjalanan. Selamat malam New Iberia !

No comments:

Post a Comment