Posts

Showing posts from July, 2005

Dasar Leher Merah !

Minggu ini, saya kembali lagi ke daerah bagian utara yang permai alias Green Bay. Saya banyak sekali denger dari orang kalau di kota ini penduduknya agak agak gimana gitu sama orang Asia. Kalau versi bule bilang, mereka sebel dengan orang Asia, soalnya orang2 Hmong di utara sini sering cari gara2. Setiap Hmong festival, end upnya terjadi tawuran antar gank yang menyebabkan korban jiwa. Begitu tau bakalan ditugaskan kemari sebulan lalu, saya agak berjaga2 dan berharap gue nggak dapet perlakuan yang nggak enak. Maklum deh, di daerah sini kan dikit pisan orang Asianya. Seyemmm... Namun semuanya itu berubah saat pertama kali saya menginjakkan kaki di client di sini. Mulai dari resepsionisnya super ramah dan nyengir melulu, lalu orang2 di departemennya sendiri juga pada ngasal dan seru, dan resepsionis di hotel begitu bersahabat. Jadilah saya mulai agak jatuh cinta dengan Green Bay. 3 hari di bulan Juni lalu cukup menyenangkan. Dan begitu saya ditugaskan di sini lagi, gue excited meskipun

Noni mau jadi tukang masak ajaaa…(a.k.a. Dilema sehabis liburan)

Tahun 1999 hampir berakhir. Setiap orang sibuk dengan yang namanya Millenium. Segala sesuatu berbau millenium dikaitkan dengan yang silver2. Mobil warna silver, baju warna silver, sampe lipstick warna silver pun jadi ngetrend (sampe cewe2 yang jadi korban mode mulutnya kayak abis keracunan). Saat itu saya kelas SMA 3. Lagi sibuk2nya mempersiapkan segala sesuatu yang berbau kuliah. Milih universitas sudah pasti penting. Tapi yang susah itu milih jurusan. Kalau jurusan udah tau, kan jelas jadinya mau pilih sekolah yang mana. Bagi saya saat itu, semuanya serba blur, kelabu, nggak jelas lah pokoknya. Akhirnya di sekolah ada test penjurusan berdasarkan minat dan bakat. Tes IQ berkepanjangan kembali dilaksanakan, dan hasilnya: 1> teknik industri, 2> kedokteran. Duh, kalo ngambil teknik industri di Indonesia, kerja dimana saya nanti ? Kayaknya yang agak jelas itu kedokteran. Toh nothing to lose juga karena kalau ambil kedokteran di luar negeri, end upnya malah jadi sulit ngurus ijin kal

Masya ampun !

Tahun 1994 yang indah, dimana saat itu saya masih berseragam merah putih, dimulailah hunting untuk menentukan sekolah lanjutan tingkat pertama. Dengan pedenya, saya hanya mendaftar di 2 sekolah. Yang pertama sekolah yang kebetulan deket banget sama rumah saya, dan yang kedua sekolah favorite yang cewe2nya berseragam putih dan hijau kotak2 di daerah lapangan banteng yang katanya kalo malem2 banyak "kupu kupu" berkeliaran. Terus terang saya berharap bisa masuk ke sekolah yang kedua ini, karena katanya sih, kalo masuk sana pendidikannya disiplin banget, which is saya suka sekali... modelnya saya ini, kalo dikerasin malah makin berusaha mati2an. Test IQ selama 5 jam di sekolah itu saya jalankan dengan sepenuh hati, menyisakan perut lapar di sore hari dimana langsung saya isi dengan Bakmi GM yang yummy itu. Akhirnya saat pengumuman pun tiba. Setelah deg2an menunggu di mobil, nomor pendaftaran saya ternyata tercantum di papan besar di depan kantor pak satpam. Duh senengnya nggak k

Genduttt.... !!

Semalem saya nelepon Mama pas sebelom bobo. Saya nanya: "Ma, udah liat foto foto liburan yang aku kirim belom ?" Lalu nyokap menjawab: " Udah, kamu gendut banget sih, kapan kurusnya ???" Duh, pertanyaan yang sama, itu itu lagi, "KAPAN KURUSNYA". Udah dari kecil saya nggak mengenal yang namanya kurus. Dari lahir udah montok, sampe SD paling bongsor di sekolah. SMP dan SMA hanya diisi dengan mahluk sejenis yang menyebabkan saya agak2 cuek dengan bear badan. Pas saya kecil, saya suka sedih sendiri sih, kenapa yah, badan kok gede begini. Jujur aja, pas kecil itu saya makan bisa banyak banget. Pernah dulu makan pisang raja sereh sekali 7 biji pas kelas 1 SD. Cuma pas masih kecil kan lagi lucu2nya, bisa dimaklumi lah kalau agak agak gemuk sedikit. Tapi kenapa yah ini bisa kebawa sampe gede. Dulu inget banget, pas SD akhir pengen diet2an... makan dikurangi, tetep aja mbul. Saking keselnya, Papa sampe bilang: "Daripada kamu abisin makanan kamu, lebih baik Pa

Bye bye Vacation ! Hari Keenam: July 5, 2005

Hari ini bangun pagi, loh kok gelap ya... buka jendela, nahloh kok mendung banget di luar. Hujannya juga nggak berhenti2. Mungkin menandakan hati kita yang lagi berat untuk segera meninggalkan New Orleans untuk kembali ke Milwaukee. Sehabis sarapan, kita packing2 lalu bergegas mengembalikan mobil sewaan kita (Chevy Malibu yang MPGnya super low..bikin kita bosen ngisi bensin). Hujan masih terus turun pada saat kita diantar oleh shuttle ke riverwalk. Tadinya masih kepingin balik ke Bourbon St. Tapi kok basah2 gini ngga enak. Akhirnya muter2 aja kita di Riverwalk. Daripada bengong, masuklah kita ke Harrah's Casino buat main slot machine. Taraaaa... kita menang loh $6.75 sampai akhirnya kalah total kembali jadi 0. Modal kita $5 habislah sudah..hiks hiks.. Perutpun mulai lapar. Daripada kebasahan di luar akhirnya kita makan buffet di casino... Seperti anda semua ketahui, buffet di casino itu makanan berlimpah ruah.. Jadilah menambah beberapa lipat koleksi lemak di badan. Setelah puas m

Happy Birthday America ! Hari Kelima: July 4, 2005

Di hari kemerdekaan Amerika ini, perjalanan dibuka dengan mengikuti Jean Lafitte Swamp Tour. Sampai di lokasi, kita langsung naik ke kapal khusus untuk rawa2. Peserta tour kira2 ada 25 orang, dan tujuan kita adalah melihat alligator. Si Yayang semangat banget untuk lihat alligator karena pas ke Jungle Park alligatornya pada ngumpet. Jadi begitu kapalnya mulai jalan, ngeliat alligator kecil aja para penumpang sudah excited jeprat jepret sana sini. Ternyata makin ke tengah, alligatornya mulai tambah gede. Ada alligator yang kehilangan 1 kakinya karena berantem. Tour leader kita sudah hafal nama2 alligator yang nongkrong di situ. Supaya mereka tetep mau deket2 dengan kapal kita, mereka dipancing pake marshmellow yang dilemparin ke air. Kenapa marshmellow ? Soalnya kalo dilempar daging, dagingnya tenggelem dan alligatornya ikut nyilem. Kalo dikasih marshmellow kan ngambang tuh, jadi alligatornya bisa ngider2 di deket kapal. Sampe di tengah2, ada 1 buaya gede yang dipanggil sama tour leade

Ke New Orleans Aku Kan Kembali. Hari keempat: July 3, 2005

Pagi yang cerah dibuka dengan mampir ke Louisiana State University Campus. Kampusnya terletak di tepi danau kecil yang asri, dimana banyak deretan rumah2 keren yang asoy punya. Cuman sayang nggak ada satupun rumahnya yang punya kita hehehe. Suasanya di kampus cukup lengang karena sedang 4th of July weekend holiday. Bisa dibilang kampusnya mirip dengan Stanford University, areanya sangat luas dimana gedung2nya cukup tua, banyak pohon pohon besar yang ratusan tahun usianya, tapi bedanya Stanford lebih anggun dan terawat. Alun alun kampusnya adalah lapangan hijau besar dengan bendera amerika di tengah2nya, lalu ada menara tinggi menjulang yang disebut Memorial Tower. Di seberang lapangan Memorial Tower, ada Law building yang bentuknya klasik seperti gedung court besar. Banyak juga gedung2 lama bernuansa Perancis yang masih tampak kokoh berdiri. Setelah puas berkeliling kampus, kita lanjut ke downtown Baton Rouge untuk menghadiri misa kudus hari Minggu di St. Joseph Cathedral. Cathedral i

Tawon Nakal. Hari ketiga: July 2, 2005

Pagi di New Iberia dibuka dengan sarapan heheheh (ini mah tiap hari juga dilakuin). Sarapan hari ini agak lebih special, soalnya dapet telor, hashbrown, biscuit, and sausage. Biasanya continental breakfast di hotel tuh cuma dapet kue2, roti, dan waffle. Cuaca hari ini lumayan panas menyengat, dan perjalanan di mulai dengan kembali ke Avery Island. Tujuan kita adalah mengunjungi Jungle Garden and Bird Park. Wahana ini dibikin khusus oleh McIlhenny si raja Tabasco untuk melestarikan burung yang namanya snowy eagert yang katanya sudah hampir punah. Luas taman ini adalah 200 acre..walah gedenya... Untungnya mobil boleh masuk ke dalam. Tapi untuk melihat suasananya dari dekat, kita harus parkir di spot2 yang sudah ditentukan, dan turun langsung dengan berjalan kaki ke tujuan. Sebelum masuk, kita berhenti dulu di storenya untuk beli tiket masuk. Pas kita masuk ke dalam, kita merasa kayak kita ada di dalam hutan tropis dengan pohon2nya yang sudah ratusan tahun usianya. Banyak juga pohon poho

Tabasco, I Love You….Hari Kedua: July 1, 2005

Pagi ini petualangan dimulai dengan jalan kaki di pagi hari menikmati suasana New Orleans dan mampir di Café Du Monde untuk menikmati sarapan. Café Du Monde adalah salah satu café tertua di Amerika. Menunya sangatlah simple. Makanannya hanya 1 macam yaitu begnette alias donat Prancis yang diselimuti gula halus dan minumannya hanya kopi, susu, dan orange juice. Sangat sederhana memang, namun begitu special karena kita bisa melihat lalu lalang penduduk lokal, sambil ditemani pengamen yang memainkan lagu lagu jazz pilihan dengan kualitas yang tak kalah dengan pemusik papan atas. Kita pesan 2 porsi begnette, 1 large cup café au lait, dan 1 botol susu coklat. Setelah puas sarapan, kita kembali di hotel untuk menunggu jemputan dari rental car office. Perjalanan dilanjutkan ke Avery Island alias Tabasco Factory. Jalanan ke sana cukup jauh, tapi terasa singkat karena speed limit highway di sini umumnya 70 miles/ hour. Wah, bisa dibayaingin kalau orang Chicago dikasih speed limit segitu, bisa

Here We Come ! Hari Pertama: 30 Juni 2005

Tanggal 29 Juni, pesawat kita seharusnya berangkat dari Chicago jam 9 malam. Tapi apa daya, kita ngga bisa melawan kuasa Tuhan alias cuaca yang kurang OK, akhirnya jam 11.15 malam pesawat kita baru berangkat. Jadi hari resmi kita sampai di New Orleans itu hari ini. Jam 2.45 pagi kita baru sampai di St. Christopher Hotel. Hotelnya ini cukup menarik, karena direstore dari bangunan tua. Hotel ini juga menang penghargaan sebagai one of the best hotel architectures in 2004 loh... Kamarnya memang kecil, cuma ditatanya memang cantik sih, apalagi banyak exposed brick. Lokasinya juga oke banget, tinggal nyebrang kalau mau ke French Quarter. Kita baru bobo jam 3.30 pagi. Jam 10 pagi, kita sudah boarding untuk Battlefield Cruise. Nama kapalnya Creole Queen. Asik loh naik paddlewheelers, menikmati Mississippi River yang lebar. Kita turun di area battlefieldnya, tempat pertempuran antara tentara Amerika dan Inggris 200 tahun yang lalu. Panasnya minta ampun, sampe kita kebasahan oleh keringet. Pas n