Sunday, June 26, 2005

Panasnya....

Selama minggu ini, alam makin menampakkan kegagahannya. Nggak tanggung2, cuaca yang 4 bulan lalu membuat kita bergidik kedinginan, selama seminggu ini membuat kita kegerahan. Termometer hampir menunjukkan 3 digit, membuat kita siap siaga menyalakan A/C 24 jam dan membuat tagihan listrik membengkak. Untunglah apartemen saya listriknya gratis, dan akhir2 ini, jika kita melihat dari luar, jendela jendelanya mulai nampak kotak2 putih alias A/C window bertebaran. Kesian deh yang punya ini apartemen building. Ini baru namanya utilisasi habis habisan.

Namun dibalik panasnya cuaca, banyak sekali kegiatan yang kita bisa lakukan selama musim panas berlangsung selama 3 bulan dalam 1 tahun ini. Kita bisa jalan jalan di luar dengan tenang, naik sepeda rame rame dengan asiknya, lalu yang cewe cewe bisa puas pake tank top (yang pede...), dan yang cowo cowo bisa puas ngelihatin cewe cewe pake tanktop (saling menguntungkan ceritanya). Toko2 es krim yang sempat sepi pada musim dingin begitu padat dikunjungi (liat aja noh antrian di Leon's Custard..ckckckck). Di pantai, anak anak bermain main air sambil orang tuanya duduk romantis mengulang masa pacaran dulu. Saat saat ini begitu disyukuri oleh banyak orang, sebagai musim yang paling menyenangkan, musim yang paling dinanti.

Balik lagi ke masa lalu di Indonesia, tiap keluar rumah, yang ada adalah masuk mobil, terus nyalain A/C sedingin2nya. Di rumah pasang A/C, di mobil pasang A/C, kalo ada A/C berjalan juga dibeli kali... Rasanya males banget keluar dari comfort zone kita. Cuaca panas di Indonesia kita take it for granted. Setelah hidup di sini selama 4 tahun, gue jadi lebih bisa menghargai yang namanya panas, kalau panas itu juga merupakan anugrah Tuhan yang patut disyukuri. Tiap musim dingin, saya menantikan, kapan panas itu akan datang kembali. Dari 4 musim yang berganti setiap tahun, saya paham kalau sesuatu yang terlalu panas atau terlalu dingin memang nggak enak rasanya. Namun untuk mencapai sesuatu yang paling enak buat kita, kita memang harus melalui yang serba terlalu. Yang serba terlalu itu bikin kita belajar, kalau kita harus bersyukur, dan kita juga harus berusaha. Di antara 4 musim yang berganti, pasti ada hari hari dimana rasanya begitu pas, dimana yang terlalu itu nggak nampak dalam hidup kita.

No comments:

Post a Comment