Monday, May 16, 2016

Apa Kabar, Papa?

Kali ini, kita sedikit melipir sejenak dari soal kehidupan saya di Auckland (yang tentunya masih tetap seru dan penuh warna). Saya baru sadar, selama ini saya menulis cukup banyak tentang mama saya, tapi sangat sedikit soal papa saya. Kemarin, umat Katolik merayakan ulang tahun Gereja alias Minggu Pentakosta, dan saat itu saya ingat, kalau di hari Minggu Pentakosta, 15 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 3 Juni 2001, papa meninggalkan kami untuk selamanya, saat dia sedang bersiap untuk bertugas sebagai prodiakon di Gereja Santo Antonius Padua. Tulisan kali ini, saya dedikasikan untuk papa saya tercinta, bukan untuk membawa kita ke dalam suasana kesedihan, tetapi untuk merayakan kehidupan dari seorang ayah terbaik yang saya kenal walau hanya sampai umur saya 18 tahun, tapi tetap meninggalkan sebuah legacy (warisan) yang tidak akan tergantikan oleh siapapun.

Friday, April 29, 2016

Kenapa Kita Pindah?

Pertanyaan di atas itu rame banget ditanyain sama pembaca yang mampir di blog. Kalau para pembaca aja penasaran, apalagi orang-orang di sekitar saya ya? Pas tau kalau kita memutuskan untuk pindah, pasti nomer satu sih... KAGET! Pembaca di sini kaget juga nggak sih? Nggak ada hujan ngga ada angin, tau-tau  kita udah di negara lain aja gitu. Tau yang lebih gila apa? Kita cuma kasih tau kalau kita mau pindah ke keluarga inti saja dan beberapa orang yang dekat pas di awal-awal, lalu kasih tau beberapa orang lagi kira-kira 2 bulan sebelum berangkat, dan keluarga besar baru kita kasih tau beberapa hari sebelum Imlek, dan tau-tau 4 hari sesudah Imlek, kita sudah capcus aje gitu hahahaha. Kenapa sih berkesan misterius amat? Jujur, karena kami ngga mau ngerepotin orang. Segelintir orang yang kita kasih tau aja, langsung heboh  ngajak ketemuan. Dan seandainya saja makin banyak orang yang tau, bisa repotlah kita memenuhi permintaan orang untuk jumpa fans ketemuan buat farewell lunch or dinner. Sementara, kita harus sungguh fokus menghadapi salah satu proses terbesar dalam hidup kita sebagai keluarga. Serius, ini bukan gegayaan, tapi beneran!

Saturday, April 16, 2016

Hidup di Auckland: Kisah Membuat Surat Ijin Mengemudi

Kali ini, saya nggak mau nyeritain tata cara pembuatan New Zealand Driving License (NZDL), soalnya yang kayak begitu, bisa dibaca sendiri di website New Zealand Transportation Agency (NZTA), dan kayaknya kalau dijabarkan pun, nggak akan berguna bagi mayoritas orang yang mampir kemari. (Padahal mah, memang sebagian besar isi blog saya ini nggak guna-guna banget juga hahahaha). Yang saya mau cerita kali ini adalah, bagaimana kisah perjalanan saya mendapatkan NZDL yang tentunya tidak semudah mendapatkan SIM Indonesia. Setidaknya begitu sih berdasarkan pengalaman saya, entah kalau sekarang ambil SIM di Indonesia jadi jauh lebih susah.