Posts

Liburan Keluarga Desember 2019 - Bay of Islands

Image
Tinggal 2 bulan lagi kita akan segera menyudahi tahun 2020. Tahun yang begitu cepat berlalunya, ditengah berbagai badai yang dihadapi dunia terutama Covid-19. Tadinya saya agak malas posting foto liburan keluarga di akhir tahun 2019, karena kok rasanya sudah mau basi gitu. Kemudian saya mikir, entah kapan lagi keluarga dari Indonesia bisa datang kembali ke Selandia Baru, dan entah kapan kami bisa bertemu lagi secara langsung karena pulang ke Indonesia pun sulit. Perkiraan saya, tahun depan pun, belum tentu bisa bertemu lagi. Jadilah liburan Desember 2019 lalu, di kala Papi, Mami, dan adik ipar saya mengunjungi kami di sini, menjadi saat terakhir kita bisa berpelukan langsung, sebelum pandemi melanda. Maka dari itu, saya putuskan untuk memposting foto-foto liburan yang lalu. Ada hal yang lama, dan ada hal yang baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya, walaupun lokasinya sama. Selain itu, ngelihat pertumbuhan anak-anak, oh cepatnya! Selain trip ke Bay of Islands, ada juga trip lain y…

Abby Ikut Kompetisi Perdana di Mal

Image
Seminggu lalu, Abby pecah telor juga untuk ikutan kompetisi musik di luar ranah dia alias di tempat umum. Sebagai ibu-ibu yang tidak terlalu punya jiwa kompetitif, saya memang tidak terlalu mencari-cari lahan untuk Abby ikut kompetisi, termasuk juga kompetisi online yang diadakan beberapa bulan lalu. Semua pasti diinfokan oleh gurunya. Kali ini pun begitu, gurunya kembali menginformasikan mengenai lomba Talent Quest yang diadakan di sebuah mal di North Shore alias utaranya Auckland, bukan area jajahan kita. Makanya, kita nggak pernah tau kalau ada acara beginian. Waktu mendapat info lomba ini, kami sedang liburan road trip di awal term break, dan lombanya diadakan di minggu kedua term break. Si Abby saya tanyakan mau ikut atau ngga, ternyata anaknya semangat. Yo wis saya daftarkan saja. Sistemnya itu talentanya terbuka untuk siapa saja, talenta apapun, dan dibagi menjadi 2 kategori umur: 8 tahun ke bawah, dan 9-13 tahun. Abby masuk ke kategori pertama. Ya semacam Got Talent contest ya…

Tiga Delapan

Image
Sebulan yang lalu, saya merayakan ulang tahun ke 38. Karena ulang tahun kali ini jatuhnya hari Minggu, tadinya sudah rencana untuk makan siang yang fancy sedikit, di sebuah resto di hotel dengan pemandangan pelabuhan Auckland. Manusia boleh berencana, tapi Tuhan berkehendak lain. Ulang tahun di 2020 istimewa sekali, karena dirayakan pas di hari ke 4 Auckland memasuki lockdown tahap dua. Selamat tinggal rencana indah, kali ini makan-makannya pindah di rumah aja. Bookingan otomatis dibatalkan oleh pihak restoran. Tapi boleh dong ya Mama Leony istirahat di hari spesialnya, jadi kita pesan menu takeaway hihihi. Ternyata, tinggal dua tahun lagi ya saya usia jadi kepala empat. Pantesan rambut mulai muncul uban. Mesti siapin dana untuk ngecat rambut setiap tiga bulan sekali ini mah! Jadi ngapain aja perayaan waktu itu?

Abigail's Confirmation Day

Image
Halo lagi semuanya. Sebelum saya ke cerita utama, mau cerita sedikit dulu soal keadaan kita di Selandia Baru. Buat yang belum tau, sejak tanggal 13 Agustus 2020 lalu, Auckland resmi lockdown lagi di alert level 3, dan seluruh kota lain ada di alert level 2. Apa artinya buat saya sekeluarga yang tinggal di Auckland? Artinya ya kami harus berdiam di rumah dulu, semua sekolah ditutup, sebagian besar bisnis ditutup, toko hanya bisa buka untuk click and collect (tentunya dengan protokol antrian yang ketat), restaurant hanya bisa untuk contactless takeaway dan delivery,  dan tentulah tidak boleh keluyuran keluar kota. Kenapa? Karena sehari sebelumnya alias tanggal 12 Agustus 2020, ditemukan 4 kasus covid baru di tengah masyarakat, yang sumbernya bukan diimpor dari warga yang balik dari luar negeri. Langsung dalam hitungan jam, pemerintah gerak cepat dan tegas untuk melakukan lockdown, dan kerennya, warga langsung patuh (walaupun ada juga yang bandel dan tentulah mereka dihujat senegara). Ka…

Matilda's Third Birthday Celebration

Image
2020 ini memang tahun yang unik ya, tau-tau sisa kurang dari 5 bulan lagi. Waktu rasanya cepat berlalu dengan begitu banyak cerita menarik untuk diceritakan ke anak cucu di masa depan. Kami merasa sangat beruntung tinggal di Selandia Baru, walaupun bisa dibilang ekonomi tersendat, tapi kehidupan di dalam negara sudah normal kembali, jadi kita sudah bisa kumpul-kumpul lagi seperti biasa. Walaupun begitu, ketika Tilly mau ulang tahun ke-3 ini, mood saya untuk ngadain perayaan ulang tahun nggak terlalu besar seperti biasa. Alasan pertama, sejak pertengahan Juni, Tilly kena GTM. Diawali dari sakit panas tinggi, tau-tau mogok makan aja gitu. Setelah 5 hari panas, anaknya balik sehat seger, tapi tetep makannya susah, penuh perjuangan. Saat napsu makan dia sudah agak membaik, sayanya tetap aja masih maju mundur mau ngadain acara. Alasan kedua, kebayang badan bonyok masak-masak sendiri dan ngedekor rumah, belum lagi beberesnya. Mood ini belum ngumpul lah pokoknya. Tapi kok belakangan, mendada…

Keluar Kota Perdana Setelah Lockdown

Image
Di tengah bulan Mei lalu, saat pemerintah mengumumkan kalau status level waspada kita akan berubah menjadi level 2, rasanya senang bukan main. Abby mulai sekolah, restoran mulai buka untuk makan di tempat (walaupun hanya terima sedikit tamu karena ada peraturan jarak), dan yang lebih menyenangkan lagi adalah, kita sudah bisa jalan-jalan keluar kota kalau mau. Wuihhhh... Setelah terakhir jalan-jalan di akhir tahun 2019, kami belum pernah nginap keluar kota lagi loh. Tapi jujur, deg-degan juga, apakah sebaiknya kita jalan-jalan di level 2 ini, atau nunggu saja sampai level 1. Dalam hati kecil, ada keinginan juga sih membawa anak-anak keluar kota, nginap di hotel, kok kangen ya. Akhirnya setelah diskusi dengan suami, kita memutuskan booking saja dulu untuk trip 1 malam, nggak usah yang jauh-jauh, ke Rotorua saja pas long weekend. Untung banget kita gerak cepat, karena beberapa hari kemudian, hampir semua hotel dan penginapan fully book! Luar biasa deh pokoknya! Jadi deh, ini adalah trip …

Sebarkan Senyum, Bukan Virus

Siapa pembaca di sini yang penasaran kepingin tau kalau Ibu Leony nyanyi itu kayak gimana? Nah, kali ini, walaupun campur antara perasaan malu dan perasaan ingin ngajak orang jadi ikut senyum, saya akhirnya memberanikan diri untuk berbagi video klip yang satu ini.