Tuesday, November 06, 2018

A Star Is Born - Not a Movie Review

Sebelum semua pada lanjut membaca, buat yang belum nonton dan berniat menonton A Star Is Born, tulisan ini mengandung bocoran alias spoiler. Buat yang sudah nonton, tulisan ini akan jadi refleksi saya semata, bukan review yang bisa dipertanggungjawabkan. Maklum, masuk bioskop aja sepanjang tahun 2018 ini cuma sekali, ya nonton film ini aja. Tapi kalau sempat, weekend masih suka kok nonton film sama suami di rumah, sambil mompa ASI dan nyemil setelah anak-anak tidur. Jadi, khasanah perfilman saya nggak bapuk-bapuk amat. Rata-rata film yang masuk nominasi Oscar saya sudah tonton, termasuk yang rada nggak mainstream dan kurang laku di pasaran macam Moonlight.

Thursday, October 25, 2018

"Berdamai" Dengan Penyakit

Hari Selasa lalu, saya dinyatakan boleh lepas dari obat pengontrol tekanan darah yang telah saya konsumsi selama lebih dari lima belas bulan. Masa yang cukup panjang buat orang yang tidak punya sejarah darah tinggi dalam hidup, kecuali pada saat melahirkan. Gimana rasanya? Senang sudah pasti, tadinya setiap pagi harus mengingat untuk konsumsi obat, kalau pergi keluar kota nggak boleh sampai ketinggalan, belum lagi kalau stok habis, harus laporan ke dokter dan minta lanjutan resep. Dosisnya memang sudah berkurang jauh, dari 80 mg totalnya, terakhir tinggal 10 mg saja per hari. Saat ini, dokter bilang saya masuk masa "percobaan". Dicoba dulu tanpa minum obat, dan setiap seminggu sekali saya harus kembali ke dokter untuk melakukan pengecekan ulang tekanan darah. Kalau sudah dua minggu kondisinya stabil, resmi sudah saya tidak perlu lagi mengkonsumsi obat.

Monday, September 24, 2018

Soal Punya Anak

Beberapa minggu lalu, sehabis misa komunitas Katolik Indonesia di sini, seperti biasa sesudahnya ada acara ramah tamah antar warga Indonesia. Waktu itu saya lagi bersila di lantai, ngasih makan pizza ke Tilly. Tau-tau ada opa-opa, umurnya mungkin 70-an tahun yang saya nggak kenal sama sekali, mendadak nyapa saya. "Anaknya berapa?" Saya jawab, "Dua, Om.". Seperti biasa, kalau namanya orang Indonesia, mau umur berapapun, biasa nggak pernah lepas dari yang namanya berbasa basi berbalut dengan kepo dan maksa.