Thursday, August 06, 2020

Matilda's Third Birthday Celebration

2020 ini memang tahun yang unik ya, tau-tau sisa kurang dari 5 bulan lagi. Waktu rasanya cepat berlalu dengan begitu banyak cerita menarik untuk diceritakan ke anak cucu di masa depan. Kami merasa sangat beruntung tinggal di Selandia Baru, walaupun bisa dibilang ekonomi tersendat, tapi kehidupan di dalam negara sudah normal kembali, jadi kita sudah bisa kumpul-kumpul lagi seperti biasa. Walaupun begitu, ketika Tilly mau ulang tahun ke-3 ini, mood saya untuk ngadain perayaan ulang tahun nggak terlalu besar seperti biasa. Alasan pertama, sejak pertengahan Juni, Tilly kena GTM. Diawali dari sakit panas tinggi, tau-tau mogok makan aja gitu. Setelah 5 hari panas, anaknya balik sehat seger, tapi tetep makannya susah, penuh perjuangan. Saat napsu makan dia sudah agak membaik, sayanya tetap aja masih maju mundur mau ngadain acara. Alasan kedua, kebayang badan bonyok masak-masak sendiri dan ngedekor rumah, belum lagi beberesnya. Mood ini belum ngumpul lah pokoknya. Tapi kok belakangan, mendadak Tilly sering banget nyanyi lagu "Happy Birthday" dan selalu aja dibelakangnya diakhiri dengan adegan tiup lilin. Gemesin banget, dan kejadiannya berulang, nggak kenal waktu. Hati saya melorot, nggak tega kalau di usia 3 tahun ini, usia dimana dia rupanya mulai paham konsep ulang tahun, tiup lilin, sayanya malah mundur nggak merayakan. Di sisi lain, ingin juga ngadain kumpul bersama teman, sebagai ungkapan syukur kalau akhirnya kita bisa kumpul kembali. Ya walaupun saya sudah sempat ngehost small dinner (saat itu dibatasi kumpul 10 orang), dan kumpul latihan koor dan makan-makan, tapi kali ini kita beneran bisa kumpul lebih banyak orang dan gembira bersama. Akhirnya tekad bulat, mari kita adain acara, mari badan bonyok, yang penting hepi!

Friday, July 10, 2020

Keluar Kota Perdana Setelah Lockdown

Di tengah bulan Mei lalu, saat pemerintah mengumumkan kalau status level waspada kita akan berubah menjadi level 2, rasanya senang bukan main. Abby mulai sekolah, restoran mulai buka untuk makan di tempat (walaupun hanya terima sedikit tamu karena ada peraturan jarak), dan yang lebih menyenangkan lagi adalah, kita sudah bisa jalan-jalan keluar kota kalau mau. Wuihhhh... Setelah terakhir jalan-jalan di akhir tahun 2019, kami belum pernah nginap keluar kota lagi loh. Tapi jujur, deg-degan juga, apakah sebaiknya kita jalan-jalan di level 2 ini, atau nunggu saja sampai level 1. Dalam hati kecil, ada keinginan juga sih membawa anak-anak keluar kota, nginap di hotel, kok kangen ya. Akhirnya setelah diskusi dengan suami, kita memutuskan booking saja dulu untuk trip 1 malam, nggak usah yang jauh-jauh, ke Rotorua saja pas long weekend. Untung banget kita gerak cepat, karena beberapa hari kemudian, hampir semua hotel dan penginapan fully book! Luar biasa deh pokoknya! Jadi deh, ini adalah trip pertama kita setelah lockdown. Rutenya itu serupa tapi tak sama dengan trip ke Rotorua sebelumnya. 

Thursday, June 11, 2020

Sebarkan Senyum, Bukan Virus

Siapa pembaca di sini yang penasaran kepingin tau kalau Ibu Leony nyanyi itu kayak gimana? Nah, kali ini, walaupun campur antara perasaan malu dan perasaan ingin ngajak orang jadi ikut senyum, saya akhirnya memberanikan diri untuk berbagi video klip yang satu ini.